Ironi Stadion Dallas: Rumput Hasil Riset 5 Tahun akan Dibongkar Usai Duel Prancis vs Spanyol

Arief Apriadi

Senin, 13 Juli 2026 | 20:55 WIB
Ironi Stadion Dallas: Rumput Hasil Riset 5 Tahun akan Dibongkar Usai Duel Prancis vs Spanyol
Rumput Stadion Dallas hasil riset lima tahun akan dibongkar usai semifinal Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026. Simak alasan di balik keputusan tersebut. [Dok. CONCACAF]
baca 10 detik
  • Stadion Dallas membongkar rumput standar dunia hasil riset lima tahun setelah laga semifinal Prancis kontra Spanyol.
  • Pemasangan rumput alami di atas lapangan sintetis tersebut dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan turnamen sepak bola internasional.
  • Stadion Dallas harus membongkar lapangan sepak bola agar dapat kembali digunakan untuk acara NFL dan konser musik.

Suara.com - Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol di Stadion Dallas bukan hanya menjadi penentu tiket ke final, tetapi juga menjadi laga terakhir bagi rumput yang digunakan di stadion tersebut.

Sesaat setelah pertandingan berakhir dan salah satu tim memastikan tiket ke final di New York, rumput berstandar dunia itu akan langsung dibongkar.

Keputusan tersebut terdengar ironis karena permukaan lapangan itu merupakan hasil riset selama lima tahun untuk menghasilkan kualitas terbaik bagi pertandingan Piala Dunia.

Stadion Dallas, markas klub NFL Dallas Cowboys, memang harus menjalani transformasi besar dengan memasang rumput alami di atas lapangan sintetis permanen yang biasa digunakan untuk pertandingan sepak bola Amerika.

Hasil Kolaborasi Riset Lima Tahun

Rumput Stadion Dallas hasil riset lima tahun akan dibongkar usai semifinal Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026. Simak alasan di balik keputusan tersebut. [Dok. Dallas Morning News]
Rumput Stadion Dallas hasil riset lima tahun akan dibongkar usai semifinal Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026. Simak alasan di balik keputusan tersebut. [Dok. Dallas Morning News]

Manajer Lapangan FIFA untuk Stadion Dallas, Ian Craig, mengatakan penyediaan rumput berkualitas tinggi merupakan bentuk penghormatan kepada para pemain terbaik dunia yang tampil di Piala Dunia.

"Apa yang kami lakukan di sini adalah menjadi tuan rumah turnamen sepak bola terbesar di dunia. Ini adalah para pemain terbaik dunia, jadi kami ingin memberikan permukaan terbaik untuk mereka," ujar Ian Craig.

Pengembangan lapangan tersebut melibatkan ilmuwan rumput dan penjaga lapangan profesional yang bekerja sama dengan University of Tennessee serta Michigan State University.

FIFA juga menerapkan standar ketat di seluruh 16 stadion penyelenggara agar karakteristik lapangan, mulai dari pantulan hingga guliran bola, tetap konsisten.

baca juga

Menurut Craig, kualitas rumput tidak hanya dinilai dari tampilannya, tetapi juga bagaimana permukaannya merespons pergerakan para pemain selama pertandingan.

Tantangan Stadion Indoor

Status Stadion Dallas sebagai stadion tertutup (indoor) menghadirkan tantangan tersendiri karena minim paparan sinar matahari.

Selain itu, penggunaan pendingin ruangan membuat pengelola harus mendatangkan rumput khusus dari Colorado yang lebih tahan terhadap suhu rendah.

Untuk menjaga kualitasnya, rumput tersebut dirawat menggunakan lampu pertumbuhan (grow lights) yang dipasang di atas lapangan dan dipindahkan secara berkala pada hari-hari tanpa pertandingan.

Craig menjelaskan, struktur lapangan yang digunakan untuk Piala Dunia bahkan dibangun sekitar 1,3 meter di atas permukaan lapangan NFL agar memenuhi kebutuhan profil tanah untuk sepak bola.

"Kami berdiri empat setengah kaki di atas tempat lapangan NFL berada, hanya untuk memasukkan ini ke dalam stadion, tetapi kami memiliki profil tanah yang lengkap di sana," jelas Ian Craig.

Kembali Digunakan untuk NFL dan Konser

Meski memiliki kualitas setara stadion-stadion elite dunia, instalasi rumput tersebut memang hanya bersifat sementara.

Stadion Dallas merupakan arena multifungsi yang sepanjang tahun digunakan untuk berbagai acara, mulai dari konser musik hingga pertandingan NFL.

Karena itu, setelah Piala Dunia selesai, lapangan sepak bola harus segera dibongkar agar stadion dapat kembali menjalankan fungsi utamanya.

"Stadion ini sangat, sangat sibuk. Ada banyak acara, jadi lapangan ini telah melakukan tugasnya di sini, kemudian dilanjutkan ke konser dan NFL lagi," pungkas Ian Craig.

Meski rumput tersebut akan dibongkar, teknologi, metode perawatan, serta data hasil riset selama lima tahun tetap menjadi warisan penting yang dapat digunakan untuk pengembangan standar lapangan sepak bola pada turnamen-turnamen mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei

Misi Juara Piala Asia 2027, Timnas Iran Perpanjang Kontrak Amir Ghalenoei

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 11:16 WIB

Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri

Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Perjuangan Swiss yang Dikhianati Pemainnya Sendiri

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 10:58 WIB

3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam

3 Lawan 1! Laga Belum Dimulai Suporter Inggris dan Argentina Baku Hantam

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:48 WIB

Piala Dunia 2026: Norwegia Pulang dengan Kepala Tegak, Kok Bisa?

Piala Dunia 2026: Norwegia Pulang dengan Kepala Tegak, Kok Bisa?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 10:41 WIB

Eks Timnas Inggris Sesumbar Pasukan Tuchel Punya Jurus Bikin Lionel Messi Mati Kutu

Eks Timnas Inggris Sesumbar Pasukan Tuchel Punya Jurus Bikin Lionel Messi Mati Kutu

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 10:40 WIB

Terkini

Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas

Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 20:52 WIB

Tensi Panas Ruang Ganti Inggris Jelang Hadapi Argentina, Thomas Tuchel Adu Argumen dengan Pemain

Tensi Panas Ruang Ganti Inggris Jelang Hadapi Argentina, Thomas Tuchel Adu Argumen dengan Pemain

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 20:15 WIB

Prancis vs Spanyol: Les Bleus di Antara Dendam dan Misi Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Prancis vs Spanyol: Les Bleus di Antara Dendam dan Misi Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 19:30 WIB

John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?

John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 18:48 WIB

Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara

Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 18:40 WIB

Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner

Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 18:10 WIB

Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa

Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:58 WIB

FSF Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Timnas Senegal Pape Thiaw

FSF Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Timnas Senegal Pape Thiaw

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:38 WIB

Latihan Dimulai! Igor Tolic Puas Lihat Perkembangan Kondisi Pemain Persib

Latihan Dimulai! Igor Tolic Puas Lihat Perkembangan Kondisi Pemain Persib

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar

Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 17:19 WIB

×