Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor

Arief Apriadi

Jum'at, 24 April 2026 | 11:39 WIB
Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor
Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspoorgate. [@TimnasXtra]
baca 10 detik
  • Bek Timnas Indonesia, Tim Geypens, sempat terancam kariernya akibat masalah administrasi paspor usai menjalani proses naturalisasi di Belanda.
  • FC Emmen akhirnya berhasil memperoleh izin tinggal sementara hingga tahun 2031 agar Geypens dapat kembali merumput secara profesional.
  • Federasi Sepak Bola Belanda mewajibkan klub mengurus legalitas pemain terkait tanpa mengubah hasil pertandingan yang telah berlangsung sebelumnya.

Suara.com - Karier bek muda Timnas Indonesia, Tim Geypens, sempat berada di ujung tanduk setelah Direktur Teknik FC Emmen, Nico Haak, menyebut hidup sang pemain hancur berantakan akibat skandal Paspoorgate.

Kasus hilangnya paspor Belanda pasca-naturalisasi ini tidak hanya mengancam status hukumnya sebagai pesepak bola profesional, tetapi juga memberikan pukulan psikologis yang sangat berat bagi talenta berusia 20 tahun tersebut.

Beruntung, drama panjang yang menyeret regulasi ketat KNVB ini akhirnya menemukan titik terang setelah FC Emmen sukses mengamankan izin tinggal sementara bagi Geypens untuk kembali merumput di kasta sepak bola Belanda.

Jeritan Hati Direktur Teknik FC Emmen

Tim Geypens. (instagram.com/@timgeypens)
Tim Geypens. (instagram.com/@timgeypens)

Skandal administrasi yang bermula dari manuver klub rival, NAC Breda, ini memang membuat manajemen FC Emmen dan Tim Geypens benar-benar terguncang secara emosional.

Direktur Teknik FC Emmen, Nico Haak, secara terbuka mengungkapkan betapa parahnya dampak skandal ini terhadap mentalitas bek sayap potensial tersebut kepada media lokal, Dagblad van het Noorden.

"Kita berhadapan di sini dengan talenta berusia dua puluh tahun yang melihat seluruh hidupnya hancur. Itu adalah situasi yang sangat buruk. Sepenuhnya bertentangan dengan keinginan, pengetahuan, dan kesalahannya," ungkap Nico Haak.

Pihak klub sendiri terpaksa sempat memarkir Geypens dari segala aktivitas pertandingan resmi sejak 25 Maret lalu karena tersandung masalah legalitas izin kerja pasca-perubahan kewarganegaraannya.

Namun, setelah melewati serangkaian proses birokrasi yang sangat rumit, klub secara resmi mengumumkan melalui platform X bahwa sang pemain kini sudah mengantongi dokumen legal yang sah.

baca juga

Izin Tinggal Sementara Hingga 2031

"Berkat izin tinggal sementara, yang saat ini berlaku hingga 2031 dengan opsi perpanjangan, Tim diizinkan untuk bekerja sebagai pesepak bola di Belanda lagi," tulis pernyataan resmi FC Emmen.

Kasus serupa ternyata tidak hanya menimpa Geypens, tetapi juga merugikan beberapa pemain keturunan lainnya seperti Richonell Margaret asal Suriname dan Dean James yang juga membela Timnas Indonesia.

Kedua pemain Go Ahead Eagles tersebut juga telah mendapatkan lampu hijau untuk kembali bermain pada akhir pekan ini setelah status kependudukan mereka akhirnya diselesaikan oleh klub.

Layaknya Geypens, mereka sangat bergantung pada skema permohonan penerimaan kembali atau yang dikenal secara hukum dengan istilah izin tinggal kemanusiaan tidak sementara.

Izin khusus ini memang secara legal disediakan bagi warga negara kelahiran dan keturunan Belanda yang secara teknis kehilangan kewarganegaraan Belanda akibat proses naturalisasi untuk negara lain.

Latar Belakang Skandal Paspoorgate dan Sikap Tegas KNVB

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) sebelumnya telah mengirimkan surat peringatan resmi kepada seluruh klub agar segera membereskan urusan izin kerja para pemain yang terlibat dalam pusaran skandal ini.

Tanggung jawab penuh terkait pemenuhan legalitas pemain untuk turun merumput kini telah diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing manajemen klub.

Di sisi lain, dewan kompetisi KNVB menegaskan bahwa mereka tidak memiliki niat sedikit pun untuk mengulang pertandingan yang secara tidak sengaja melibatkan para pemain dengan status ilegal tersebut.

Keputusan tegas KNVB ini sekaligus memupuskan harapan NAC Breda yang sebelumnya sangat menantikan pembatalan kekalahan telak 0-6 mereka dari Go Ahead Eagles akibat keberadaan pemain yang tersandung kasus paspor.

Kini, pihak NAC Breda dilaporkan hanya bisa pasrah dan secara resmi mengumumkan bahwa klub akan menunggu keputusan akhir yang mengikat secara hukum terkait sengketa pertandingan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Absen karena Masalah Paspor, Pemain Naturalisasi Indonesia Ini Jadi Starter

Sempat Absen karena Masalah Paspor, Pemain Naturalisasi Indonesia Ini Jadi Starter

Bola | Senin, 20 April 2026 | 10:59 WIB

Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI

Skandal Paspor Eredivisie: Pemain Keturunan Depok Bersyukur Belum Jadi WNI

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?

Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 18:05 WIB

Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi

Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi

Bola | Minggu, 12 April 2026 | 14:03 WIB

Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia

Bola | Sabtu, 11 April 2026 | 14:18 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×