- Chelsea dikabarkan menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru setelah negosiasi tahap akhir selesai pasca final Piala FA.
- Alonso dipilih karena reputasi suksesnya membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga musim 2023-2024 tanpa mengalami kekalahan sama sekali.
- Manajemen Chelsea berharap Alonso mampu membangkitkan performa tim serta mengembangkan bakat pemain muda seperti dilakukan di Leverkusen.
Suara.com - Chelsea dilaporkan telah menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru.
Kesepakatan disebut tinggal menunggu pengesahan resmi setelah final Piala FA melawan Manchester City.
Laporan talkSPORT menyebut Chelsea sudah mencapai tahap akhir negosiasi dengan Alonso.
Manajemen klub ingin segera menuntaskan proses tersebut demi memulai proyek baru setelah musim yang mengecewakan di Premier League.
Chelsea sebelumnya memecat Liam Rosenior pada April lalu.
Sejak itu, sejumlah nama masuk radar Stamford Bridge, namun Alonso menjadi kandidat terkuat untuk memimpin revolusi tim London Barat tersebut.
Meski gagal bersama Real Madrid awal tahun ini, reputasi Alonso tetap tinggi di Eropa berkat keberhasilannya bersama Bayer Leverkusen.
Pelatih asal Spanyol itu sukses membawa Leverkusen meraih gelar Bundesliga tanpa terkalahkan pada musim 2023-2024.
![Chelea Tekuk Tottenham! 5 Fakta Kemenangan The Blues atas Spurs [@ChelseaFC]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/02/54948-chelsea.jpg)
Pencapaian tersebut memutus dominasi Bayern Munich yang sebelumnya menguasai Liga Jerman selama 14 musim beruntun.
Selama menangani Leverkusen, Alonso mencatat 88 kemenangan dari 140 pertandingan.
Alonso juga dipuji karena mampu mengembangkan pemain muda seperti Florian Wirtz menjadi salah satu talenta terbaik Eropa.
Chelsea diyakini berharap Alonso bisa melakukan hal serupa terhadap Cole Palmer yang performanya mulai menurun dalam beberapa bulan terakhir.
Namun tantangan besar langsung menanti Alonso jika resmi datang ke Stamford Bridge.
Alonso akan menjadi pelatih permanen keenam Chelsea sejak September 2022, situasi yang menunjukkan minimnya kesabaran manajemen klub.
Selain itu, kebijakan transfer Chelsea yang lebih fokus merekrut pemain muda juga disebut bisa menjadi kendala bagi Alonso dalam membangun tim kompetitif.