-
Igor Tolic resmi diangkat menjadi pelatih utama Persib Bandung menggantikan posisi Bojan Hodak.
-
Manajemen memilih Igor demi menjaga kesinambungan dan stabilitas taktik internal Maung Bandung.
-
Arsitek asal Kroasia ini dibebani target besar mempertahankan takhta juara Liga Indonesia.
Suara.com - Manajemen Persib Bandung resmi menunjuk Igor Tolic sebagai nakhoda baru untuk mengarungi ketatnya kompetisi musim depan.
Langkah strategis ini diambil guna mempertahankan stabilitas performa tim yang telah sukses dibangun dalam beberapa tahun terakhir.
Penunjukan ini menegaskan komitmen Pangeran Biru untuk mengutamakan aspek keselarasan taktik dibandingkan merombak total skema permainan.

Igor Tolic dipromosikan dari posisi asisten pelatih setelah Bojan Hodak mendapatkan tugas baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor klub.
Kebijakan internal ini dinilai sangat efisien lantaran sang arsitek anyar sudah sangat familier dengan atmosfer ruang ganti Pangeran Biru.
Manajemen meyakini bahwa pria asal Kroasia tersebut memegang kunci pemahaman mendalam terhadap karakter permainan dan budaya sepak bola Bandung.
![Hadapi Enam Laga Sisa, Bojan Hodak Pastikan Persib Tak Tertekan. [Dok. Suara.com/Rahman]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/23/62125-bojan-hodak-persib-bandung.jpg)
Perpindahan tongkat estafet kepelatihan ini diharapkan berjalan mulus tanpa memerlukan waktu adaptasi yang panjang bagi seluruh skuad.
Faktor kecocokan personal dengan para pemain lokal maupun asing menjadi nilai tambah utama yang memperkuat posisi Igor.
Kesinambungan visi taktis menjadi landasan utama bagi manajemen untuk memercayakan kursi pelatih kepala kepada pria berusia 48 tahun ini.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan komitmen jangka panjang klub melalui keputusan krusial ini.
Sebelum mendarat di tanah air pada tahun 2024, juru taktik pemegang lisensi UEFA Pro ini telah melanglang buana di wilayah Eropa dan Timur Tengah.
Karier kepelatihannya dimulai saat menukangi tim muda Hajduk U-19 pada awal 2019 sebelum beralih memimpin NK Osijek II.
Selama mengarsiteki NK Osijek II, ia menorehkan catatan performa yang cukup konsisten di kompetisi kasta kedua Kroasia.
Tantangan besar pertama di level senior ia rasakan bersama NK Kustosija, walau kerja sama tersebut harus berakhir lebih cepat.
Igor kemudian melebarkan sayap ke benua Afrika dengan melatih klub kasta tertinggi Liga Mesir, Wadi Degla.
Di sana, ia sukses mengemban misi menyelamatkan tim dari ancaman degradasi dan mempertahankan posisi klub di liga utama.
Selama mendampingi Bojan Hodak sebagai asisten, peran Igor terbukti sangat sentral dalam menyusun menu latihan mingguan tim.
Ia juga menjadi sosok penting di balik layar dalam merombak komposisi pemain asing untuk kompetisi Super League 2025-2026.
Keberanian tim melepas pilar penting seperti David Da Silva, Ciro Alves, Nick Kuipers, Tyrone Del Pino, hingga Kevin Ray Mendoza menjadi bukti adanya perombakan besar.
Meski sempat terseok-seok pada awal kompetisi, Persib di bawah pengawalannya sukses bangkit hingga mengunci gelar juara.
Igor bahkan sempat membuktikan kapabilitasnya secara langsung di pinggir lapangan saat pelatih kepala berhalangan hadir akibat sanksi maupun kendala kesehatan.
Pergantian posisi pelatih utama di kubu Persib Bandung terjadi di tengah ambisi besar klub mempertahankan takhta tertinggi sepak bola nasional.
Langkah mempromosikan asisten pelatih menjadi jawaban atas tantangan berat mempertahankan konsistensi performa setelah perombakan total komposisi legiun asing pada musim lalu.
Dengan latar belakang pengalaman internasional dan kedekatan emosional yang telah terbangun di dalam tim, Igor Tolic kini mengemban ekspektasi tinggi dari manajemen serta jutaan pendukung setia Persib untuk menjaga dominasi Maung Bandung.