- Gelandang Liverpool, Wataru Endo, resmi pensiun dari tim nasional Jepang sebelum laga Piala Dunia 2026 dimulai.
- Pelatih Hajime Moriyasu menunjuk Ko Itakura sebagai kapten baru dan memanggil Shuto Machino menggantikan posisi Endo.
- Endo memutuskan mundur karena kendala cedera meskipun tetap mendukung perjuangan Jepang di Grup F Piala Dunia.
Suara.com - Gelandang Liverpool, Wataru Endo secara mendadak mengumumkan keputusannya untuk mengundurkan diri dari skuad Jepang hanya beberapa jam sebelum laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko melawan Afrika Selatan dimulai.
Tidak hanya menarik diri dari turnamen akbar tersebut, pemain berusia 33 tahun itu juga memantapkan keputusan untuk pensiun sepenuhnya dari kancah internasional.
Kehilangan sosok pemimpin di lapangan membuat pelatih Jepang, Hajime Moriyasu bergerak cepat melakukan penyesuaian taktis.
Ban kapten yang sebelumnya melingkar di lengan Endo kini resmi diserahkan kepada gelandang Ajax Amsterdam, Ko Itakura.
Sementara itu, untuk mengisi satu slot kosong dalam skuad 26 pemain yang dibawa ke Amerika Utara, Moriyasu memanggil penyerang Borussia Monchengladbach, Shuto Machino.
Pemanggilan Machino ini terbilang menarik lantaran dirinya merupakan rekan satu tim dari pilar pertahanan Timnas Indonesia, Kevin Diks, di Bundesliga.
![Penyerang Jepang yang bermain di Holstein Kiel, Shuto Machino. [Dok. Instagram/@machino9.30]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/11/06/76984-penyerang-jepang-yang-bermain-di-holstein-kiel-shuto-machino.jpg)
Sejatinya, keputusan mundur ini menjadi antiklimaks dari perjuangan keras Endo untuk pulih.
Sebelumnya, ia sempat menjalani operasi kaki pada Februari lalu akibat dihantam cedera serius yang memaksanya menyudahi musim kompetisi klub lebih cepat.
Setelah berbulan-bulan menepi, ia sempat mencatatkan momen emosional saat kembali merumput membela Jepang dalam laga uji coba kontra Islandia pada akhir Mei lalu.
Namun, pertandingan tersebut rupanya menjadi penampilan pamungkasnya bersama tim nasional sebelum akhirnya merilis pernyataan pensiun melalui akun X pribadinya pada Kamis (11/6/2026) malam.
Dalam unggahan perpisahannya, mantan pemain Stuttgart tersebut menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menyesali keputusan gantung sepatu dari panggung internasional.
"Seperti yang diumumkan, saya akan mundur dari skuad Piala Dunia. Sejak cedera saya, saya telah melakukan semua yang saya bisa hingga saat ini, jadi saya tidak menyesal sekali," kata Endo.
Ia mengaku sangat bangga atas fondasi mentalitas juara yang berhasil ditanamkannya bersama rekan-rekan setim sejak berakhirnya Piala Dunia Qatar lalu.
"Tentu saja, ada rasa frustrasi karena tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia ini, tetapi lebih dari itu, saya bangga dengan bagaimana kita telah tumbuh bersama sejak Piala Dunia Qatar saya sebagai kapten, memimpin tim ini dan mengubah tujuan kita untuk 'memenangkan Piala Dunia' menjadi sesuatu yang dapat kita katakan sebagai hal yang biasa," ujarnya.
Meskipun kini berstatus sebagai mantan pemain, ia berjanji akan terus memberikan dukungan penuh sebagai suporter setia Jepang.
"Dengan kampanye ini, saya akan pensiun dari tim nasional. Jadi mulai sekarang, saya akan mendukung tim nasional Jepang sebagai salah satu penggemar. Momen ketika tim nasional Jepang memenangkan Piala Dunia pasti akan datang suatu hari nanti," tegas Endo.
Menutup pesan harunya, pemilik 73 penampilan bersama tim nasional Jepang sejak tahun 2015 ini menyerukan persatuan bagi seluruh publik Negeri Matahari Terbit tersebut.
"Mari kita satukan kekuatan Jepang sebagai satu kesatuan agar momen itu datang di turnamen ini, semuanya, mari kita hadapi Piala Dunia Amerika Utara dan Tengah bersama-sama!!" tegas gelandang Liverpool ini.
Di kancah Piala Dunia 2026, perjuangan Jepang tanpa kehadiran Endo akan dimulai dari persaingan ketat di Grup F.
Skuad Samurai Biru dijadwalkan akan menantang Belanda di Dallas pada 14 Juni, sebelum kemudian berhadapan dengan Tunisia pada 21 Juni dan ditutup dengan laga kontra Swedia pada 26 Juni mendatang.