- Hakan Sukur memegang rekor gol tercepat Piala Dunia dalam 11 detik saat melawan Korea Selatan tahun 2002.
- Beberapa pemain seperti Vaclav Masek dan Clint Dempsey juga mencatatkan gol kilat dalam sejarah turnamen sepak bola.
- Kelengahan pada menit awal pertandingan dapat mengakibatkan gol bunuh diri atau penalti cepat yang fatal bagi tim.
Suara.com - Momen krusial di ajang Piala Dunia sering kali tercipta bahkan sebelum para penonton benar-benar duduk nyaman di kursi stadion.
Sepanjang sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia ini, terdapat sejumlah gol fenomenal yang tercipta dalam waktu kurang dari satu menit sejak peluit kick-off dibunyikan.
Menyitat Opta, hingga saat ini, rekor gol tercepat dalam sejarah Piala Dunia masih dipegang oleh striker legendaris Turki, Hakan Sukur, yang hanya membutuhkan 11 detik untuk menjebol gawang lawan.
Gol bersejarah tersebut tercipta saat Turki menghadapi Korea Selatan dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2002.
Kesalahan kapten Korea Selatan, Hong Myung-bo, sesaat setelah menerima operan membuat Sukur berhasil merebut bola dan langsung menaklukkan kiper lawan di hadapan ribuan pendukung tuan rumah.
Rekor Gol Kilat dari Era Klasik hingga Modern
Menariknya, gol ke gawang Korea Selatan tersebut menjadi satu-satunya gol Hakan Sukur sepanjang turnamen Piala Dunia 2002.
Sebelum rekor Sukur tercipta, dunia mengenal Vaclav Masek dari Cekoslowakia sebagai pemegang rekor gol tercepat selama empat dekade.
Masek mencetak gol hanya dalam 15 detik saat menghadapi Meksiko pada Piala Dunia 1962 di Chile.
Sementara itu, Ernest Lehner dari Jerman juga mencatatkan sejarah dengan mencetak gol dalam 25 detik saat menghadapi Austria pada Piala Dunia 1934.
Legenda Inggris, Bryan Robson, menempati daftar berikutnya setelah membobol gawang Prancis dalam waktu 28 detik pada Piala Dunia 1982.
Dari era modern, Clint Dempsey sempat menghebohkan dunia ketika mencetak gol ke gawang Ghana hanya dalam 30 detik pada Piala Dunia 2014 di Brasil.
Penalti Kilat dan Gol Bunuh Diri Tercepat
Catatan gol-gol cepat tersebut menunjukkan pentingnya konsentrasi sejak detik pertama pertandingan dimulai.
Namun, tidak semua rekor cepat berakhir manis. Bek Bosnia-Herzegovina, Sead Kolasinac, justru mencatat sejarah sebagai pencetak gol bunuh diri tercepat di Piala Dunia.