- Timnas Indonesia meraih dua kemenangan atas Oman dan Mozambik pada agenda FIFA Matchday Juni 2026 di SUGBK.
- Hasil positif tersebut meningkatkan peringkat FIFA Indonesia ke posisi 118 dengan koleksi total 1.157,14 poin dunia.
- Pelatih John Herdman fokus pada kematangan taktik pemain sebagai persiapan menghadapi turnamen ASEAN Hyundai Cup akhir Juli.
Suara.com - Timnas Indonesia sukses menutup agenda FIFA Matchday Juni 2026 dengan catatan yang sangat mengesankan di bawah arahan pelatih kepala John Herdman.
Kemenangan beruntun atas Oman dan Mozambik tidak hanya memberikan tambahan poin, tetapi juga memperlihatkan perkembangan gaya bermain anak asuh John Herdman yang semakin matang.
Meskipun posisi Ranking FIFA skuad Garuda melonjak tajam, sang pelatih menegaskan bahwa dirinya lebih peduli pada progres taktik para pemain di atas lapangan.
Loncatan Drastis di Ranking FIFA
![Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum melawan Timnas Mozambik dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/10/19709-fifa-matchday-timnas-indonesia-vs-mozambik-skuad-timnas-indonesia.jpg)
Hasil positif di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tersebut secara otomatis mengatrol posisi Indonesia dengan menggeser 10 negara sekaligus.
Skuad Garuda kini resmi menduduki peringkat ke-118 dunia dengan total koleksi 1.157,14 poin.
Tambahan 12,25 poin tersebut membuat Indonesia kini hanya terpaut sangat tipis, yakni 0,08 poin dari Sudan yang berada di posisi ke-117.
Pencapaian ini pun mendekatkan Timnas Indonesia pada target besar untuk segera menembus jajaran 100 besar dunia.
Menanggapi lonjakan peringkat ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan rasa syukur atas kerja keras seluruh elemen tim.
Erick Thohir Minta Pemain Tetap Membumi
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut mengingatkan agar para pemain tidak cepat merasa puas karena perjalanan menuju level elite masih panjang.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur, poin penuh di dua pertandingan kemarin memperbaiki peringkat kita. Terima kasih kepada seluruh suporter yang terus setia mendukung Timnas. Saya tetap mengingatkan, peringkat di sepak bola kadang tidak menjamin hasil akhir. Jadi, kita harus tetap membumi dan fokus pada pertandingan-pertandingan selanjutnya agar bisa terus mendekati dan masuk 100 dunia," ujar Erick Thohir.
Di sisi lain, John Herdman sebagai arsitek tim justru memiliki sudut pandang yang lebih fokus pada aspek teknis permainan.
Baginya, angka-angka dalam tabel peringkat dunia bukanlah prioritas utama dibandingkan kemampuan adaptasi para pemain menghadapi lawan berat.
Herdman sangat antusias melihat bagaimana timnya mampu melumat Oman dengan skor 3-0 dan menundukkan Mozambik lewat kemenangan tipis 1-0.
Herdman Lebih Bangga dengan Perkembangan Permainan
"Terlepas dari penambahan poin dan kenaikan peringkat, saya bangga dengan para pemain yang mampu beradaptasi menghadapi dua lawan yang berbeda karakter," kata John Herdman dalam keterangan tertulis PSSI, Jumat (12/6/2026).
"Meraih dua kemenangan beruntun di kandang melawan tim-tim dengan peringkat lebih tinggi adalah pencapaian luar biasa. Saat ini, para pemain terlihat jauh lebih berbahaya bagi lawan," ungkap John Herdman.
Kemenangan atas tim-tim yang secara peringkat berada di atas Indonesia membuktikan bahwa strategi Herdman mulai meresap sempurna ke dalam skuad.
Kemampuan para pemain dalam mengubah pola permainan saat bertemu tim asal Timur Tengah dan wakil Afrika menjadi nilai plus di mata pelatih asal Inggris tersebut.
Kini, Timnas Indonesia terlihat memiliki identitas permainan yang lebih jelas dan sulit diprediksi oleh lawan-lawan mereka.
Kenaikan peringkat ini dipandang Herdman sebagai konsekuensi logis dari performa yang solid, bukan target yang harus dikejar secara membabi buta.
Fokus Menuju ASEAN Hyundai Cup 2026
Rentetan hasil positif ini menjadi modal mental yang sangat berharga sebelum para pemain terjun ke turnamen regional.
Timnas Indonesia dijadwalkan segera bersiap menghadapi ASEAN Hyundai Cup 2026 atau Piala AFF pada akhir Juli mendatang.
Agenda padat ini akan berlanjut hingga September ketika skuad Garuda kembali beraksi dalam kalender internasional resmi FIFA.
Persiapan fisik dan mental kini menjadi fokus utama staf kepelatihan guna menjaga konsistensi permainan yang sudah terbangun.
Dukungan penuh suporter diharapkan tetap mengalir agar tren positif ini terus berlanjut hingga target menembus 100 besar dunia tercapai secara organik.
Kenaikan Ranking FIFA
Pencapaian pada FIFA Matchday Juni 2026 ini menjadi salah satu lompatan tertinggi yang pernah diraih Timnas Indonesia dalam satu periode kalender FIFA.
Sebelumnya, Indonesia kerap kesulitan saat menghadapi tim-tim dengan peringkat lebih tinggi dalam laga kompetitif maupun persahabatan resmi.
Kemenangan 3-0 atas Oman pada 5 Juni dan kemenangan 1-0 atas Mozambik pada 9 Juni menjadi bukti bahwa kualitas sepak bola nasional mulai diperhitungkan di level internasional.
Stabilitas di bawah kepemimpinan PSSI era Erick Thohir dan sentuhan taktik John Herdman sejauh ini menjadi kombinasi penting di balik kebangkitan skuad Garuda.