- Persebaya Surabaya menundukkan Arema FC dengan skor 4-0 pada laga pekan ke-30 Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
- Gol kemenangan Persebaya dicetak oleh Fransisco Rivera, Jefferson Silva, serta Mikael Tata pada babak kedua pertandingan hari Selasa tersebut.
- Hasil pertandingan ini membawa Persebaya naik ke posisi keempat klasemen, sementara Arema FC tertahan di peringkat kesebelas musim ini.
Suara.com - Persebaya Surabaya sukses mengamankan tiga poin setelah membantai Arema FC dengan skor telak 4-0 pada pekan ke-30 Super League 2025/2026. Laga tersebut berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa.
Arema FC yang berstatus sebagai tuan rumah harus menjalani pertandingan tanpa kehadiran penonton, dengan laga dipimpin wasit Thoriq Munir Alkatiri. Meski bermain di Bali, tim berjuluk Singo Edan gagal memanfaatkan keuntungan tersebut.
Sejak awal pertandingan, Persebaya langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun, rapatnya lini pertahanan Arema membuat skuad asuhan Bernardo Tavares kesulitan menciptakan gol di babak pertama.
Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Persebaya meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya terlihat pada menit ke-49 saat Fransisco Rivera berhasil membuka keunggulan usai menerima umpan dari Perovic.
Arema mencoba merespons dengan melancarkan serangan, tetapi peluang yang didapat belum mampu dikonversi menjadi gol.
Persebaya kemudian mendapat hadiah penalti setelah pelanggaran pemain Arema, yang diputuskan usai tinjauan VAR. Bruno Moreira yang menjadi eksekutor gagal mencetak gol karena tendangannya ditepis kiper Andhika Ramadhani.
Namun, bola rebound berhasil dimanfaatkan Jefferson Silva untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-76.
Tekanan Persebaya terus berlanjut. Pada menit ke-82, Fransisco Rivera kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membuat kedudukan menjadi 3-0.
Tak lama berselang, Mikael Tata menutup pesta gol Persebaya pada menit ke-86 sekaligus memastikan kemenangan telak 4-0.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Arema tidak mampu membalas satu gol pun.
Usai pertandingan, Pelatih Arema FC Marcos Vinicius Santos Goncalves mengaku kecewa berat dengan hasil tersebut.
"Minta maaf kepada Arema. Saya malu sekali. Dari babak pertama, dia (Persebaya) bisa membaca permainan kami," ucapnya.
Sementara itu, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai kondisi cuaca panas di Bali sempat menjadi kendala di babak pertama.
"Tidak mudah menjebol gawang Arema tapi ini menunjukkan tim kami bagus dan kerja keras," ucap Bernardo usai pertandingan.