Ilmuwan Peringatkan Suhu Ekstrem Piala Dunia 2026 Bisa Mengancam Keselamatan Pemain

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 14 Mei 2026 | 18:26 WIB
Ilmuwan Peringatkan Suhu Ekstrem Piala Dunia 2026 Bisa Mengancam Keselamatan Pemain
Piala Dunia 2026 (FIFA)
baca 10 detik
  • Ilmuwan memperingatkan standar keselamatan panas FIFA di Piala Dunia 2026 tidak memadai bagi pemain.

  • Pakar mendesak durasi jeda pendinginan ditambah minimal enam menit untuk mencegah risiko serangan panas.

  • Risiko cuaca ekstrem meningkat dua kali lipat sejak 1994 akibat dampak nyata perubahan iklim.

Suara.com - Protokol kesehatan FIFA untuk Piala Dunia 2026 menuai kritik tajam karena dianggap gagal melindungi pemain dari suhu ekstrem. Para ilmuwan memperingatkan bahwa prosedur yang ada saat ini tidak cukup kuat untuk mencegah cedera serius.

Kondisi iklim di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko diprediksi akan mencapai titik didih yang sangat membahayakan fisik atlet. Sebanyak 14 dari 16 stadion penyelenggara berpotensi mencatatkan suhu udara di atas ambang batas normal bagi manusia.

Suhu lingkungan yang diperparah oleh kelembapan tinggi serta angin rendah menciptakan risiko tekanan panas yang luar biasa berat. Pakar kesehatan menegaskan bahwa bermain dalam kondisi ini tanpa perlindungan ekstra adalah tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab.

4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra

Kelompok ahli mendesak FIFA segera memperpanjang durasi jeda pendinginan demi memberikan waktu pemulihan jantung yang lebih optimal. Mereka juga meminta otoritas sepak bola dunia tersebut berani menunda laga jika indikator panas melampaui batas.

"Keamanan pemain adalah kekhawatiran mendesak karena keadaan bisa memburuk dengan sangat cepat saat seseorang mengalami kepanasan," ujar Andrew Simms, Direktur New Weather Institute dikutip dari BBC.

"Kami khawatir FIFA bermain-main secara ceroboh dengan kesehatan dan keselamatan para pemain," lanjutnya dengan nada tegas terhadap kebijakan federasi.

Republik Ceko melaju ke Piala Dunia 2026. (Instagram/@tsghoffenheim)
Republik Ceko melaju ke Piala Dunia 2026. (Instagram/@tsghoffenheim)

Saat ini FIFA hanya mewajibkan jeda minum selama tiga menit yang dianggap jauh dari kata cukup oleh praktisi medis. Durasi tersebut dinilai tidak mampu menurunkan suhu inti tubuh secara signifikan di tengah cuaca panas yang menyengat.

Professor Douglas Casa dari University of Connecticut menyatakan, "Waktu istirahat hidrasi di setiap babak mutlak harus lebih lama dari tiga menit — setidaknya lima menit untuk setiap jeda dan lebih baik enam menit."

"Kami berharap surat terbuka ini meyakinkan FIFA untuk memperbarui panduan panasnya sebelum Piala Dunia dimulai," tambahnya mengenai harapan para ahli tersebut.

baca juga

Analisis terbaru menunjukkan risiko panas pada turnamen mendatang meningkat dua kali lipat dibandingkan edisi Piala Dunia 1994 silam. Perubahan iklim global membuat suhu rata-rata di wilayah Amerika Utara kini jauh lebih ganas dan sulit diprediksi.

Data ilmiah memproyeksikan beberapa pertandingan akan berlangsung pada suhu yang setara dengan 38 derajat Celcius dalam kondisi kering. Kondisi ini dianggap sangat tidak layak untuk kompetisi olahraga profesional dengan intensitas tinggi seperti sepak bola dunia.

FIFA sendiri mengklaim telah menyiapkan dukungan meteorologi dan jadwal yang disesuaikan dengan kondisi iklim lokal di setiap kota. Namun, para ilmuwan tetap skeptis terhadap implementasi mitigasi panas yang hanya mengandalkan teknologi pendingin di bangku cadangan.

Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 menghadapi tantangan alam yang kompleks mulai dari badai petir hingga polusi udara akibat kebakaran hutan. Kenaikan suhu global menjadi faktor utama yang membuat edisi kali ini menjadi salah satu turnamen paling berisiko secara medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manchester United Bakal Punya Pelatih Permanen Sebelum Piala Dunia 2026

Manchester United Bakal Punya Pelatih Permanen Sebelum Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:53 WIB

BTS Resmi Gabung Madonna dan Shakira Tampil di Final Piala Dunia FIFA 2026

BTS Resmi Gabung Madonna dan Shakira Tampil di Final Piala Dunia FIFA 2026

Your Say | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:30 WIB

5 Timnas Terkuat di Piala Dunia 2026: Ada Pemain Besar Hingga Statistik Mengerikan

5 Timnas Terkuat di Piala Dunia 2026: Ada Pemain Besar Hingga Statistik Mengerikan

Bola | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:01 WIB

Terkini

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:55 WIB

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:37 WIB

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:30 WIB

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:23 WIB

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 15:17 WIB

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 14:52 WIB

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:55 WIB

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:17 WIB

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 13:02 WIB

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 12:55 WIB

×