- Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Oman dengan skor 3-0 pada laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
- Pelatih Tarik Sektioui mengakui dominasi permainan Indonesia yang terorganisir serta kekuatan fisik pemain tuan rumah sepanjang laga berlangsung.
- Hasil pertandingan tersebut mengakhiri penantian panjang Indonesia selama 38 tahun untuk kembali meraih kemenangan atas tim nasional Oman.
Suara.com - Pelatih Timnas Oman, Tarik Sektioui, mengakui kualitas permainan Timnas Indonesia setelah timnya kalah 0-3 dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat.
Menurut Sektioui, skuad Garuda menunjukkan permainan yang terorganisir di semua lini sehingga menyulitkan Oman sepanjang pertandingan.
"Kemarin kami sudah sampaikan bahwa tim Indonesia telah berkembang pesat. Peringkat mereka saat ini tidak mencerminkan kualitas permainan yang sebenarnya, terutama dengan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir," kata Sektioui dalam jumpa pers di SUGBK, Jumat.
Ia menilai Oman mengalami kesulitan dalam mengantisipasi permainan di sektor sayap Indonesia. Selain itu, sejumlah kesalahan teknis yang dilakukan timnya turut dimanfaatkan tuan rumah untuk mencetak gol melalui sundulan Justin Hubner dan penyelesaian Ole Romeny.
Oman sebenarnya memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan pada babak pertama setelah mendapatkan hadiah penalti. Namun, eksekusi Hatem Al-Rushadi pada menit ke-38 berhasil digagalkan kiper Emil Audero yang mampu membaca arah bola dengan baik.
Meski kebobolan gol ketiga melalui Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56, Sektioui melihat adanya peningkatan performa timnya pada babak kedua.
"Saya senang dengan apa yang saya lihat di babak kedua. Ini adalah pertandingan resmi pertama kami dengan grup ini. Pelajaran dari laga ini akan sangat berguna untuk mengembangkan tim ke depannya," kata pelatih yang menjalani debut bersama Timnas Oman tersebut.
Sektioui juga menyoroti kualitas fisik para pemain Indonesia yang menurutnya menjadi salah satu faktor penting di balik dominasi tim Garuda pada pertandingan ini. Ia bahkan menilai modal tersebut dapat menjadi kekuatan Indonesia saat tampil pada Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
"Secara fisik mereka bagus, itu membuat mereka mengontrol permainan pada babak pertama. Mereka cepat. Tetapi juga secara taktis dengan kesalahan kami, itulah yang sebenarnya membantu tim Indonesia," tutup dia.
Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk kembali mengalahkan Oman. Sebelumnya, skuad Garuda tidak pernah menang atas Oman selama 38 tahun sejak kemenangan terakhir pada tahun 1988.
(Antara)