- Manchester United membidik Cole Palmer sebagai target utama dalam bursa transfer musim panas 2026 dari Chelsea.
- Chelsea terpaksa menjual pemain bintang untuk memperbaiki kondisi keuangan serta mendukung kebutuhan taktis manajer Xabi Alonso.
- Kegagalan menembus Liga Champions 2026/2027 membuat Chelsea menetapkan harga jual tinggi sebesar 80 juta poundsterling untuk Palmer.
Suara.com - Tekanan finansial yang kian menghimpit Chelsea dilaporkan berimbas dengan lepasnya bintang utama mereka, Cole Palmer yang kini tengah masuk dalam radar perburuan Manchester United.
Setan Merah dikabarkan menjadikan Palmer sebagai salah satu target prioritas pada bursa transfer musim panas 2026 yang direspons Chelsea dengan kesiapan mematok harga tinggi untuk membuka negosiasi.
Dilansir dari laporan The Sun, manajemen Chelsea saat ini tengah menghadapi dilema besar terkait keharusan menjual sejumlah pemain bintang mereka.
Langkah cuci gudang ini dipicu oleh kegagalan total The Blues untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim 2026/2027, setelah mereka hanya mampu menyudahi kompetisi Premier League musim 2025-2026 dengan finis di peringkat ke-10 klasemen akhir.
Sejumlah pihak internal klub menilai penjualan massal pemain menjadi satu-satunya jalan keluar untuk menyediakan dana segar demi mendatangkan pemain baru yang sesuai dengan skema taktis manajer anyar mereka, Xabi Alonso.
Hal ini dirasa krusial agar Alonso memiliki modal skuad yang mumpuni untuk membawa Chelsea kembali bersaing di Liga Champions pada musim 2027/2028 mendatang.
![Chelea Tekuk Tottenham! 5 Fakta Kemenangan The Blues atas Spurs [@ChelseaFC]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/11/02/54948-chelsea.jpg)
Di samping memfasilitasi proyek Alonso, jajaran petinggi The Blues juga dipusingkan dengan misi menyehatkan neraca keuangan klub demi meraup keuntungan finansial.
Di sisi lain, absennya mereka di kompetisi Eropa musim depan diprediksi akan membuat Chelsea kesulitan merayu pemain-pemain top dunia untuk merapat ke Stamford Bridge.
Situasi pelik ini memaksa Chelsea untuk merelakan kepergian beberapa pilar penting mereka.
Nama-mana beken seperti Enzo Fernandez yang tengah didekati Real Madrid, Marc Cucurella yang sedang ditawar Atletico Madrid, hingga Joao Pedro yang dipantau oleh Barcelona, kemungkinan besar akan dilego.
Dari sekian banyak pemain reguler di skuad utama, kabarnya hanya Moises Caicedo saja yang masuk dalam rencana jangka panjang klub untuk dipertahankan pada bursa transfer musim panas 2026.
Kondisi keuangan yang tidak stabil ini pada akhirnya memicu spekulasi besar mengenai masa depan Cole Palmer.
Meskipun sang pemain memiliki kontrak jangka panjang, situasi tersebut justru menguntungkan Chelsea untuk mematok banderol selangit bagi klub peminat.
Kubu Stamford Bridge dikabarkan siap membuka pintu negosiasi bagi tim mana pun yang bersedia menebus Palmer dengan nilai awal sebesar 80 juta poundsterling atau setara dengan Rp1,9 triliun.
Manchester United diyakini menjadi tim terdepan yang siap melayangkan tawaran perdana untuk memboyong gelandang serang tersebut.
Kini, Chelsea bersama Xabi Alonso harus segera memetakan strategi transfer sebelum agenda pramusim dimulai demi menjaga kestabilan skuad di tengah krisis performa yang melanda mereka.