- Maarten Paes membawa Ajax Amsterdam lolos ke kualifikasi Conference League setelah mengalahkan FC Utrecht, Minggu (24/5/2026).
- Paes tampil gemilang selama 120 menit laga hingga berhasil mementahkan dua eksekusi penalti dalam babak adu penalti.
- Kemenangan Ajax dengan skor 4-3 tercipta berkat aksi krusial Paes dalam menebak arah tendangan lawan secara tepat.
Ia pun menceritakan bahwa dirinya tidak memerlukan bantuan media kertas atau botol air minum yang biasa disiapkan staf pelatih karena telah menghafal seluruh data eksekutor lawan di luar kepala.
"Saya selalu mendapatkan daftar penalti dan tendangan bebas dari lawan. Pelatih kiper datang membawa botol air (berisi daftar eksekutor lawan), tetapi saya memiliki daya ingat yang baik, jadi saya bilang itu tidak perlu," lanjutnya.
Secara khusus mengenai duel penaltinya melawan Sebastien Haller, Paes sadar betul bahwa sang penyerang memiliki rekor gol yang sangat mematikan dari titik putih.
Ia pun menyiasatinya dengan melakukan gerakan tipu daya saat striker Utrecht tersebut hendak melepaskan tendangan.
"Soal (penalti) Haller, Anda bisa menonton ulang 50 tendangan penalti dan dia hampir selalu mencetak gol," ujar Paes.
Guna memenangi perang saraf tersebut, Paes mengambil inisiatif taktik tersendiri.
"Saya harus menemukan cara untuk mengatasinya. Saya tahu dia selalu melakukan gerakan 'berhenti' itu, jadi saya melakukan semacam gerakan tipuan," pungkasnya.