- Thomas Tuchel mengumumkan daftar 26 pemain Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 dengan strategi pragmatis dan pemilihan pemain spesialis.
- Pelatih asal Jerman tersebut mencoret sejumlah bintang Premier League demi menyeimbangkan taktik serta menjaga keharmonisan di ruang ganti tim.
- Tuchel membangun kekuatan kolektif berbasis persaudaraan guna membawa Timnas Inggris meraih gelar juara Piala Dunia pertamanya sejak tahun 1966.
Suara.com - Thomas Tuchel resmi membuktikan julukannya sebagai sosok “Anti-Southgate” setelah mengumumkan daftar 26 pemain Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 yang penuh kejutan.
Berbeda dengan Gareth Southgate yang dikenal lebih konservatif dan cenderung bermain aman, Tuchel memilih pendekatan pragmatis demi membangun keseimbangan tim.
Pelatih asal Jerman itu bahkan dikabarkan menghabiskan waktu hingga empat jam di telepon untuk menjelaskan alasan pencoretan kepada para pemain yang kecewa tidak masuk skuad.
Bagi Tuchel, membangun tim untuk turnamen maraton selama tujuh pekan di Amerika Utara bukan sekadar mengumpulkan pemain paling berbakat.
![Pede Gila! Gareth Southgate Yakin Inggris Melenggang ke Final Euro 2024 [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/10/28106-gareth-southgate.jpg)
Ia lebih mengutamakan pemain serbabisa dan sosok spesialis yang mampu menghadapi situasi-situasi krusial.
Salah satu contohnya adalah keputusan memanggil Ivan Toney yang kini bermain di Liga Arab Saudi sebagai spesialis eksekutor penalti.
Coret Banyak Bintang Premier League
Karakter tegas Tuchel semakin terlihat lewat pencoretan sejumlah nama besar Premier League seperti Phil Foden, Cole Palmer, dan Morgan Gibbs-White.
Keputusan tersebut diambil untuk menghindari penumpukan pemain dengan karakter “nomor 10” yang dinilai membuat permainan Inggris tidak seimbang di Euro 2024.
Tuchel juga lebih memilih pemain seperti Eberechi Eze karena dianggap mampu memberikan fleksibilitas taktik dan keseimbangan permainan.
Selain faktor teknis, keharmonisan ruang ganti juga menjadi perhatian serius sang pelatih.
Harry Maguire dicoret karena Tuchel khawatir situasi bangku cadangan dapat memengaruhi dinamika tim selama turnamen.
Sebaliknya, Jordan Henderson tetap dipertahankan karena dinilai memiliki kemampuan memimpin dan menjaga stabilitas ruang ganti.
Fokus Bangun Persaudaraan di Skuad Inggris
Kerangka utama Timnas Inggris kini akan bertumpu pada pemain seperti Declan Rice, Elliot Anderson, Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Harry Kane.