Thomas Tuchel Tolak Nyanyikan Lagu Kebangsaan Inggris di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 17 Juni 2026 | 11:46 WIB
Thomas Tuchel Tolak Nyanyikan Lagu Kebangsaan Inggris di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Thomas Tuchel mengaku belum siap menyanyikan lagu kebangsaan Inggris saat laga Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026. Simak alasan lengkapnya. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memutuskan tidak menyanyikan lagu kebangsaan pada laga pembuka Piala Dunia 2026 melawan Kroasia.
  • Keputusan tersebut diambil karena Tuchel merasa belum mencapai tahap yang tepat untuk menyanyikan lagu kebangsaan Inggris saat ini.
  • Meskipun belum bernyanyi, Tuchel merasa Inggris sebagai rumah kedua dan bertekad memberikan prestasi terbaik bagi tim nasional tersebut.

Suara.com - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan dirinya belum mau menyanyikan lagu kebangsaan Inggris saat laga melawan Kroasia pada pertandingan pembuka Grup L Piala Dunia 2026. Ada alasan di balik keputusan sang juru taktik.

Pertandingan yang digelar di AT&T Stadium, Dallas, itu akan menjadi debut Tuchel bersama The Three Lions di turnamen besar sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala.

Meski sudah memimpin Inggris lolos ke putaran final dengan hasil sempurna, pelatih asal Jerman tersebut merasa belum layak menyanyikan "God Save the King".

Tuchel mengakui dirinya memiliki ikatan yang kuat dengan Inggris. Namun, menurutnya masih ada proses yang harus dijalani sebelum bernyanyi lagu kebangsaan Inggris.

Merasa Belum Sampai pada Tahap Itu

Insiden penembakan massal terjadi hanya beberapa menit dari markas timnas Inggris di Kansas City, Amerika Serikat. [Istimewa]
Insiden penembakan massal terjadi hanya beberapa menit dari markas timnas Inggris di Kansas City, Amerika Serikat. [Istimewa]

"Belum," kata Tuchel dilansir ESPN.

"Saya rasa kami belum sampai ke tahap itu. Mungkin pada akhirnya nanti."

Mantan pelatih Chelsea, Bayern Munchen, dan Paris Saint-Germain itu juga tidak ingin keputusannya menjadi perhatian utama menjelang pertandingan penting melawan Kroasia.

"Saya masih sedikit malu. Saya tidak ingin menyinggung siapa pun dan tidak ingin perhatian tertuju pada hal itu sekarang."

baca juga

Meski demikian, Tuchel tidak menutupi kecintaannya terhadap Inggris.

Hubungan emosional itu mulai terjalin sejak dirinya menangani Chelsea di Liga Inggris beberapa tahun lalu.

Bahkan kini, London dan Inggris sudah ia anggap sebagai rumah kedua.

"Saya pada dasarnya merasa seperti pulang ketika mendarat," katanya.

"Sekarang saya akan mengatakan, 'saya terbang pulang', saya terbang pulang ke rumah saya di London dan rasanya seperti rumah ketika saya mendarat di London dan berada di Inggris."

Inggris Sudah Dianggap Rumah Kedua

Pelatih berusia 52 tahun tersebut mengaku langsung merasa nyaman sejak pertama kali bekerja di sepak bola Inggris.

Atmosfer kompetisi, karakter pemain, hingga ekspektasi suporter menjadi faktor yang membuatnya cepat beradaptasi.

"Saya tidak bisa menjelaskannya, tetapi saya sudah merasakan hal itu sejak minggu-minggu pertama di Chelsea. Rasanya sangat menyenangkan berada di negara ini dan tentu saja di kota ini, serta menjadi bagian dari Premier League."

"Setiap hari hampir terasa seperti hadiah. Rasanya seperti berada di tempat yang tepat dengan pola pikir pemain yang tepat, serta apa yang liga ini keluarkan dari para pemain dan apa yang diharapkan para penggemar dari pemain maupun pelatih."

"Semua itu membuat saya merasa sangat nyaman, dan saya menyukainya sejak hari pertama," sambungnya.

Tuchel pun menegaskan bahwa kesempatan melatih Timnas Inggris merupakan sebuah kehormatan besar.

Karena itu, ia bertekad memberikan yang terbaik untuk membawa Inggris meraih prestasi tertinggi di Piala Dunia 2026.

"Sangat mudah bagi saya untuk beradaptasi, itulah mengapa saya tidak akan pernah bosan mengatakan bahwa saya sangat bersyukur, dan merupakan sebuah kehormatan bagi saya menjadi pelatih kepala Inggris, dan tidak ada yang menginginkannya lebih dari saya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demam Piala Dunia 2026: Marc Klok Dukung 3 Negara Ini Selain Belanda

Demam Piala Dunia 2026: Marc Klok Dukung 3 Negara Ini Selain Belanda

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:40 WIB

Gaji Messi 1 Detik Berapa? Cetak Hattrick untuk Argentina di Piala Dunia 2026

Gaji Messi 1 Detik Berapa? Cetak Hattrick untuk Argentina di Piala Dunia 2026

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:35 WIB

Tak Ada Obat, Lionel Messi Dapat Nilai 10/10 Usai Hattrick Saat Argentina Bantai Algeria

Tak Ada Obat, Lionel Messi Dapat Nilai 10/10 Usai Hattrick Saat Argentina Bantai Algeria

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:34 WIB

Top Scorer Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Haaland dan Mbappe Mengintai

Top Scorer Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Haaland dan Mbappe Mengintai

Your Say | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:31 WIB

Piala Dunia Bukan Sekadar Hiburan, Bisa Bantu Melepas Stres?

Piala Dunia Bukan Sekadar Hiburan, Bisa Bantu Melepas Stres?

Your Say | Rabu, 17 Juni 2026 | 11:21 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×