- Pelatih John Herdman memanfaatkan Piala AFF 2026 sebagai sarana evaluasi dan pengembangan kualitas bagi para pemain liga domestik.
- Pemusatan latihan tim nasional sedang berlangsung di Bali sejak 5 Juli 2026 dengan dukungan penuh dari klub lokal.
- Timnas Indonesia dijadwalkan memulai perjuangan di Grup A melawan Kamboja pada 27 Juli 2026 di Stadion Pakansari, Bogor.
Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki pandangan tersendiri mengenai ASEAN Championship 2026 atau yang lebih dikenal sebagai Piala AFF 2026.
Menurutnya, turnamen tersebut bukan sekadar ajang adu gengsi sepak bola Asia Tenggara, melainkan juga menjadi sarana penting untuk mengembangkan kualitas pemain lokal.
Bagi pelatih asal Inggris itu, turnamen paling bergengsi di Asia Tenggara merupakan kesempatan emas untuk menguji kemampuan para pemain yang berkompetisi di liga domestik.
Pandangan tersebut tercermin dari komposisi pemain yang dipanggil dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia di Pulau Dewata.

Dari total 50 pemain yang dipanggil, mayoritas merupakan penggawa klub-klub peserta kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Keputusan Herdman memprioritaskan pemain lokal bukan tanpa alasan, melainkan dipengaruhi aspek regulasi sekaligus strategi pengembangan tim.
Piala AFF Bukan Agenda FIFA
ASEAN Championship 2026 tidak masuk dalam kalender resmi pertandingan internasional FIFA.
Kondisi itu membuat klub, khususnya dari luar negeri, tidak memiliki kewajiban melepas pemain mereka ke tim nasional.
Alih-alih menganggap absennya pemain abroad sebagai kerugian, Herdman justru melihat situasi tersebut sebagai kesempatan untuk mempercepat regenerasi Timnas Indonesia.
Ia ingin memanfaatkan turnamen ini untuk mengevaluasi kemampuan para pemain lokal saat menghadapi persaingan di level internasional.
"Turnamen ini sangat penting bagi perkembangan para pemain lokal, dan kami akan memberikan yang terbaik," tegas John Herdman.
Apresiasi untuk Klub-Klub Indonesia
Herdman juga memberikan apresiasi kepada klub-klub Indonesia yang dinilai memberikan dukungan penuh kepada Timnas.
Menurutnya, sinergi antara federasi dan klub merupakan fondasi penting dalam membangun tim nasional yang kompetitif.
Dukungan tersebut tetap diberikan meski kompetisi domestik memiliki jadwal yang padat.
"Saya justru merasa sangat beruntung berada di Indonesia karena klub-klub di sini memberikan dukungan penuh kepada Timnas Indonesia," ujar John Herdman.
Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan, dengan masing-masing mengirimkan 11 pemain.
Persiapan Timnas di Bali
Pemusatan latihan Timnas Indonesia telah berlangsung di Bali United Training Center, Gianyar, sejak 5 Juli 2026.
Pada tahap awal, Herdman memimpin latihan yang diikuti 23 pemain sebelum seluruh pemain bergabung pada fase berikutnya.
Selain meningkatkan kondisi fisik, tim pelatih juga memberikan perhatian besar terhadap aspek mental bertanding agar para pemain siap menghadapi tekanan di fase grup.
"Luar biasa melihat para pemilik klub dan pelatih memberikan dukungan sebesar itu," tambah Herdman.
Ia berharap para pemain lokal mampu menunjukkan performa terbaik demi mengamankan tempat di skuad final Timnas Indonesia untuk ASEAN Championship 2026.
Indonesia Awali Perjalanan Kontra Kamboja
Timnas Indonesia dijadwalkan mengawali perjuangannya di Grup A dengan menghadapi Kamboja pada 27 Juli 2026.
Setelah itu, skuad Garuda akan melakoni laga klasik menghadapi Vietnam pada 3 Agustus 2026.
Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, disiapkan sebagai kandang Timnas Indonesia sepanjang fase grup.
Herdman menargetkan Timnas Indonesia mampu meraih gelar juara sekaligus membuktikan kualitas pemain Liga Indonesia mampu bersaing di level tertinggi Asia Tenggara.
