- Borneo FC ditahan imbang 0-0 oleh Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Minggu malam, 17 Mei 2026.
- Hasil imbang tersebut membuat Borneo FC tertahan di posisi kedua dengan 76 poin, tertinggal dua angka dari Persib.
- Solidnya pertahanan Persijap dan penampilan kiper Muh Ardiansyah menggagalkan seluruh peluang serangan yang diciptakan oleh pemain Borneo FC.
Suara.com - Borneo FC harus menerima hasil kurang maksimal pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 setelah ditahan imbang 0-0 oleh Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu (17/5/2026) malam.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Pesut Etam dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini. Borneo FC gagal memangkas jarak dengan Persib Bandung yang saat ini masih memimpin klasemen sementara.
Tambahan satu poin membuat Borneo FC tetap bertahan di posisi kedua dengan koleksi 76 angka. Mereka kini tertinggal dua poin dari Persib yang sudah mengumpulkan 78 poin.
Sejak awal pertandingan, Persijap tampil percaya diri di hadapan pendukungnya sendiri. Tim tuan rumah bermain disiplin dan berani menekan sehingga membuat Borneo FC kesulitan mengembangkan permainan.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui anak asuhnya tampil kurang maksimal pada babak pertama. Ia menilai Persijap mampu mengontrol jalannya pertandingan dan membuat timnya kehilangan ritme.
![Borneo FC siap hadapi Persita di Segiri tanpa tekanan. Bek Borneo FC, Christophe Nduwarugira sebut tim termotivasi kejar Persib dalam perebutan gelar Super League musim ini. [Dok. IG Borneo FC]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/05/18267-bek-borneo-fc-christophe-nduwarugira.jpg)
“Namun kami berhasil melakukan penyesuaian yang diperlukan dan permainan kami membaik. Kami memiliki beberapa peluang, begitu juga mereka,” ujar pelatih berusia 53 tahun itu.
Memasuki babak kedua, Borneo FC mulai meningkatkan intensitas serangan.
Beberapa peluang tercipta melalui Mariano Peralta dan Koldo Obieta, tetapi solidnya lini belakang Persijap membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Di menit-menit akhir pertandingan, Pesut Etam bahkan tampil lebih terbuka demi mencari kemenangan penting.
Namun rapatnya pertahanan Persijap dan penampilan gemilang kiper Muh Ardiansyah membuat skor tetap bertahan tanpa gol hingga laga usai.
“Pertandingan berjalan sangat seimbang dan di menit-menit akhir kami bahkan mencoba situasi yang sedikit lebih agresif dan berani untuk mencari kemenangan," kata Fabio Lefundes.
"Sayangnya kami tidak berhasil mencetak gol. Sekarang situasinya memang menjadi sedikit lebih sulit, tetapi belum mustahil, karena semuanya belum berakhir,” pungkasnya.