- Prancis dan Spanyol akan bertanding pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium untuk memperebutkan tiket final.
- Superkomputer Opta memprediksi Prancis memiliki peluang kemenangan lebih besar dibandingkan Spanyol dengan probabilitas mencapai 57,1 persen untuk lolos.
- Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian ketajaman lini serang Prancis yang dipimpin Kylian Mbappe melawan pertahanan kokoh milik Spanyol.
Suara.com - Dunia sepak bola kini tertuju ke Dallas Stadium yang akan menjadi panggung duel dua kandidat kuat juara dunia, Prancis dan Spanyol, pada semifinal Piala Dunia 2026.
Superkomputer Opta memprediksi Timnas Prancis memiliki peluang lebih besar untuk mengalahkan Spanyol dan mengamankan tiket ke partai final.
Berdasarkan simulasi sebanyak 25.000 kali, Les Bleus memiliki probabilitas menang dalam waktu normal sebesar 43,9 persen.
Sementara itu, peluang Spanyol meraih kemenangan dalam 90 menit berada di angka 29,0 persen.
Adapun kemungkinan pertandingan berakhir imbang dan berlanjut ke babak tambahan waktu mencapai 27,1 persen.
Prancis Lebih Difavoritkan ke Final
![Prancis vs Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026 menghadirkan duel lini serang paling tajam melawan pertahanan terbaik. Siapa yang berhak ke final? [Dok. GeminiAi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/14/96980-prancis-vs-spanyol.jpg)
Secara keseluruhan, peluang Prancis lolos ke final mencapai 57,1 persen.
Tim asuhan Didier Deschamps juga menjadi favorit juara dengan probabilitas 34,6 persen, unggul atas Spanyol yang memiliki peluang 23,8 persen.
Prancis mengincar sejarah sebagai tim Eropa kedua yang mampu meraih tujuh kemenangan beruntun di Piala Dunia setelah Italia pada era 1930-an.
Selain itu, kemenangan atas Maroko di perempat final membuat Les Bleus berpeluang menyamai rekor Brasil dan Jerman dengan menembus tiga final Piala Dunia secara beruntun.
Laga ini juga menjadi momen spesial bagi Didier Deschamps yang akan mencatatkan pertandingan ke-26 di putaran final Piala Dunia, melewati rekor milik Helmut Schön.
Mbappe Jadi Andalan Les Bleus
Kylian Mbappe dilaporkan berada dalam kondisi bugar meski sempat mengalami masalah ringan pada pergelangan kaki di pertandingan sebelumnya.
Kapten Prancis itu kini memimpin persaingan Sepatu Emas dengan koleksi delapan gol, sejajar dengan Lionel Messi.
Mbappe juga mencatatkan rekor 12 gol di fase gugur Piala Dunia, terbanyak dalam sejarah kompetisi.
Kolaborasinya bersama Ousmane Dembele menjadi salah satu senjata utama Prancis setelah keduanya menciptakan 19 peluang berbahaya sepanjang turnamen.
Lini serang Les Bleus diprediksi bakal memberikan ujian berat bagi pertahanan Spanyol yang baru kebobolan satu gol di Piala Dunia 2026.
Spanyol Andalkan Pertahanan Solid
Di kubu lawan, Spanyol datang dengan status sebagai tim yang memiliki pertahanan paling kokoh sepanjang turnamen.
Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Unai Simon tercipta saat menghadapi Belgia di babak perempat final melalui sundulan Charles De Ketelaere.
Luis de la Fuente juga mencatatkan rekor impresif sebagai pelatih dengan 13 pertandingan tanpa kekalahan di turnamen besar.
La Roja berambisi menjadi tim Eropa pertama yang memenangi delapan laga fase gugur secara beruntun di turnamen mayor internasional.
Selain itu, Mikel Merino kembali menjadi senjata dari bangku cadangan setelah beberapa kali mencetak gol penentu di fase gugur.
Rekor Pertemuan Masih Berimbang
Pertandingan di Dallas menjadi pertemuan kedua Prancis dan Spanyol di Piala Dunia setelah edisi 2006 yang dimenangkan Les Bleus dengan skor 3-1.
Meski demikian, Spanyol lebih dominan dalam 10 pertemuan terakhir dengan mencatatkan tujuh kemenangan.
La Roja juga berhasil mengalahkan Prancis di semifinal Euro 2024 dan memenangkan duel sengit di UEFA Nations League 2025.
Lamine Yamal pun menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Les Bleus.
"Hanya ada dua kemungkinan: mereka mencapai final tiga kali beruntun, atau kami mengalahkan mereka tiga kali berturut-turut," tegas Lamine Yamal.
