Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:41 WIB
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
Pemain keturunan Indonesia, Mitchell Baker. [Dok. Instagram/@_mitchell.baker]
baca 10 detik
  • Proses naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk Timnas Indonesia belum bersifat final.

  • Tim pelatih memantau langsung kualitas kedua pemain keturunan selama pemusatan latihan Juni 2026.

  • Rekam jejak di kompetisi Amerika Serikat dan Australia tidak menjamin kepastian status WNI.

Suara.com - Proses naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery untuk memperkuat Timnas Indonesia masih belum menemui kepastian. Meski keduanya sudah mengikuti pemusatan latihan skuad Garuda, keputusan akhir terkait status mereka masih berada dalam tahap evaluasi.

Mitchell Baker dan Luke Vickery mendapat kesempatan bergabung dalam sesi latihan Timnas Indonesia atas permintaan pelatih John Herdman. 

Kedua pemain keturunan Indonesia itu dipantau secara langsung selama persiapan menghadapi FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala AFF 2026.

Luke Vickery kembali cetak gol dahsyat melalui tendangan jarak jauh untuk Macarthur FC di A-League. Simak aksi spektakuler pemain yang diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia. [Dok. IG Luke Vickery]
Luke Vickery kembali cetak gol dahsyat melalui tendangan jarak jauh untuk Macarthur FC di A-League. Simak aksi spektakuler pemain yang diincar John Herdman untuk Timnas Indonesia. [Dok. IG Luke Vickery]

Saat ini, Mitchell Baker berkarier di Amerika Serikat bersama Colorado Rapids yang berlaga di Major League Soccer (MLS). Sementara Luke Vickery bermain di Australia bersama Macarthur FC.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa proses naturalisasi kedua pemain tersebut belum mencapai tahap final. 

Karena itu, kehadiran mereka dalam pemusatan latihan tidak bisa langsung diartikan sebagai kepastian akan menjadi WNI.

"Untuk Mitchell dan Luke, ini kan masih proses ya. Mereka ini dipanggil, sekarang ini masih proses untuk naturalisasinya. Jadi belum final," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, kepada awak media.

Pemain keturunan Indonesia, Mitchell Baker. [Dok. Instagram/@_mitchell.baker]
Pemain keturunan Indonesia, Mitchell Baker. [Dok. Instagram/@_mitchell.baker]

Menurut Sumardji, pemanggilan Mitchell dan Luke dilakukan agar tim pelatih bisa melihat secara langsung kualitas yang dimiliki kedua pemain sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

"Tapi memang kami mau tahu seperti apa kedua pemain yang akan kami naturalisasi. Jadi, kami melihat perkembangannya nanti beberapa hari latihan ini seperti apa," ujarnya menambahkan.

baca juga

Mitchell Baker dan Luke Vickery dinilai memiliki sejumlah keunggulan yang menarik perhatian Timnas Indonesia. 

Selain masih berusia muda, yakni 20 dan 19 tahun, keduanya juga sudah merasakan atmosfer kompetisi profesional di luar negeri.

Namun demikian, seluruh aspek akan menjadi bahan pertimbangan tim pelatih sebelum menentukan apakah keduanya layak melanjutkan proses naturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda.

Keputusan akhir nantinya akan bergantung pada hasil pemantauan yang dilakukan selama mereka mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia.

"Kami pantau apakah nanti memang sesuai dengan apa yang kami inginkan, yang pelatih inginkan atau tidak. Tentu, itu semua adalah proses pemanggilan, dilihat bagaimana perkembangan ke depannya seperti apa," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste

Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:31 WIB

Berhitung Daya Gedor Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan Lawan Oman dan Mozambik

Berhitung Daya Gedor Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan Lawan Oman dan Mozambik

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:42 WIB

Dulu Ditunggu-tunggu, 9 Pemain Naturalisasi Ini Kini Tak Diajak John Herdman

Dulu Ditunggu-tunggu, 9 Pemain Naturalisasi Ini Kini Tak Diajak John Herdman

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:55 WIB

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:19 WIB

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:00 WIB

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

×