Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia

Arief Apriadi

Kamis, 07 Mei 2026 | 18:15 WIB
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
Kisah Bobby Moore, kapten legendaris Timnas Inggris yang membawa negaranya juara Piala Dunia 1966 dan dikenang sebagai simbol fair play sepak bola dunia. [Dok. FIFA]
baca 10 detik
  • Bobby Moore merupakan bek legendaris yang sukses memimpin timnas Inggris menjuarai Piala Dunia tahun 1966 di negara tersebut.
  • Moore mencatatkan sejarah sebagai kapten termuda Inggris pada usia 22 tahun dan menjadi simbol ketenangan serta sportivitas.
  • Sepanjang kariernya hingga 1973, Moore diakui sebagai salah satu bek terbaik dunia berkat kemampuan membaca permainan yang luar biasa.

Suara.com - Timnas Inggris terus mempersiapkan diri untuk mengejar trofi Piala Dunia 2026. Ambisi mengakhiri puasa gelar itu tak bisa dilepaskan dari memori publik sepak bola Inggris terhadap sosok legendaris Bobby Moore.

Bek ikonik binaan West Ham United tersebut merupakan kapten yang membawa Inggris meraih satu-satunya gelar Piala Dunia pada 1966. Di bawah arahan Sir Alf Ramsey, Moore menjadi simbol kepemimpinan, ketenangan, dan sportivitas.

Dari Wonderkid hingga Kapten Termuda Inggris

Bobby Moore lahir di London pada 12 April 1941. Ia mulai mencuri perhatian saat menjalani debut profesional bersama West Ham United pada usia 17 tahun.

Kesempatan itu datang ketika ia menggantikan Malcolm Allison yang terserang tuberkulosis. Penampilan matang Moore langsung membuat namanya diperhitungkan.

Ia menjalani debut bersama Timnas Inggris pada 20 Mei 1962 saat menghadapi Peru. Setahun kemudian, Moore memecahkan rekor sebagai kapten termuda Inggris pada usia 22 tahun 47 hari dalam kemenangan 4-2 atas Cekoslovakia.

Perjalanan kariernya sempat terganggu setelah didiagnosis kanker testis. Namun, Moore mampu bangkit dan membantu West Ham meraih trofi Piala FA pada 1964.

Momen Ikonik di Piala Dunia 1966

Kisah kepahlawanan Bobby Moore di Piala Dunia 1966 nyaris tidak terjadi akibat masalah kontrak dengan klubnya.

baca juga

Saat itu, status kontraknya bersama West Ham belum tuntas sehingga ia sempat terancam tidak bisa tampil untuk Timnas Inggris. Sir Alf Ramsey turun tangan langsung untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Setelah kontraknya rampung, Moore kembali memimpin Inggris di turnamen.

Keputusan Ramsey terbukti tepat. Inggris sukses menembus final dan mengalahkan Jerman Barat untuk meraih gelar juara dunia pertama mereka.

Salah satu momen paling ikonik terjadi saat Moore menerima trofi Jules Rimet dari Ratu Elizabeth II. Ia sengaja membersihkan tangannya yang berlumpur sebelum berjabat tangan dengan sang ratu.

Selain kepemimpinannya, Moore juga tampil luar biasa sepanjang turnamen. Ia tercatat sebagai pemain dengan jumlah intersepsi dan penguasaan bola terbaik di Piala Dunia 1966.

Simbol Fair Play dan Bek Terhebat

Empat tahun kemudian di Piala Dunia 1970, Bobby Moore kembali mencuri perhatian meski Inggris kalah 0-1 dari Brasil.

Tekel bersihnya terhadap Jairzinho menjadi salah satu momen paling dikenang dalam sejarah sepak bola. Selain itu, foto Moore bertukar jersey dengan Pele juga dianggap sebagai simbol sportivitas dunia sepak bola.

Legenda Celtic, Jock Stein, bahkan menyebut Moore sebagai pemain yang mampu membaca permainan jauh sebelum orang lain.

“Dia tahu apa yang akan terjadi 20 menit sebelum orang lain,” ujar Stein.

Pele dan Franz Beckenbauer juga mengakui Moore sebagai salah satu bek terbaik sepanjang masa.

Sir Alf Ramsey bahkan menyebut Moore sebagai “jiwa dan detak jantung tim” Inggris.

“Tanpanya Inggris tidak akan pernah memenangkan Piala Dunia,” kata Ramsey.

Warisan Abadi Bobby Moore

Selama memperkuat Timnas Inggris pada 1962-1973, Bobby Moore mencatatkan 108 penampilan dan mencetak dua gol.

Moore meninggal dunia pada 24 Februari 1993 akibat kanker usus di usia 51 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola.

Kini, patung perunggu Bobby Moore berdiri di luar Stadion Wembley sebagai penghormatan untuk salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026

Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:13 WIB

Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik

Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan

Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:57 WIB

Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026

Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×