- Tukang cukur menjadi bagian penting bagi pemain Timnas Brasil dalam menjaga penampilan serta meningkatkan kepercayaan diri menjelang pertandingan.
- Barber seperti Yuri menyediakan ruang santai bagi para bintang untuk melepas tekanan melalui obrolan ringan di luar sepak bola.
- Ritual potong rambut rutin diyakini memberikan kenyamanan mental sehingga para pemain dapat tampil lebih maksimal di lapangan pertandingan.
Suara.com - Di balik gemerlap Timnas Brasil di Piala Dunia 2026, ada peran tak terduga yang ikut menentukan performa pemain di lapangan.
Para barber atau tukang cukur layaknya bagian dari tim untuk menjaga penampilan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para bintang.
Momen potong rambut menjadi ritual penting jelang pertandingan.
Biasanya dilakukan setelah latihan dan sebelum istirahat malam, suasana santai justru menjadi kunci untuk melepas tekanan.
Salah satu barber, Yuri, mengungkapkan suasana di ruang potong rambut jauh dari obrolan taktik atau pertandingan.
“Hampir tidak pernah bicara soal sepak bola. Mereka sudah hidup dengan itu seharian,” ujarnya dikutip dari O Globo

Menurutnya, percakapan lebih banyak diisi hal ringan seperti musik, gim, hingga kehidupan pribadi.
“Selalu ada musik, trap, pagode, gospel, funk. Ngobrol soal video game, keluarga, bahkan soal hubungan,” tambahnya.
Yuri diketahui menangani sejumlah pemain top seperti Vinicius Junior, Lucas Paquetá, hingga Neymar.
Bahkan pelatih Carlo Ancelotti juga pernah mempercayakan penampilannya kepada barber tersebut.
Lebih dari sekadar estetika, perawatan rambut disebut berpengaruh langsung pada mental pemain.
Rasa percaya diri yang meningkat diyakini membantu mereka tampil lebih lepas di lapangan.
“Bukan cuma soal visual. Orang keluar dari barber biasanya lebih percaya diri. Dengan pemain juga sama, ini bagian dari rutinitas yang bikin mereka nyaman,” jelas Yuri.