- Legenda Brasil, Pelé, mencatatkan enam assist pada Piala Dunia 1970 yang menjadi rekor terbanyak dalam satu edisi turnamen.
- Sejumlah pemain seperti Robert Gadocha dan Diego Maradona menunjukkan performa gemilang dengan menyumbang lima assist dalam satu edisi.
- Sejak 1966, FIFA mendokumentasikan statistik assist untuk mengukur kontribusi pemain kreatif yang membantu tim meraih gelar juara dunia.
Suara.com - Menjelang kick-off Piala Dunia 2026, rekor assist terbanyak dalam satu edisi turnamen kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola.
Menyitat Opta, nama besar seperti legenda Brasil, Pelé, dan mendiang Diego Maradona masih mendominasi daftar pengumpan paling mematikan di panggung tertinggi FIFA.
Publik kini menanti apakah megabintang Lionel Messi atau generasi baru dari timnas Jerman hingga Portugal mampu mematahkan rekor assist yang telah bertahan selama puluhan tahun.
Magis Pelé di Piala Dunia 1970

Piala Dunia 1970 kerap disebut sebagai panggung bagi salah satu tim terbaik sepanjang masa, dengan Pelé sebagai pusat perhatian.
Brasil sukses meraih gelar juara dunia ketiga sekaligus berhak menyimpan trofi Jules Rimet secara permanen berkat kontribusi luar biasa sang legenda.
Pelé mencatatkan enam assist sepanjang turnamen tersebut, yang hingga kini menjadi rekor terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia sejak 1966.
Hanya ada delapan pemain dalam sejarah yang mampu mencatatkan keterlibatan langsung dalam 10 gol atau lebih (gol dan assist) dalam satu edisi turnamen, dan Pelé merupakan salah satunya.
Tiga dari keterlibatan gol tersebut tercipta pada laga final saat Brasil menghancurkan Italia dengan skor 4-1.
Meskipun istilah "assist" belum sepopuler sekarang, catatan enam umpan gol milik Pelé tetap menjadi standar emas yang belum terpecahkan selama 56 tahun.
Rekor Unik Robert Gadocha dan Pierre Littbarski
Polandia mencatat sejarah manis di Piala Dunia 1974 dengan finis di peringkat ketiga, di mana Robert Gadocha menjadi motor serangan utama.
Gadocha berhasil mengoleksi lima assist sepanjang turnamen. Namun, ada fakta unik di balik pencapaian impresif pemain asal Polandia tersebut.
Empat dari lima assist yang ia ciptakan lahir hanya dalam satu pertandingan, yakni saat Polandia membantai Haiti 7-0.
Catatan itu menjadikan Gadocha sebagai satu-satunya pemain yang mampu memberikan empat assist dalam satu laga Piala Dunia berdasarkan data sejak 1966.
Beralih ke era 1980-an, Jerman Barat memiliki Pierre Littbarski yang tampil menonjol pada Piala Dunia 1982.
Littbarski mencatatkan empat assist di fase grup dan menambah satu assist krusial saat melawan Prancis pada semifinal yang dramatis.
Total tujuh assist yang ia kumpulkan sepanjang karier Piala Dunia hanya mampu dilampaui oleh Diego Maradona dan Lionel Messi yang sama-sama mengoleksi delapan assist.
Dominasi Diego Maradona dan Thomas Häßler
Piala Dunia 1986 di Meksiko menjadi panggung pertunjukan bagi kapten Argentina, Diego Maradona.
Selain mencetak lima gol yang mencakup gol kontroversial "Tangan Tuhan", Maradona juga menyumbang lima assist.
Ia menjadi aktor utama di balik keberhasilan Argentina meraih gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka.
Sama seperti Pelé, Maradona masuk dalam daftar elite pemain yang mencatatkan keterlibatan gol dua digit dalam satu turnamen.
Rekor lima assist dalam satu edisi kemudian disamai oleh gelandang Jerman, Thomas Häßler, pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.
Häßler tampil dominan di lini tengah dengan menciptakan empat assist di fase grup dan satu assist tambahan di babak 16 besar.
Peluangnya melampaui rekor Pelé terhenti setelah Jerman secara mengejutkan disingkirkan Bulgaria pada perempat final.
Daftar Pemain dengan Empat Assist
Selain para pemuncak daftar, sejarah juga mencatat sejumlah pemain yang mampu mengemas empat assist dalam satu edisi Piala Dunia.
Sigfried Held dari Jerman Barat memulai tren ini pada 1966, disusul rekan setim Pelé, Tostão, pada Piala Dunia 1970.
Legenda Brasil lainnya, Zico, mencatatkan empat assist pada 1982, sementara Igor Belanov melakukannya untuk Uni Soviet pada 1986.
Memasuki era modern, Michael Ballack tampil sebagai pelayan utama Jerman pada 2002, diikuti Francesco Totti dan Juan Román Riquelme pada 2006.
Daftar tersebut ditutup oleh Juan Cuadrado dari Kolombia yang tampil impresif pada Piala Dunia 2014 di Brasil.
Rekor Assist Piala Dunia
Pencatatan statistik assist secara komprehensif oleh FIFA dan penyedia data seperti Opta mulai dilakukan secara lebih mendalam sejak Piala Dunia 1966.
Sebelumnya, data assist sering kali tidak terdokumentasi secara lengkap karena keterbatasan rekaman pertandingan.
Rekor enam assist milik Pelé tetap dianggap sebagai salah satu pencapaian individu terbesar dalam sejarah turnamen karena dicatat saat sepak bola mulai memasuki era taktik yang lebih kompleks.
Menjelang Piala Dunia 2026, persaingan untuk menjadi raja assist baru diprediksi semakin ketat seiring munculnya banyak pemain kreatif dengan kualitas umpan kelas dunia.