- Hakan Sukur memegang rekor gol tercepat Piala Dunia dalam 11 detik saat melawan Korea Selatan tahun 2002.
- Beberapa pemain seperti Vaclav Masek dan Clint Dempsey juga mencatatkan gol kilat dalam sejarah turnamen sepak bola.
- Kelengahan pada menit awal pertandingan dapat mengakibatkan gol bunuh diri atau penalti cepat yang fatal bagi tim.
Kolasinac membobol gawangnya sendiri hanya dalam waktu 130 detik saat menghadapi Argentina pada fase grup Piala Dunia 2014.
Insiden itu terjadi ketika ia berusaha menghalau bola hasil tendangan bebas yang diarahkan ke area pertahanan Bosnia.
Sementara itu, rekor penalti tercepat dalam sejarah Piala Dunia terjadi pada final 1974 antara Belanda dan Jerman Barat.
Johan Cruyff dijatuhkan di kotak penalti ketika pertandingan baru berjalan 45 detik, bahkan sebelum satu pun pemain Jerman menyentuh bola.
Johan Neeskens yang menjadi eksekutor sukses mengonversi peluang tersebut menjadi gol saat laga memasuki menit ke-2 atau tepatnya pada 1 menit 26 detik.
Dampak Instan Pemain Pengganti
Piala Dunia juga mencatat kisah unik dari para pemain cadangan yang mampu memberi dampak instan setelah masuk ke lapangan.
Richard Morales dari Uruguay menjadi pemain pengganti tercepat yang mencetak gol dalam sejarah turnamen tersebut.
Pada Piala Dunia 2002, Morales hanya membutuhkan 16 detik setelah masuk pada awal babak kedua untuk mencatatkan namanya di papan skor saat menghadapi Senegal.
Rangkaian gol kilat ini menjadi pengingat bahwa satu detik kelengahan di Piala Dunia bisa berujung fatal bagi sebuah tim.
Catatan-catatan fenomenal tersebut membuktikan bahwa setiap detik di panggung sepak bola terbesar dunia memiliki potensi untuk menciptakan sejarah yang dikenang sepanjang masa.
Piala Dunia FIFA merupakan panggung dengan tekanan mental tertinggi dalam sepak bola internasional.
Kesalahan kecil pada detik-detik awal pertandingan kerap berujung fatal dan mengubah jalannya laga.
Hingga kini, rekor 11 detik milik Hakan Sukur yang tercipta pada Piala Dunia 2002 masih bertahan sebagai gol tercepat dalam sejarah turnamen dan menjadi salah satu momen paling ikonik dalam sepak bola dunia.