- Persija Jakarta menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih baru untuk memimpin proyek ambisius meraih gelar juara musim 2026/2027.
- Manajemen klub meningkatkan anggaran secara signifikan guna memperkuat komposisi skuad melalui perekrutan pemain baru sesuai kebutuhan pelatih.
- Langkah strategis ini bertujuan mengakhiri puasa gelar liga sejak 2018 sekaligus mengangkat performa klub di kompetisi Asia.
Suara.com - Persija Jakarta menunjukkan keseriusannya menyongsong musim 2026/2027. Manajemen Macan Kemayoran tak hanya mendatangkan Shin Tae-yong sebagai pelatih anyar, tetapi juga siap mengucurkan anggaran lebih besar demi mewujudkan target meraih gelar juara dan bersaing di level Asia.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa klub tengah menyiapkan proyek besar untuk mengembalikan kejayaan tim ibu kota.
Kehadiran Shin Tae-yong menjadi salah satu langkah strategis dalam rencana jangka panjang tersebut.
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu dikontrak selama tiga musim dan dipercaya memimpin proses pembangunan tim yang diharapkan mampu membawa Persija kembali menjadi kekuatan utama sepak bola nasional.
Sudah hampir delapan tahun Persija belum kembali mengangkat trofi liga sejak terakhir kali menjadi juara pada 2018. Situasi itulah yang mendorong manajemen melakukan perubahan besar demi mengakhiri penantian panjang para pendukungnya.
Persija Bidik Gelar dan Kompetisi Asia

Selain memburu prestasi di kompetisi domestik, Persija juga memasang target untuk kembali menjadi klub yang disegani di kancah Asia.
Prapanca mengakui bahwa mendatangkan pelatih dengan reputasi sebesar Shin Tae-yong bukanlah keputusan yang sederhana.
Ada konsekuensi yang harus diterima klub, termasuk kebutuhan anggaran yang lebih besar untuk membangun skuad sesuai kebutuhan sang pelatih.
“Tentunya setiap keputusan memiliki plus dan minus. Dengan Shin Tae-yong, kami berharap bisa meraih gelar juara dan bersaing di kompetisi Asia,” kata Mohamad Prapanca, dikutip dari kanal YouTube TVOne.
Menurutnya, peningkatan anggaran merupakan bagian dari investasi yang harus dilakukan jika Persija ingin berkembang dan mampu bersaing dengan klub-klub terbaik, baik di Indonesia maupun Asia.
Kedatangan Shin Tae-yong diyakini tidak hanya berdampak pada aspek teknis tim, tetapi juga akan memengaruhi komposisi skuad secara keseluruhan.
Persija sebelumnya telah melepas beberapa pemain asing dan masih memiliki sejumlah slot yang belum terisi.
Langkah tersebut mengindikasikan bahwa Macan Kemayoran masih akan aktif di bursa transfer.
Sejumlah pemain baru berpotensi didatangkan untuk memenuhi kebutuhan taktik dan filosofi permainan yang diinginkan Shin Tae-yong.
Anggaran Naik, Persija Siap Belanja Pemain
Dengan dukungan finansial yang lebih besar serta proyek jangka panjang yang telah disiapkan manajemen, Persija kini mengirimkan pesan tegas kepada para rivalnya.
“Untuk mencapai target tersebut, tentu ada konsekuensi yang harus kami pertimbangkan, termasuk dari sisi anggaran. Memang ada peningkatan anggaran yang cukup besar, tetapi menurut saya itu adalah risiko yang harus diambil,” pungkas Prapanca.
Pernyataan tersebut mempertegas ambisi Persija untuk kembali ke jalur juara.
Dengan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong, Macan Kemayoran berharap mampu mengakhiri puasa gelar liga sekaligus mengembalikan nama besar klub di pentas Asia.