Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia

Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2026 | 19:05 WIB
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia
Matthias Sindelar (tengah): Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia. [Dok. FIFA]
  • Matthias Sindelar adalah legenda sepak bola Austria era 1930-an yang dijuluki Mozart Sepak Bola berkat kecerdasan taktiknya.
  • Sindelar menjadi motor penggerak Wunderteam setelah debut internasionalnya yang impresif melawan Cekoslovakia pada tahun 1926 silam.
  • Ia membawa Austria menjadi favorit juara Piala Dunia 1934 sebelum akhirnya terhenti di babak semifinal melawan Italia.

Suara.com - Timnas Austria yang tengah berjuang menuju Piala Dunia 2026 tak bisa dilepaskan dari sosok legendaris Matthias Sindelar. Kejeniusan visinya di lapangan membuatnya dijuluki “Mozart Sepak Bola”.

Sindelar dikenal sebagai ikon generasi emas Austria era 1930-an. Meski memiliki postur kurus hingga dijuluki “Manusia Kertas”, ia mampu menjadi otak permainan tim dengan teknik, kreativitas, dan kecerdasan luar biasa.

Menyitat FIFA, penyanyi tenor Michael Kelly pernah menggambarkan Sindelar sebagai sosok kecil yang tak terlihat seperti atlet hebat, tetapi mampu bermain layaknya seniman di atas lapangan.

Pelatih legendaris Hugo Meisl awalnya juga ragu memanggil Sindelar ke tim nasional. Namun, keraguan itu perlahan sirna setelah sang pemain menunjukkan kemampuan istimewa bersama klub dan negaranya.

Masa Muda Sulit hingga Lahirnya Wunderteam

Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia. [Dok. FIFA]
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia. [Dok. FIFA]

Kehidupan Sindelar sejak kecil tidak mudah. Ia kehilangan ayahnya saat berusia 14 tahun dan terpaksa putus sekolah untuk bekerja sebagai tukang kunci demi membantu keluarga.

Namun, bakat sepak bolanya terus berkembang. Pada usia 18 tahun, Sindelar mulai menarik perhatian publik sepak bola Austria berkat teknik dan visi bermainnya.

Kesempatan debut internasional datang pada 1926 saat Austria dilanda krisis cedera pemain. Sindelar langsung tampil impresif dengan mencetak satu gol dan satu assist dalam kemenangan 2-1 atas Cekoslovakia di Praha.

Kariernya sempat meredup setelah Austria bermain imbang melawan lawan yang sama empat tahun kemudian. Akan tetapi, kedatangan ahli taktik asal Inggris Jimmy Hogan menjadi titik balik penting.

Hogan meyakinkan Hugo Meisl untuk menjadikan Sindelar sebagai pusat permainan Austria. Keputusan itu terbukti tepat setelah Austria menghancurkan Skotlandia 5-0 dan melahirkan generasi legendaris “The Wunderteam”.

Momen Ikonik Sindelar di Piala Dunia

Sebelum tampil di Piala Dunia 1934, Austria tampil luar biasa dalam tur internasional dengan menundukkan Belgia, Bulgaria, Prancis, Hungaria, dan Swiss.

Salah satu penampilan terbaik Sindelar terjadi saat Austria membantai Hungaria 8-2 pada 1932. Ia mencetak tiga gol dan lima assist dalam laga tersebut.

Kehebatannya juga diakui saat Austria kalah tipis 3-4 dari Inggris di Stamford Bridge. Wasit John Langenus bahkan menyebut gol Sindelar sebagai sebuah “mahakarya”.

“Gol Sindelar adalah sebuah mahakarya yang mungkin tak bisa dicetak pemain lain melawan Inggris,” ujar Langenus.

Austria kemudian datang ke Piala Dunia 1934 di Italia dengan status favorit juara. Sekitar 12 ribu pendukung Austria rela menyeberang demi menyaksikan aksi sang maestro.

Sindelar kembali tampil gemilang saat Austria menyingkirkan Prancis lewat perpanjangan waktu. Namun, tantangan berat datang di semifinal melawan tuan rumah Italia.

Dalam kondisi cedera, Sindelar tetap memaksa bermain. Ia terus mendapat penjagaan ketat dan permainan keras dari bek Italia, Luis Monti.

Austria sebenarnya tampil dominan dengan melepaskan 22 tembakan. Namun, ketangguhan kiper Gianpiero Combi dan gol kontroversial Enrique Guaita membuat langkah Austria terhenti.

Warisan Abadi Sang Mozart Sepak Bola

Meski gagal menjadi juara dunia, Sindelar tetap dikenang sebagai simbol kejayaan sepak bola Austria.

Jurnalis olahraga Willy Meisl menggambarkannya sebagai pemain yang “tidak punya otot, tetapi penuh otak”. Teknik tinggi, kreativitas, dan kecerdasan bermain membuat Sindelar menjadi salah satu legenda terbesar sepak bola dunia.

Warisan Sindelar kini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi baru Austria yang berjuang menuju Piala Dunia 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik

Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:02 WIB

Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan

Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:57 WIB

Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026

Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal

Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Klaim Hindari Calo Ilegal

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah

Hossam Hassan, Legenda Mesir dengan Prestasi Mentereng yang Lampaui Mohamed Salah

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:05 WIB

Terkini

Prediksi Manchester City vs Crystal Palace: The Citizens Wajib Menang Demi Kejar Arsenal

Prediksi Manchester City vs Crystal Palace: The Citizens Wajib Menang Demi Kejar Arsenal

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

6 Rekor Gila yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026

6 Rekor Gila yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:41 WIB

John Herdman Dikabarkan Incar 5 Pemain Keturunan Baru untuk Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Dikabarkan Incar 5 Pemain Keturunan Baru untuk Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:33 WIB

Kegagalan Persija Juara, Jakmania Tuntut Prapanca dan Bambang Pamungkas Segera Mundur Sekarang

Kegagalan Persija Juara, Jakmania Tuntut Prapanca dan Bambang Pamungkas Segera Mundur Sekarang

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:26 WIB

5 Rekor Bersejarah yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

5 Rekor Bersejarah yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:24 WIB

AFC Soroti Performa Timnas Indonesia U-17 Usai Takluk dari Jepang di Grup B

AFC Soroti Performa Timnas Indonesia U-17 Usai Takluk dari Jepang di Grup B

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:57 WIB

Indonesia Disebut Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Buka Suara

Indonesia Disebut Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Buka Suara

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:57 WIB

12 Tim Calon Juara Piala Dunia 2026 dari Masing-masing Grup, Messi vs Ronaldo Bisa Terjadi

12 Tim Calon Juara Piala Dunia 2026 dari Masing-masing Grup, Messi vs Ronaldo Bisa Terjadi

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:30 WIB

Daftar 26 Pemain Timnas Swedia untuk Piala Dunia 2026, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres Masuk

Daftar 26 Pemain Timnas Swedia untuk Piala Dunia 2026, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres Masuk

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:26 WIB

Shin Tae-yong Belum Kapok, Siap Terima Tawaran Melatih di Indonesia

Shin Tae-yong Belum Kapok, Siap Terima Tawaran Melatih di Indonesia

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:19 WIB