Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Arief Apriadi

Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja [@433]
baca 10 detik
  • Spanyol dan Argentina akan bertanding di final Piala Dunia 2026 di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026).
  • Pertandingan ini mempertemukan juara Eropa melawan juara bertahan dunia dengan adu taktik antara pelatih Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni.
  • Enam faktor penentu termasuk duel lini tengah, ketajaman Lionel Messi, hingga kemampuan kedua tim dalam mencetak gol dramatis di menit akhir.

Suara.com - Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina diprediksi menjadi salah satu partai puncak paling menarik dalam sejarah turnamen empat tahunan tersebut.

Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, akan menjadi saksi bentrokan dua kekuatan besar yang melaju ke final dengan cara berbeda, tetapi sama-sama penuh drama.

Berdasarkan data Opta, terdapat enam faktor kunci, mulai dari peran Lionel Messi, Rodri, hingga adu strategi dua pelatih lokal yang diyakini bakal menentukan siapa yang keluar sebagai juara.

Spanyol melangkah ke final setelah menyingkirkan Prancis, sementara Argentina memastikan tiket partai puncak usai bangkit mengalahkan Inggris.

Pertandingan ini bukan sekadar perebutan trofi, tetapi juga menjadi ajang adu taktik, kualitas individu, dan kedalaman skuad kedua tim.

Enam Faktor Penentu di Final

1. Lionel Messi vs pertahanan kokoh Spanyol

Lionel Messi menyindir para pengkritik usai membawa Argentina ke final Piala Dunia 2026. Ia menegaskan tiket final diraih lewat kerja keras, bukan bantuan FIFA. [FIFA]
Lionel Messi menyindir para pengkritik usai membawa Argentina ke final Piala Dunia 2026. Ia menegaskan tiket final diraih lewat kerja keras, bukan bantuan FIFA. [FIFA]

Salah satu pertanyaan terbesar menjelang final adalah apakah Lionel Messi mampu membongkar pertahanan Spanyol yang tampil impresif sepanjang turnamen.

Lini belakang La Roja sukses meredam serangan Prancis yang dipimpin Kylian Mbappe hingga hanya mencatatkan 0,31 expected goals (xG), rekor terendah di semifinal Piala Dunia sejak data tersebut mulai dicatat pada 1966.

baca juga

Kiper Unai Simon juga tampil gemilang dengan mengoleksi enam clean sheet, pencapaian yang belum pernah diraih tim mana pun dalam satu edisi Piala Dunia.

Di sisi lain, Messi datang sebagai pemain terbaik turnamen. Selain memecahkan rekor gol sepanjang masa di Piala Dunia, ia juga mengoleksi 12 assist, terbanyak dalam sejarah kompetisi.

2. Duel lini tengah

Rodri kembali menjadi motor permainan Spanyol sekaligus kandidat kuat peraih Golden Ball jika La Roja keluar sebagai juara.

Gelandang Manchester City itu memecahkan rekor operan sukses terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia dengan total 655 operan.

Rodri mendapat dukungan Fabian Ruiz yang menawarkan keseimbangan serta Pedri yang menjadi pemain dengan operan terbanyak menuju area pertahanan lawan.

Argentina mengandalkan Alexis Mac Allister yang memenangkan 33 duel serta mencatatkan 10 intersep penting. Enzo Fernandez juga tampil impresif saat menghadapi Inggris dengan 104 sentuhan dan 82 operan sukses.

3. Dilema pemilihan pemain

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menghadapi keputusan penting di lini tengah, terutama dalam menentukan komposisi terbaik antara Fabian Ruiz dan Pedri.

Fabian Ruiz tercatat belum pernah kalah dalam 49 pertandingan bersama tim nasional sekaligus menjadi pemain dengan jumlah perebutan bola terbanyak saat melawan Prancis.

Sementara itu, pelatih Argentina Lionel Scaloni harus memilih antara Julian Alvarez atau Lautaro Martinez di lini depan.

Lautaro tampil efektif sebagai supersub dengan selalu mencatatkan gol atau assist dalam tiga laga terakhir. Sebaliknya, Alvarez tetap menjadi pilihan utama berkat kontribusinya saat tim kehilangan bola.

4. Adu pelatih lokal

Final ini memastikan tradisi terus berlanjut, yakni trofi Piala Dunia tetap diperebutkan oleh tim yang ditangani pelatih lokal.

Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni membuktikan pendekatan tersebut masih efektif dibanding sejumlah negara yang menggunakan pelatih asing, seperti Inggris bersama Thomas Tuchel atau Brasil dengan Carlo Ancelotti.

De la Fuente sukses membawa Spanyol menjuarai Euro 2024, sedangkan Scaloni mengantar Argentina menjadi juara dunia pada 2022.

5. Potensi drama di menit akhir

Argentina berkali-kali menunjukkan mental baja sepanjang turnamen.

Saat menghadapi Mesir di babak 16 besar, Albiceleste sempat tertinggal dua gol hingga menit ke-78 sebelum membalikkan keadaan. Inggris juga menjadi korban comeback Argentina di semifinal setelah kebobolan pada menit ke-85.

Spanyol pun tak kalah dramatis. La Roja beberapa kali memastikan kemenangan lewat gol-gol telat, termasuk melalui Mikel Merino saat menghadapi Portugal dan Belgia.

6. Duel juara dua benua

Final kali ini mempertemukan juara Eropa melawan juara bertahan dunia sekaligus kekuatan terbaik Amerika Selatan.

Kemenangan Argentina akan membuat koleksi gelar negara-negara Amerika Selatan menjadi 11 trofi, hanya terpaut satu dari negara-negara Eropa.

Selain itu, Argentina juga memiliki modal positif setelah menjuarai Copa America 2024 di Amerika Serikat. Dukungan suporter di kawasan New York dan sekitarnya diperkirakan membuat atmosfer stadion lebih menguntungkan bagi Albiceleste.

Laga Bersejarah

Final Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 peserta dan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Stadion New York New Jersey dipilih sebagai venue final karena kapasitas besar dan fasilitas modern yang dimilikinya.

Partai puncak ini juga menjadi pembuktian bahwa format baru Piala Dunia mampu menghadirkan persaingan ketat hingga pertandingan terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia

Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:06 WIB

Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas

Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:35 WIB

Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam

Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:13 WIB

Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina

Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:35 WIB

Final Piala Dunia 2026 Terancam Kabut Asap, Duel Argentina vs Spanyol dalam Ancaman Kebakaran Hutan

Final Piala Dunia 2026 Terancam Kabut Asap, Duel Argentina vs Spanyol dalam Ancaman Kebakaran Hutan

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:55 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:39 WIB

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:37 WIB

×