-
Persebaya Surabaya mengincar posisi empat klasemen dengan menargetkan kemenangan di markas Semen Padang.
-
Semen Padang menjalani laga kandang terakhir di kasta tertinggi sebelum resmi terdegradasi musim depan.
-
Tim tamu memiliki modal tren positif nirkekalahan dalam empat pertandingan terakhir di liga.
Suara.com - Persebaya Surabaya menargetkan poin penuh saat menyambangi Stadion H Agus Salim untuk menggeser posisi Dewa United di klasemen. Duel pekan ke-33 Super League ini menjadi krusial bagi tim tamu demi menjaga gengsi di papan atas musim ini.
Pertandingan ini membawa misi berbeda karena tuan rumah sudah dipastikan turun kasta ke liga kedua musim depan. Meski tanpa beban, Semen Padang bertekad memberikan perpisahan yang layak bagi para pendukung setianya di kandang.
Anak asuh Bernardo Tavares datang dengan modal pertahanan yang sangat solid dalam beberapa pertandingan terakhir. Kondisi fisik dan mental pemain Bajul Ijo dilaporkan dalam level tertinggi untuk mencuri kemenangan tipis.

Tim tamu tercatat belum terkalahkan dan selalu mencatatkan tanpa kebobolan dalam empat laga beruntun mereka. Catatan impresif tersebut menjadi alarm bahaya bagi lini depan tuan rumah yang sedang mengalami kebuntuan.
Di sisi lain, Kabau Sirah justru menelan pil pahit dengan rentetan kekalahan beruntun di markas sendiri. Mereka bahkan gagal menyarangkan satu gol pun ke gawang lawan dalam periode buruk di stadion kebanggaan.
Kemenangan akan membuat Persebaya mengoleksi 55 poin dan melangkahi posisi Dewa United secara sementara. Fokus penuh diperlukan karena Semen Padang bisa saja tampil lepas tanpa tekanan degradasi yang menghantui.
![Pemain Bali United Teppei Yachida (kanan) berebut bola dengan pemain Semen Padang FC, Jaime Giraldo Ocampo (kiri) saat pertandingan Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (24/1/2026). [Dok. Antara/ FIKRI YUSUF]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/24/11235-semen-padang-fc.jpg)
Secara sejarah pertemuan, Semen Padang selalu kesulitan membongkar pertahanan disiplin yang diterapkan oleh skuat asal Surabaya. Pada putaran pertama lalu, Bajul Ijo berhasil mengamankan kemenangan tipis satu bola saat bermain kandang.
Imran Nahumarury diprediksi akan melakukan rotasi pemain untuk mencari formula serangan yang lebih efektif dan tajam. Ia berharap para pemain lokal mampu menunjukkan kualitas terbaik di laga kandang terakhir kasta tertinggi.
Bernardo Tavares kemungkinan besar tetap mengandalkan kreativitas Francisco Rivera untuk memanjakan barisan penyerang di depan. Formasi empat bek sejajar akan menjadi fondasi utama dalam meredam serangan balik cepat lawan.
Semen Padang dipastikan terdegradasi dari Super League 2025-2026 setelah gagal keluar dari zona merah hingga pekan-pekan terakhir. Sementara itu, Persebaya Surabaya masih bersaing ketat di zona lima besar untuk memperebutkan posisi empat besar klasemen akhir musim ini.
Head to Head Semen Padang vs Persebaya
19/9/2025: Persebaya 1–0 Semen Padang
11/5/2025: Persebaya 1–1 Semen Padang
15/12/2024: Semen Padang 0–0 Persebaya
28/11/2019: Persebaya 1–1 Semen Padang