Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 05 Juli 2026 | 10:03 WIB
Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja
Thomas Tuchel (AFP)
baca 10 detik
  • Thomas Tuchel meminta skuad Timnas Inggris menjaga ketenangan mental menghadapi teror nonteknis Meksiko.

  • Adaptasi dipercepat di dataran tinggi Mexico City guna mengatasi kendala pernapasan serta laju bola.

  • Pengamanan ketat di sekitar hotel menjamin pemain Timnas Inggris mendapatkan istirahat yang berkualitas.

Suara.com - Thomas Tuchel menuntut skuad Inggris menjaga ketenangan mental demi meredam intimidasi nonteknis menjelang laga krusial babak 16 besar Piala Dunia 2026. Taktik psikologis ini menjadi senjata utama Tiga Singa dalam menghadapi tekanan masif di markas Meksiko.

Persiapan Harry Kane dan kolega sempat diguncang ketidakpastian jadwal tanding serta ancaman badai ekstrem di Estadio Azteca. Namun, fokus armada London Utara tetap terkunci sepenuhnya pada strategi permainan tanpa memedulikan kegaduhan eksternal.

Langkah berani diambil Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dengan mendaratkan tim lebih awal demi menjinakkan tipisnya oksigen dataran tinggi. Adaptasi kilat ini krusial mengingat sang lawan terbiasa memanfaatkan faktor geografis untuk menghabisi musuh sejak menit awal.

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkap tantangan besar yang akan dihadapi timnya saat melawan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026. [Tangkap layar X]
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkap tantangan besar yang akan dihadapi timnya saat melawan Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026. [Tangkap layar X]

Tuchel menegaskan bahwa kebisingan di luar lapangan tidak boleh merusak atmosfer kondusif yang telah terbangun di dalam internal tim.

Mantan pelatih Bayern Munchen tersebut menilai rumor pemajuan jadwal laga oleh FIFA sama sekali tidak memengaruhi kondisi psikologis pasukannya.

"Seperti yang sering terjadi, ada begitu banyak kebisingan. Ketika Anda berada di dalam gelembung, sebenarnya suasananya cukup tenang, cukup fokus," ujar Tuchel, dikutip dari ESPN, Minggu (5/7/2026).

"Dan semakin besar panggungnya, semakin besar kebisingannya, semakin tenang persiapannya. Saya rasa para pemain bahkan tidak menyadari kemungkinan perubahan waktu kick-off dan contoh ini menunjukkan kepada Anda untuk tidak kehilangan akal," tambahnya.

"Kita tidak bisa memengaruhinya. 3,5 jam kemudian, Anda mendarat di Meksiko dan waktu kick-off tetap sama. Menjadi tidak layak jika kita kehilangan akal. Ketinggian: begitulah adanya. Penonton tuan rumah: begitulah adanya. Itu tidak menguntungkan kita," tegas Tuchel.

"Kita perlu mengatasi rintangan, tetapi kita memiliki semangat, kita memiliki komitmen, kemauan murni, dan perekat di antara tim untuk mengatasi hal-hal ini. Itulah mengapa saya positif. Kita tahu apa yang akan terjadi. Para pemain akan merasakannya, kita semua akan merasakannya besok saat energinya menyala. Namun, itulah keindahannya. Kita fokus sepenuhnya pada apa yang bisa kita pengaruhi," pungkasnya.

baca juga

Sesi latihan di kompleks Pumas UNAM langsung menguji ketahanan fisik para pemain Inggris melawan efek hipoksia dataran tinggi Meksiko.

"Tahukah Anda, kami merasakannya. Kami merasakannya meskipun kami tidak berlatih. Saya merasakan, misalnya, sedikit sakit kepala di kamar hotel sepanjang hari. Tidak tidur senyenyak hari-hari sebelumnya, tetapi tidak ada yang tidak bisa Anda tangani dan tidak bisa Anda sesuaikan," aku Tuchel.

"Saya rasa para pemain merasakannya di menit-menit pertama sesi latihan dan semakin lama berjalan, mereka bisa mengatasinya dengan lebih baik. Memang begitulah adanya. Kita tidak bisa beradaptasi secara fisik," lanjutnya.

"Sama sekali tidak mungkin, tetapi kita berada di sini 1 hari sebelumnya untuk setidaknya mengalaminya, agar tidak mengalami semua pengalaman pertama itu besok saat pemanasan. Kita akan menjalani pemanasan besok, terutama dengan laju bola, dengan sedikit sesak napas," urai sang pelatih.

"Saya rasa bukan kebetulan Meksiko biasanya memulai pertandingan mereka di kandang dengan sangat kuat, sangat agresif, karena saya rasa 15-20 menit pertama mungkin akan menjadi yang tersulit bagi kita. Begitu kita bisa mengatasinya dan kita sudah mengalaminya sedikit hari ini, saya rasa kita berada di tempat yang baik," imbuhnya.

Selain masalah kadar oksigen, ancaman teror kembang api dari pendukung tuan rumah di sekitar hotel juga diantisipasi secara ketat.

"Kami tidak memiliki masalah tadi malam. Saya rasa FIFA menangani situasi ini, dan kami memiliki keamanan di sekitar hotel, jadi kami mengharapkan tidur malam yang nyenyak," kata Tuchel.

"Kita memiliki kick-off jam 6 sore, jadi jika kita kehilangan beberapa jam tidur, kita akan memiliki waktu untuk tidur beberapa jam lagi di akhir pagi," jelas pelatih asal Jerman itu.

"Saya tidak ingin membicarakan masalah yang belum ada, rasanya tidak benar. Apa yang saya alami hingga sekarang sangat penuh rasa hormat dan sangat emosional, tetapi juga sangat mendukung tim kami," tuturnya.

"Jadi kami sangat menghormati semua orang. Kami menghormati lawan, kami menghormati momen pertandingan. Kami berharap juga diperlakukan dengan rasa hormat, dan begitulah kenyataannya, jadi berbicara sekarang tentang potensi masalah tidak masuk akal bagi saya. Jika itu datang, kami akan menerimanya," tambahnya.

"Itulah seluruh pendekatan untuk seluruh turnamen. Ini adalah turnamen yang menuntut, dan cara terbaik untuk mendekatinya adalah dengan santai, tenang, dan fokus pada diri kita sendiri," tutup Tuchel.

Kondisi mencekam ini dipicu oleh insiden yang menimpa timnas Ekuador pada babak sebelumnya sebelum mereka disingkirkan Meksiko. Hotel tempat Ekuador menginap dihujani ledakan petasan sepanjang malam, yang kemudian memicu protes resmi kepada FIFA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Lucky Charm Saat Nonton Piala Dunia, Mitos atau Efek Psikologis?

Fenomena Lucky Charm Saat Nonton Piala Dunia, Mitos atau Efek Psikologis?

Your Say | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:49 WIB

Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk

Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:43 WIB

Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga

Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk

Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:43 WIB

Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga

Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 09:05 WIB

Kunci Kemenangan Maroko Atas Kanada, Azzedine Ounahi Borong 2 Gol

Kunci Kemenangan Maroko Atas Kanada, Azzedine Ounahi Borong 2 Gol

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31 WIB

Stale Solbakken Anggap Brasil Bukan Tim Favorit, Erling Haaland cs Pede Menang

Stale Solbakken Anggap Brasil Bukan Tim Favorit, Erling Haaland cs Pede Menang

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19 WIB

Kylian Mbappe Depak Lionel Messi dari Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe Depak Lionel Messi dari Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:08 WIB

Dipantau Langsung Pelatih Jepang, HSL All Stars 2026 Jadi Seleksi Timnas Putri Indonesia U-16

Dipantau Langsung Pelatih Jepang, HSL All Stars 2026 Jadi Seleksi Timnas Putri Indonesia U-16

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 07:02 WIB

Pelatih Jan Olde Riekerink Meninggalkan Dewa United Usai Membawa Klub Melejit ke Papan Atas

Pelatih Jan Olde Riekerink Meninggalkan Dewa United Usai Membawa Klub Melejit ke Papan Atas

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 06:59 WIB

Prancis Ditantang Maroko di Perepat Final Piala Dunia 2026

Prancis Ditantang Maroko di Perepat Final Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53 WIB

Ragnar Oratmangoen Terbaru, Daftar 5 Pemain Anyar Persib Bandung

Ragnar Oratmangoen Terbaru, Daftar 5 Pemain Anyar Persib Bandung

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 06:45 WIB

Hasil Prancis vs Paraguay, Skor Tipis Les Bleus Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026

Hasil Prancis vs Paraguay, Skor Tipis Les Bleus Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 06:16 WIB

×