- Milos Raickovic mencetak dua gol saat Persebaya Surabaya menang 4-0 atas PSBS Biak, Sabtu (2/5/2026).
- Raickovic lebih mengutamakan kemenangan tim dan catatan nirbobol daripada pencapaian individu dalam pertandingan tersebut.
- Persebaya kini fokus memenangkan tiga laga sisa untuk mengamankan posisi empat besar pada klasemen akhir musim.
Suara.com - Gelandang Persebaya Surabaya, Milos Raickovic mengungkapkan makna selebrasi menunjuk pergelangan tangan dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026, Sabtu (2/5/2026) sore.
Tim Bajul Ijo meraih kemenangan besar 4-0 lawan PSBS Biak.
"Waktu akan menunjukkan kualitasmu. Ini bukan hanya soal sepak bola, tapi soal kehidupan," kata Raickovic dalam konferensi pers setelah pertandingan.
Meskipun dalam pertandingan tersebut mencetak dua gol, sekaligus dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan, ia menegaskan pencapaian individu bukanlah hal utama baginya.
Menurut dia, kemenangan tim dan keberhasilan mempertahankan catatan nirbobol menjadi hal yang jauh lebih penting.
"Saya tentu senang dengan dua gol hari ini. Tapi seperti yang saya katakan, hal terpenting adalah clean sheet ketiga berturut-turut dan kemenangan ketiga berturut-turut," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan laga melawan PSBS Biak tidak berjalan mudah, terutama pada babak pertama ketika Persebaya kesulitan memanfaatkan sejumlah peluang yang tercipta.
Raickovic bahkan memberikan apresiasi terhadap penampilan kiper tim tamu yang tampil solid sepanjang paruh pertama.
"Sebelum laga, kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah. Di babak pertama kami punya banyak peluang dan kiper mereka sangat bagus," tuturnya.
Menurut dia, situasi mulai berubah setelah Persebaya mampu mencetak gol pembuka pada babak kedua, lewat golnya dari luar kotak penalti usai menerima umpan Bruno Moreira.
Gol tersebut membuat permainan tim menjadi lebih terbuka dan meningkatkan kepercayaan diri seluruh pemain.
"Ketika kami mencetak gol, permainan menjadi jauh lebih mudah," tuturnya.
Raickovic menilai tren positif yang tengah dijalani Persebaya tidak terlepas dari peningkatan performa tim dari pekan ke pekan.
Ia menyebut konsistensi itu lahir dari kerja keras seluruh pemain selama menjalani sesi latihan.
"Kuncinya adalah percaya pada diri sendiri. Ketika Anda bekerja keras selama seminggu dan memberikan yang terbaik saat latihan, itu akan kembali kepada Anda di pertandingan," kata pemain asal Montenegro itu.