- Pelatih Pep Guardiola memberikan izin libur kepada pemain Manchester City sebelum menghadapi jadwal pertandingan Liga Inggris melawan Everton.
- Keputusan istirahat diambil untuk menjaga kebugaran fisik dan mental pemain agar tetap prima menghadapi fase krusial musim ini.
- Manchester City akan menghadapi enam laga padat dalam 21 hari sehingga rotasi seluruh pemain sangat diperlukan untuk meraih treble.
Suara.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengambil langkah tak biasa di tengah perburuan treble musim ini. Ia memberi izin para pemainnya untuk berlibur sejenak.
Keputusan itu diambil setelah City memastikan tiket ke final Piala FA. The Citizens juga memiliki jeda delapan hari sebelum menghadapi Everton di Liga Inggris.
Bagi Guardiola, istirahat berkualitas menjadi kunci untuk menjaga kebugaran fisik dan mental tim menjelang fase krusial musim ini.
Guardiola Pilih Istirahat daripada Latihan Berlebih

Guardiola memberi kebebasan kepada para pemain untuk memanfaatkan waktu luang mereka.
"Kami punya delapan hari sebelum pergi ke Liverpool untuk bermain melawan Everton," kata Guardiola.
"Mereka bisa melakukan apa pun yang mereka mau. Jika ingin bepergian, silakan. Yang penting, mereka kembali pada Rabu sore untuk latihan."
Pelatih asal Spanyol itu mengaku belajar banyak selama berkarier di Inggris.
"Saya belajar di negara ini, semakin banyak hari libur, tim bermain lebih baik," ujarnya.
Menurut Guardiola, latihan tetap penting, tetapi kesegaran pemain saat bertanding jauh lebih menentukan.
Enam Laga Penentu dalam 21 Hari
Manchester City akan menghadapi enam pertandingan dalam 21 hari di semua kompetisi.
Di Liga Inggris, mereka masih tertinggal tiga poin dari Arsenal, meski memiliki satu laga lebih banyak.
Selain itu, City juga masih menunggu jadwal ulang laga melawan Bournemouth dan Crystal Palace. Mereka juga akan menghadapi Chelsea di final Piala FA pada 16 Mei.
Guardiola menegaskan seluruh pemain harus siap berkontribusi.