Wonderkid Baru Barcelona Ini Bakal Jadi Penerus Mohamed Salah di Timnas Mesir Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Senin, 15 Juni 2026 | 14:40 WIB
Wonderkid Baru Barcelona Ini Bakal Jadi Penerus Mohamed Salah di Timnas Mesir Piala Dunia 2026
Reaksi penyerang Mesir Mohamed Salah setelah mengalami cedera saat menghadapi Ghana di penyisihan Grup B Piala Afrika (CAN) 2024 di Stadion Felix Houphouet-Boigny di Abidjan pada 18 Januari 2024. Issouf SANOGO / AFP
baca 10 detik
  • Pelatih Hossam Hassan menyiapkan Hamza Abdelkarim sebagai suksesor masa depan Mohamed Salah di Mesir.

  • Barcelona resmi mempermanenkan kontrak Abdelkarim senilai €1,5 juta setelah melihat potensi besarnya.

  • Mesir mengusung misi kolektivitas tim guna mengakhiri ketergantungan penuh pada sosok Mohamed Salah.

Suara.com - Nakhoda Timnas Mesir Hossam Hassan resmi memulai proyek de-Salahisasi dengan mengorbitkan talenta baru milik Barcelona. Langkah berani ini diambil demi memutus ketergantungan kronis skuad The Pharaohs pada sosok tunggal Mohamed Salah.

Langkah taktis tersebut dipicu oleh lonjakan performa kilat Hamza Abdelkarim yang baru berusia 18 tahun. Punggawa anyar raksasa Catalan ini diproyeksikan langsung memegang peran vital dalam kampanye Piala Dunia mendatang.

Hassan meyakini kehadiran sang remaja di atas lapangan akan langsung memberikan dampak instan bagi kolektivitas tim. Sang pelatih melihat kapasitas mental dan teknis luar biasa yang melekat kuat pada diri Abdelkarim.

Mohamed Salah Gendong 10 Pemain Mesir ke Babak Knockout Piala Afrika 2025 [Instagram]
Mohamed Salah Gendong 10 Pemain Mesir ke Babak Knockout Piala Afrika 2025 [Instagram]

"Kami telah melihat banyak hal [yang kami sukai dari Hamza], kepribadiannya, kemampuan teknis, ambisi, apa yang ingin dicapai oleh pemain tersebut," urai Hassan memulai penjelasan.

"Kita bisa melihatnya saat kami melakukan perekrutan, dan dalam pertandingan bersama para pemain muda. Dia bermain di tingkat yang sangat tinggi dan sudah terlalu mumpuni untuk sepak bola usia muda."

Kepercayaan diri kubu Mesir kian berlipat ganda setelah manajemen Barcelona mempermanenkan status Abdelkarim. Mahar senilai €1,5 juta resmi dibayarkan kepada Al Ahly guna mengikat sang striker di Camp Nou secara jangka panjang.

Penyerang timnas Mesir Mohamed Salah (kiri) berebut bola dengan bek Pantai Gading Ghislain Konan selama pertandingan babak 16 besar Piala Afrika 2021 antara Pantai Gading vs Mesir di Stade de Japoma di Douala pada 27 Januari 2022.CHARLY TRIBALLEAU / AF.
Penyerang timnas Mesir Mohamed Salah (kiri) berebut bola dengan bek Pantai Gading Ghislain Konan selama pertandingan babak 16 besar Piala Afrika 2021 antara Pantai Gading vs Mesir di Stade de Japoma di Douala pada 27 Januari 2022.CHARLY TRIBALLEAU / AF.

Reputasi mentereng di level klub papan atas Eropa diyakini menjadi modal berharga bagi sang penyerang belia. Hassan terus memantau perkembangan anak asuhnya tersebut sejak tampil impresif di turnamen junior internasional.

"Saya melihat pengaruh positif yang dia bawa ke dalam tim pada Piala Dunia U-17 2025, dan saya telah mengikuti semua pertandingannya untuk Barcelona," beber Hassan.

"Ketika dia datang untuk bekerja bersama kami, saya dapat melihat bahwa dia adalah pemain yang sangat baik untuk sepak bola Mesir. Ini mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, tetapi dia memiliki semua kualitas dari seorang pemain yang kuat."

baca juga

"Dia telah membuktikannya di Barcelona, dan ketika seorang pemain tampil untuk salah 1 klub terbesar di dunia, dia dapat memberikan pengaruh yang sangat positif bagi sepak bola Mesir, bahkan mungkin dalam waktu dekat."

Abdelkarim sejatinya baru mencatatkan debut seniornya bersama Mesir pada akhir Mei lalu setelah tampil memikat bersama tim Barcelona Juvenil. Namun, visi taktis Hassan tidak lagi berfokus pada individu melainkan keharmonisan kerja sama seluruh unit tim.

Skema baru ini sengaja dirancang agar Mesir bisa melaju jauh di panggung dunia tanpa membebani 1 pemain saja. Ujian berat pertama dari pembuktian taktik baru ini akan langsung tersaji saat mereka menantang tim kuat Belgia.

"Mesir bukan hanya tentang Mohamed Salah, ini tentang semua pemain dan kinerja kolektif mereka," tegas Hassan menyambung argumennya. "Saya berharap mereka dapat memenuhi ekspektasi di panggung dunia [melawan Belgia]."

"Kami memiliki banyak bakat, selain Salah, selain [Omar] Marmoush, dan saya pikir para pendukung akan melihat performa yang luar biasa dari tim kami."

Restrukturisasi skuad menjadi hal yang mendesak mengingat mayoritas pilar utama The Pharaohs kini telah melewati usia produktif. Salah sendiri dijadwalkan merayakan ulang tahun ke-34 tepat saat timnya bentrok di lapangan hijau melawan Setan Merah.

Hassan menegaskan bahwa integrasi para pemain muda adalah investasi wajib demi menyelamatkan masa depan sepak bola negara tersebut. Warisan jangka panjang sedang dipersiapkan agar suporter dapat kembali melihat kejayaan tim nasional mereka.

"Pemain baru adalah masa depan skuad, negara, dan sepak bola Mesir," sambung mantan penyerang legendaris tersebut.

"Abdelkarim adalah pemain hebat yang akan mengejutkan para penggemar, bersama Salah, dan tentu saja bersama Marmoush."

"Mereka adalah talenta yang akan memberi nilai tambah bagi sepak bola negara ini dalam jangka panjang. Kita tidak bisa hanya melihat skuad yang ada saat ini, tetapi ada bakat muda lainnya di negara ini juga."

"Saya berharap kami dapat menemukan lebih banyak talenta dalam waktu dekat dan bahkan merekrut mereka," pungkasnya.

"Ini adalah warisan, peninggalan bagi para penggemar Mesir, dan keluarga sepak bola Mesir akan menyaksikannya di masa depan."

Revolusi taktik ini menjadi puncak dari kegeraman publik sepak bola Mesir yang sudah puasa gelar kontinental selama 16 tahun. Absennya trofi Piala Afrika dalam waktu lama memaksa federasi merombak cetak biru tim nasional secara radikal.

Hassan menargetkan fondasi tim baru yang kokoh ini akan matang sempurna dalam kurun waktu 1 tahun ke depan. Ia optimistis proyek jangka panjang ini akan mengembalikan disegani di mata dunia.

"Pada tahun 2027, Anda akan melihat tim baru yang bertabur bintang," tutup Hassan mengakhiri sesi wawancara.

"Seluruh dunia sedang menunggu untuk melihat wajah Mesir sebagai tim yang disegani, dengan semua pemain, dan juga dengan Salah."

"Kami tidak ingin bergantung pada 1 bintang tunggal, melainkan mengandalkan kelompok, yang bekerja dalam kerangka sebuah proyek."

Berdasarkan jadwal fase grup, Mesir akan memulai laga perdana melawan Belgia di Seattle sebelum terbang ke Vancouver untuk menghadapi Selandia Baru. Pertualangan awal mereka di Grup G akan ditutup dengan laga penentu kontra Iran pada akhir Juni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Skor Belgia vs Mesir: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Belgia vs Mesir: Head to Head, Susunan Pemain, dan Fakta Menarik

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mohamed Salah Diklaim Gabung Fenerbahce setelah Piala Dunia 2026

Mohamed Salah Diklaim Gabung Fenerbahce setelah Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:40 WIB

Sangat Selektif, Mohamed Salah Pasang Tiga Syarat Utama untuk Calon Klub Barunya

Sangat Selektif, Mohamed Salah Pasang Tiga Syarat Utama untuk Calon Klub Barunya

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:07 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×