- Piala Dunia 2026 akan dimulai pada 12 Juni dengan menyoroti rekor pencetak gol terbanyak fase gugur.
- Leonidas, Ronaldo Nazario, dan Kylian Mbappe merupakan tiga pemain yang mencetak delapan gol di fase gugur.
- Rekor tersebut mencerminkan mentalitas kuat para pemain dalam menentukan nasib tim pada laga krusial Piala Dunia.
Suara.com - Kick-off Piala Dunia 2026 tinggal menghitung hari. Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu akan dimulai pada 12 Juni mendatang.
Menjelang perhelatan akbar tersebut, menarik untuk mengingat kembali tiga sosok pemain yang hingga kini masih memegang rekor gol terbanyak di fase gugur Piala Dunia.
Tekanan mental di fase knockout selalu menjadi ujian terberat bagi seorang penyerang.
Hanya pemain dengan mentalitas kuat dan insting gol tinggi yang mampu tampil gemilang pada momen-momen krusial tersebut.
Sejarah mencatat hanya ada tiga pesepak bola yang memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak di fase gugur Piala Dunia.
Ketiga pemain tersebut sama-sama mengoleksi delapan gol bagi negaranya masing-masing.
Leonidas, Sang Pionir Ketajaman Brasil
Jauh sebelum era sepak bola modern, Brasil memiliki mesin gol mematikan bernama Leonidas pada masa ketika Piala Dunia masih menggunakan format tanpa fase grup.
Kiprahnya dimulai pada Piala Dunia 1934 saat ia mencetak satu-satunya gol Brasil dalam kekalahan dari Spanyol.
Empat tahun kemudian, Leonidas tampil luar biasa dengan mencetak tujuh gol hanya dalam empat pertandingan fase gugur.
Ketajamannya pada Piala Dunia 1938 membantu Brasil mengakhiri turnamen sebagai peringkat ketiga.
Ronaldo Nazario, Sang Fenomena
![Pelatih DRX World Legends, Ronaldo Nazario memasuki lapangan saat pertandingan sepak bola Clash of Legends antara Barca Legends vs DRX World Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (18/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/18/63891-clash-of-legend-2026-ronaldo-nazario.jpg)
Tongkat estafet ketajaman Brasil kemudian diteruskan oleh Ronaldo Nazario.
Pada Piala Dunia 1998 di Prancis, Ronaldo mencetak tiga gol dalam empat pertandingan fase gugur.
Puncak performanya terjadi pada Piala Dunia 2002 ketika ia membukukan empat gol dari empat laga, termasuk dua gol di final yang membawa Brasil menjadi juara dunia.
Ronaldo kemudian menyempurnakan koleksinya menjadi delapan gol setelah mencetak satu gol tambahan pada fase gugur Piala Dunia 2006 di Jerman.
Kylian Mbappe dan Ancaman Rekor Baru
![Kylian Mbappe Samai Rekor Henry, Selangkah Lagi Jadi Pencetak Gol Terbanyak Prancis [Instagram Kylian Mbappe]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/07/57238-kylian-mbappe.jpg)
Di era modern, Kylian Mbappe muncul sebagai pewaris sah rekor tersebut.
Penyerang Prancis itu berhasil menyamai catatan delapan gol hanya dalam delapan pertandingan fase gugur Piala Dunia.
Torehan tersebut dikumpulkannya pada Piala Dunia 2018 di Rusia dan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Salah satu penampilan paling ikonik Mbappe terjadi pada final Piala Dunia 2022 saat ia mencetak hat-trick ke gawang Argentina.
Dengan usia yang masih relatif muda dan peluang tampil di beberapa edisi Piala Dunia lagi, Mbappe berpotensi menjadi pemegang tunggal rekor gol fase gugur dalam waktu dekat.
Ketatnya Persaingan di Fase Gugur Piala Dunia
Babak knockout selalu menjadi panggung yang menentukan nasib sebuah tim di Piala Dunia.
Tidak ada kesempatan kedua dalam format ini. Satu kesalahan kecil bisa mengakhiri perjalanan sebuah negara menuju gelar juara dunia.
Karena itulah, para pemain yang mampu mencetak banyak gol di fase gugur dianggap memiliki mentalitas dan kualitas spesial yang membedakan mereka dari pemain lainnya.
Hingga menjelang Piala Dunia 2026, Leonidas, Ronaldo Nazario, dan Kylian Mbappe masih tercatat sebagai tiga pemain paling klinis dalam sejarah fase gugur turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.