Dimas Wicaksono atau Dimas Adi? Kesalahan yang Bisa Berakibat Fatal buat Timnas U-19

Galih Prasetyo

Rabu, 03 Juni 2026 | 08:40 WIB
Dimas Wicaksono atau Dimas Adi? Kesalahan yang Bisa Berakibat Fatal buat Timnas U-19
Kolase Dimas Wicaksono-Dimas Adi [Suara.com/AI]
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan 3-0 atas Myanmar dalam laga perdana Grup A Piala AFF U-19 2026.
  • Kemenangan tersebut diwarnai polemik kesalahan pencatatan nama pencetak gol oleh pihak penyelenggara pada laporan resmi pertandingan.
  • Data resmi mencantumkan nama Dimas Wicaksono, padahal dua gol babak kedua dicetak oleh pemain Dimas Adi Prasetyo.

Suara.com - Kemenangan meyakinkan Timnas Indonesia U-19 atas Myanmar dengan skor 3-0 di laga pembuka Piala AFF U-19 2026 justru diwarnai polemik.

Sorotan bukan pada hasil meyakinkan skuad Nova Arianto melainkan perbedaan data pencetak gol yang memicu kebingungan di kalangan suporter.

Bermain di laga perdana Grup A, skuad Garuda Muda sukses menundukkan Myanmar dengan skor 3-0 dan langsung menempel ketat Vietnam di klasemen.

Gol pembuka dicetak Arkhan Kaka pada menit ke-39 lewat skema serangan balik cepat.

Kaka berhasil melewati lini belakang Myanmar sebelum mencungkil bola cantik melewati kiper Myint Nyo.

Timnas Indonesia U-19 semakin mengendalikan permainan.

Dari Tarkam ke Timnas Indonesia U-17: Dimas Adi Anak Guru yang Cetak Gol Ciamik ke Gawang Uzbek [Tangkap layar Youtube]
Dari Tarkam ke Timnas Indonesia U-17: Dimas Adi Anak Guru yang Cetak Gol Ciamik ke Gawang Uzbek [Tangkap layar Youtube]

Myanmar yang mencoba bangkit justru kesulitan mengembangkan permainan akibat pressing ketat tuan rumah.

Gol kedua lahir pada menit ke-78 setelah kesalahan fatal kiper Myanmar, Myint Nyo, yang gagal mengamankan bola dan malah mengenai Dimas Adi Prasetyo sebelum masuk ke gawang sendiri.

Dimas kemudian menutup pesta gol Indonesia di menit ke-87 lewat sepakan keras dari sudut sempit. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-0 untuk skuad Nova Arianto.

baca juga

Namun, persoalan muncul ketika laporan pertandingan mencantumkan nama berbeda sebagai pencetak dua gol Indonesia di babak kedua.

Nama Dimas Wicaksono tercatat dalam data resmi pertandingan, padahal dua gol Timnas Indonesia U-19 dicetak pemain pengganti, Dimas Adi Prasetyo, striker PSM U-20.

Sementara Dimas Wicaksono, winger Persebaya Surabaya tak dimainkan Nova Arianto saat mengalahkan Myanmar.

Polemik ini langsung ramai diperbincangkan di media sosial.

Sejumlah suporter bahkan mempertanyakan potensi sanksi hingga kemungkinan Indonesia kalah walk over (WO), meski hal tersebut dinilai tidak sesuai aturan.

Dalam regulasi turnamen kelompok usia, isu utama biasanya berkaitan dengan status kelayakan pemain.

Jika pemain yang tampil terdaftar secara resmi dalam match sheet, maka kesalahan administrasi seperti pencatatan nama masih dapat dikoreksi tanpa konsekuensi berat.

Situasi akan menjadi berbeda jika terbukti ada pemain yang tidak terdaftar secara sah atau bermain dengan identitas tidak sesuai.

Kondisi tersebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran eligibility dan berpotensi berujung sanksi berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyinyiran Media Tetangga: Timnas Indonesia U-19 Sedang Mengejar Ketertinggalan

Nyinyiran Media Tetangga: Timnas Indonesia U-19 Sedang Mengejar Ketertinggalan

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 08:21 WIB

Bukan Hadiah, Ini Misi PSSI Agar Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026

Bukan Hadiah, Ini Misi PSSI Agar Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:35 WIB

Alasan Mees Hilgers Ikut TC Timnas Indonesia Meski Tak Dipanggil John Herdman

Alasan Mees Hilgers Ikut TC Timnas Indonesia Meski Tak Dipanggil John Herdman

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:56 WIB

Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:15 WIB

Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert

Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×