- Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2026 setelah kalah adu penalti 3-4 dari PSG di Puskas Arena, Budapest.
- Martin Keown mendesak Mikel Arteta segera melakukan perombakan lini depan guna memperkuat skuad Arsenal pada musim mendatang.
- Meskipun kalah di final Liga Champions, Arsenal sukses menutup musim dengan keberhasilan menjuarai Liga Inggris tahun ini.
Suara.com - Legenda Arsenal, Martin Keown, mendesak Mikel Arteta untuk melakukan perombakan di lini depan setelah kekalahan menyakitkan dari PSG pada final Liga Champions 2026.
Arsenal harus mengubur mimpi meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub setelah kalah adu penalti 3-4 dari PSG di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.
The Gunners sebenarnya sempat berada di atas angin setelah Kai Havertz membuka keunggulan lebih dulu.
Namun PSG mampu menyamakan kedudukan lewat penalti Ousmane Dembele, memaksa pertandingan berakhir 1-1 hingga babak tambahan waktu.
Dalam adu penalti, Arsenal gagal memanfaatkan peluang.
Eberechi Eze menjadi penendang pertama yang gagal, sementara tendangan penentu Gabriel melambung di atas mistar gawang.
![Arsenal harus menelan pil pahit di final Liga Champions 2025/2026 setelah kalah dramatis dari PSG lewat adu penalti 4-3 di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (31/5) dinihari WIB. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/31/29426-psg-vs-arsenal.jpg)
Kekalahan tersebut memicu evaluasi besar-besaran terhadap skuad Arsenal.
Martin Keown secara khusus menyoroti posisi penyerang yang menurutnya masih perlu diperkuat pada bursa transfer musim panas.
"Mereka mungkin akan kembali mencari penyerang," kata Keown kepada TNT Sports.
"Kai Havertz bermain 90 menit malam ini, tetapi itu baru pertandingan penuh keduanya yang ia selesaikan dalam 18 bulan terakhir."
Keown juga menyinggung performa Viktor Gyokeres yang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sejak direkrut dengan nilai transfer sekitar 64 juta poundsterling.
Striker asal Swedia itu bahkan tidak masuk susunan starter pada laga terbesar Arsenal musim ini.
"Dengan Viktor Gyokeres, ini malam yang sulit baginya. Itu bisa menjadi area yang akan diperhatikan Arsenal. Mungkin juga sektor sayap kiri. Mikel Arteta pasti akan memperkuat tim, tidak diragukan lagi," ujarnya.
Pandangan serupa disampaikan mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard.
Menurutnya, Arsenal membutuhkan lebih banyak pemain pembeda di lini depan jika ingin bersaing di semua kompetisi musim depan.
"Anda membutuhkan lebih dari satu penyerang top, bahkan mungkin lebih dari dua. Arsenal berada di posisi yang luar biasa, tetapi mereka harus terus menyegarkan skuad," kata Gerrard.
Gerrard menilai Arsenal sudah sangat dekat menjadi tim dominan di Inggris maupun Eropa.
Namun, tambahan beberapa pemain berkualitas di area serangan masih diperlukan untuk membawa klub naik ke level berikutnya.
Di tengah kekecewaan akibat kegagalan di final Liga Champions, gelandang Arsenal Declan Rice memberikan dukungan penuh kepada Gabriel dan Eberechi Eze yang gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti.
"Melewatkan penalti di final Liga Champions tentu tidak menyenangkan, tetapi kami mencintai mereka dan kami selalu bersama mereka," ujar Rice.
"Tanpa dua pemain itu, kami tidak akan memenangkan Premier League musim ini. Ini bagian dari sepak bola dan terkadang sepak bola bisa sangat kejam."
Meski gagal menjuarai Liga Champions, Arsenal tetap menutup musim dengan prestasi besar.
Tim asuhan Mikel Arteta sukses mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun untuk kembali meraih gelar Liga Inggris.
Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tersebut, Arsenal dijadwalkan menggelar parade juara Premier League di London Utara bersama para pendukung mereka pada Minggu waktu setempat.