Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa

Pebriansyah Ariefana

Senin, 25 Mei 2026 | 14:14 WIB
Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa
Florian Wirtz (Liverpool)
baca 10 detik
  • Florian Wirtz siap menjadi motor serangan utama Timnas Jerman pada ajang Piala Dunia 2026.

  • Status non-unggulan justru membuat skuad asuhan Julian Nagelsmann bermain lebih bebas tanpa tekanan besar.

  • Kebebasan taktik dari Nagelsmann berhasil melejitkan performa dan kreativitas Wirtz di lini tengah.

Target tinggi tetap dicanangkan oleh Wirtz demi membawa pulang trofi paling bergengsi di dunia tersebut ke Berlin. Ia ingin menjadi figur pemimpin yang menginspirasi rekan-rekan setimnya melalui kontribusi nyata, baik gol maupun assist.

"Tentu saja, saya ingin membawa kami ke final dan kemudian meraih gelar juara. Namun, di atas semua itu, saya ingin memimpin dengan memberi contoh melalui cara saya bermain dan memacu rekan-rekan setim saya. Saya berharap bisa membawa energi ke dalam tim, memberikan kontribusi yang menentukan, dan membantu kami melangkah jauh," jelas pemain Liverpool itu.

Ekspektasi tinggi dari publik Jerman yang terbiasa dengan status juara dunia tidak membuatnya merasa gentar. Baginya, penurunan performa tim nasional dalam beberapa tahun terakhir justru menjadi bahan bakar untuk membalikkan prediksi banyak pihak.

"Memang benar bahwa biasanya ada banyak hal yang diharapkan dari Jerman karena kami adalah juara dunia empat kali dan telah menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di banyak turnamen. Namun, hal-hal tidak berjalan dengan baik dalam beberapa tahun terakhir, jadi kami akan berusaha membalikkan tren tersebut. Saya ingin memainkan peran saya dalam mewujudkan hal itu dan, seperti yang saya katakan, memimpin jalan serta mendorong tim. Konon, kami memiliki banyak pemain bagus yang akan bangkit untuk diperhitungkan, jadi saya tidak merasakan beban khusus di pundak saya," urainya.

Status non-unggulan di jajaran papan atas justru dinilai Wirtz sebagai berkah tersembunyi bagi armada panser. Hal ini membuat tim bisa bernapas lebih lega tanpa sorotan kamera yang terlalu menyudutkan performa mereka.

"Para pesaing terbesar selalu berada di bawah pengawasan ketat. Mengingat apa yang terjadi selama beberapa tahun terakhir, kami tidak selalu berada di kelompok tersebut. Kami jelas ingin melangkah sejauh mungkin dan menetapkan target yang sangat tinggi, tetapi memang benar bahwa itu bisa menjadi hal positif bahwa kami tidak akan berada di bawah tekanan sebanyak itu; kami akan dapat bermain dengan rasa kebebasan yang lebih besar," papar Wirtz.

Sinyal kebangkitan taktik Jerman dinilai sudah mulai terlihat dari intensitas permainan yang meningkat dalam beberapa laga persahabatan terakhir. Kedisiplinan posisi dan transisi cepat menjadi modal berharga sebelum mereka terbang ke turnamen resmi.

"Beberapa pertandingan terakhir merupakan langkah ke arah yang benar. Pertandingan melawan Slovakia adalah salah satu penampilan terbaik kami dalam beberapa waktu terakhir. Saya juga sangat senang dengan cara kami tampil sebagai tim melawan Swiss. Itu memberi saya keyakinan menjelang pertandingan-pertandingan mendatang," kata Wirtz optimis.

Gaya kepelatihan Julian Nagelsmann yang membebaskan pemain muda berekspresi diakui Wirtz menjadi faktor penentu kegacorannya. Kebebasan bergerak mencari ruang kosong menjadi senjata utama yang diberikan pelatih kepadanya.

baca juga

"Tentu saja. Dia selalu mencoba menempatkan saya di posisi yang baik, tetapi dia juga memberi saya lisensi untuk menjelajah dan mempercayai pengambilan keputusan saya. Salah satu kekuatan terbesar saya adalah menemukan celah ruang dan menciptakan bahaya dengan melepaskan umpan mematikan atau menghadapi lawan. Saya berusaha melakukan hal itu, dan tip serta saran pelatih sangat membantu," pungkas Wirtz.

Tim Nasional Jerman sempat mengalami penurunan performa yang signifikan dalam dua edisi Piala Dunia terakhir, di mana mereka gagal melaju jauh dari babak penyisihan grup. Kehadiran pelatih progresif Julian Nagelsmann membawa angin segar dengan melakukan regenerasi skuad dan menyuntikkan taktik permainan yang lebih intens.

Florian Wirtz, yang sempat absen di Qatar akibat cedera ACL, kini bertransformasi menjadi pilar vital baik di level klub bersama Liverpool maupun di panggung internasional. Kombinasi fleksibilitas taktik Nagelsmann dan kembalinya performa puncaknya menjadi tumpuan utama publik Jerman dalam berburu gelar juara dunia kelima mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erling Haaland Ambisi Akhiri Kutukan 26 Tahun Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026

Erling Haaland Ambisi Akhiri Kutukan 26 Tahun Timnas Norwegia di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 13:37 WIB

Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026

Skuad Timnas Belanda Dinilai Lebih Komplet, Incar Trofi Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 12:12 WIB

Mengenal MetLife Stadium, Venue Megah Final Piala Dunia 2026

Mengenal MetLife Stadium, Venue Megah Final Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 25 Mei 2026 | 11:11 WIB

Terkini

Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8

Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 10:01 WIB

Harga Emas Global Naik, HPE Emas Kembali Melonjak pada Paruh Kedua September

Harga Emas Global Naik, HPE Emas Kembali Melonjak pada Paruh Kedua September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:01 WIB

Review Serial The Gentlemen Season 2: Pengkhianatan Berdarah Keluarga Glass

Review Serial The Gentlemen Season 2: Pengkhianatan Berdarah Keluarga Glass

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:00 WIB

Viral Diduga Ibu Pejabat Dikipasi Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak

Viral Diduga Ibu Pejabat Dikipasi Saat Makan di Acara Maulid bak Zaman Firaun, Netizen Sindir Telak

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 09:56 WIB

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

×