- PSG mengalahkan Bayern Munich dengan skor 5-4 pada leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Selasa.
- Legenda sepak bola Clarence Seedorf menilai Arsenal lebih difavoritkan menjuarai Liga Champions dibandingkan tim lainnya musim ini.
- Pertahanan solid Arsenal dianggap sebagai keunggulan utama dalam upaya mereka meraih gelar Eropa pertama musim 2025/2026 mendatang.
Suara.com - Legenda sepak bola Belanda, Clarence Seedorf, menilai Arsenal kini layak difavoritkan menjadi juara Liga Champions 2025/2026 setelah menyaksikan duel dramatis antara PSG vs Bayern Munich dinihari tadi.
PSG menang tipis 5-4 atas Bayern pada leg pertama semifinal yang berlangsung di Parc des Princes, Selasa (28/4/2026) malam waktu setempat.
Khvicha Kvaratskhelia dan Ousmane Dembele masing-masing mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbang Joao Neves.
Di kubu Bayern, Harry Kane, Michael Olise, Dayot Upamecano, dan Luis Diaz turut mencatatkan nama di papan skor.
Meski menang, PSG mendapat sorotan tajam karena nyaris menyia-nyiakan keunggulan 5-2.
Mantan striker Inggris, Wayne Rooney, mengkritik buruknya pertahanan kedua tim dalam laga tersebut.
Menurutnya, kebobolan empat gol di fase semifinal adalah alarm serius bagi PSG.
“Jika Anda pemain atau pelatih, tidak mungkin puas setelah kebobolan empat atau lima gol. Harus ada pertanyaan besar soal itu,” kata Rooney dalam analisisnya di Prime Video seperti dikutip dari Metro.uk
Namun Seedorf justru melihat kelemahan PSG dan Bayern sebagai keuntungan bagi Arsenal.
Menurut peraih empat gelar Liga Champions itu, solidnya lini belakang The Gunners bisa menjadi pembeda dalam perebutan trofi musim ini.
“Kita sudah melihat Arsenal membuat perbedaan musim ini lewat banyak clean sheet dan melangkah sejauh ini,” ujar Seedorf.
“Jika saya harus memilih satu tim yang paling mampu menjuarai Liga Champions sekarang karena kapasitas itu, maka jawabannya adalah Arsenal.”
Arsenal sendiri dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid pada leg pertama semifinal, Kamis (30/4) dinihari WIB.
Jika mampu menjaga konsistensi pertahanan mereka, pasukan Mikel Arteta disebut punya peluang besar menembus final dan merebut gelar Eropa pertama dalam sejarah klub.