- Inter Milan merayakan gelar Scudetto dan Coppa Italia 2025/2026 dengan parade bus di Kota Milan setelah laga kontra Verona.
- Ribuan pendukung memadati jalanan dari Stadion San Siro menuju Piazza del Duomo untuk merayakan kesuksesan tim asuhan Cristian Chivu.
- Penyerang Marcus Thuram memicu kontroversi saat parade dengan mengangkat spanduk provokatif yang menyindir rival sekota mereka, yaitu AC Milan.
Suara.com - Euforia perayaan gelar Scudetto dan juara Coppa Italia Inter Milan berubah panas saat parade di Kota Milan diwarnai aksi sindiran kepada rival sekota, AC Milan.
Penyerang Inter, Marcus Thuram, menjadi sorotan setelah mengangkat spanduk bernada provokatif di atas bus parade tim.
Perayaan gelar Scudetto musim 2025/2026 dan juara Coppa Italia dimulai di Stadion San Siro setelah hasil imbang 1-1 melawan Verona.
Usai seremoni pengangkatan trofi, para pemain Inter menaiki bus atap terbuka menuju Piazza del Duomo.
Ribuan tifosi Nerazzurri memadati jalanan sambil menyalakan flare, menyanyikan chant, dan merayakan musim sukses tim asuhan Cristian Chivu.
Trofi Serie A dan Coppa Italia ditempatkan di bagian depan bus.
Sejumlah pemain seperti Lautaro Martínez, Nicolò Barella, Federico Dimarco, dan Francesco Acerbi tampak menikmati antusiasme suporter.
Dikutip dari laporan Calciomercato, di tengah parade, Marcus Thuram menerima spanduk dari suporter dan langsung memamerkannya dari atas bus.
Salah satu spanduk bergambar tikus besar berlatar merah-hitam yang diyakini sebagai sindiran untuk AC Milan.
Tak lama kemudian, Thuram kembali mengangkat spanduk lain bertuliskan kalimat vulgar terkait kemenangan derby atas Milan.
Peristiwa tersebut mengingatkan publik pada rivalitas panas Inter dan Milan di masa lalu.
Pada 2007, legenda Milan Massimo Ambrosini sempat mengangkat spanduk kontroversial saat perayaan scudetto Milan.
Dua tahun berselang, eks bek Inter Marco Materazzi membalas sindiran itu lewat pesan lain dalam parade juara Nerazzurri.