-
Juventus menang 1-0 atas Lecce lewat gol tunggal yang dicetak oleh Dusan Vlahovic.
-
Tambahan tiga poin membawa Juventus naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Italia.
-
Kemenangan ini memperlebar jarak poin dengan AC Milan dalam persaingan ketat posisi empat besar.
Suara.com - Efisiensi serangan menjadi kunci keberhasilan Juventus dalam mengamankan poin penuh saat bertandang ke markas Lecce.
Kemenangan tipis ini secara otomatis mengubah konstelasi papan atas klasemen sementara kompetisi kasta tertinggi Liga Italia.
Si Nyonya Tua kini berhasil mengudeta posisi ketiga dengan koleksi total 68 poin dari 36 pertandingan.

Hasil ini memberikan tekanan besar bagi pesaing terdekat mereka dalam perebutan zona Liga Champions.
Tambahan poin ini sekaligus memastikan armada Massimiliano Allegri tetap berada di jalur tren positif.
Laga baru berjalan satu menit saat koordinasi lini belakang tuan rumah langsung goyah oleh serangan balik.
Dusan Vlahovic menunjukkan insting tajamnya dengan menyambar umpan silang akurat yang dilepaskan Andrea Cambiaso.
Sepakan terukur sang penyerang gagal diantisipasi kiper lawan dan mengubah papan skor menjadi keunggulan tim tamu.

Gol cepat tersebut meruntuhkan strategi bertahan yang awalnya disiapkan oleh tim tuan rumah sejak awal.
Juventus hampir saja memperlebar jarak melalui skema serangan yang dibangun oleh Francisco Conceicao.
Sangat disayangkan, upaya keras Conceicao untuk mencetak gol kedua hanya berakhir dengan membentur tiang gawang.
Dominasi penguasaan bola tetap berada di bawah kendali Bianconeri hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama.
Memasuki paruh kedua, intensitas pertandingan meningkat seiring ambisi tim tamu untuk menambah keunggulan mereka.
Vlahovic sebenarnya sempat menggetarkan jala gawang lawan untuk kedua kalinya melalui sebuah skema serangan terencana.
Namun, perayaan gol tersebut terhenti setelah wasit menganulirnya karena posisi sang pemain dinyatakan offside oleh VAR.
Kejadian serupa menimpa Pierre Kalulu yang juga berhasil menyarangkan bola ke dalam gawang tim tuan rumah.
Lagi-lagi teknologi VAR membuktikan adanya pelanggaran offside dalam proses terciptanya gol yang dicetak pemain bertahan tersebut.
Meskipun terus melancarkan tekanan bertubi-tubi, skor satu kosong tetap tidak berubah hingga masa injury time berakhir.
Lecce yang berupaya bangkit nampak kesulitan menembus barisan pertahanan disiplin yang digalang oleh lini belakang Juve.
Kekalahan ini membuat posisi Lecce semakin terhimpit di peringkat 17 dengan margin tipis dari zona merah.
Pertandingan pekan ke-36 ini merupakan momentum krusial bagi Juventus untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan setelah persaingan ketat dengan AC Milan.
Di sisi lain, Lecce tengah berjuang keras untuk menjauh dari ancaman degradasi dengan menyisakan sedikit laga di akhir musim.
