- Pelatih Luis de la Fuente menunjukkan ketenangan menghadapi final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina.
- Pertandingan final ini akan diselenggarakan di Stadion MetLife, New Jersey, untuk memperebutkan gelar juara dunia.
- Spanyol menargetkan kemenangan kedua mereka dengan mengandalkan kualitas teknik tinggi serta kreativitas permainan tim tersebut.
Suara.com - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menunjukkan ketenangan luar biasa menjelang final Piala Dunia 2026 melawan Argentina.
Sikap tenang tersebut menjadi sinyal positif bagi La Roja yang tengah memburu gelar juara dunia kedua setelah terakhir kali meraihnya pada 2010.
Alih-alih merasa tertekan menghadapi Lionel Messi dan kolega, De la Fuente justru berseloroh bahwa perjalanan dengan helikopter menuju hotel tim jauh lebih membuatnya gugup.
Tetap Santai Jelang Laga Puncak

Luis de la Fuente tampil santai dan penuh canda saat berbicara di hadapan awak media jelang partai final.
Ia menegaskan para pemain Spanyol tidak akan terbebani oleh besarnya ekspektasi publik dunia.
"Saya cukup gugup karena kami akan kembali dengan helikopter," ujar De la Fuente sambil tertawa.
"Kami datang dengan helikopter, dan kami harus terbang kembali setelah konferensi pers selesai. Itu benar-benar membuat saya gugup."
"Namun tidak ada yang lain. Saya benar-benar tenang. Kami beruntung berada dalam keadaan ini, dalam situasi ini."
Menikmati Kesempatan Bermain di Final
![Lionel Messi membantah tudingan Argentina menjadi anak emas FIFA usai lolos ke final Piala Dunia 2026. Ia menegaskan keberhasilan tim diraih lewat kerja keras. [Dok. FIFA]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/16/90148-lionel-messi-timnas-argentina.jpg)
Pelatih yang sebelumnya sukses membawa Spanyol menjuarai Euro itu menolak anggapan bahwa menjadi runner-up merupakan sebuah kegagalan.
Menurutnya, mencapai final Piala Dunia sudah menjadi pencapaian luar biasa yang patut disyukuri.
"Bagi saya, hal yang penting adalah berada dalam posisi untuk menang, untuk mencapai final," katanya saat menanggapi anggapan bahwa hanya juara yang akan dikenang.
"Saya akan senang mencapai final Piala Dunia setiap tahun, meski kalah. Yang terpenting adalah mencapai final dan memiliki kesempatan memperjuangkan gelar."
"Kami akan menikmati momen itu menggunakan kekuatan dan kualitas kami, sambil menjaga lawan kami—yang merupakan tim sangat tangguh—tetap terkendali."
Prediksi Duel Berkualitas Tinggi
De la Fuente memprediksi final nanti akan menghadirkan pertandingan dengan kualitas teknik tinggi.
Ia menilai Spanyol dan Argentina memiliki filosofi bermain yang mirip, yakni mengandalkan penguasaan bola dan kreativitas.
"Ada dua tim kelas atas, dua tim luar biasa dengan banyak kesamaan, baik dalam pendekatan permainan maupun kualitas para pemainnya. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang hebat," tuturnya.
"Saya percaya bahwa Argentina dan Spanyol sama-sama ingin memainkan sepak bola yang mengutamakan kecemerlangan, bakat, dan permainan yang indah."
Adaptasi Tanpa Keluhan
Pelatih berusia 63 tahun itu juga memuji sikap profesional para pemainnya selama menjalani Piala Dunia 2026.
Mulai dari aturan jeda hidrasi hingga durasi turun minum yang diperpanjang demi pertunjukan hiburan, seluruh skuad disebut menerima perubahan tersebut tanpa keluhan.
"Saya mengakhiri dengan mengatakan, 'Hadirin sekalian, begitulah adanya!'" ujarnya saat menceritakan pengarahan kepada pemain.
"Tidak ada satu pun keluhan atau gerutuan. Adaptasi berarti menerima apa yang tidak bisa Anda ubah. Karena Anda tidak bisa mengubahnya, lebih baik menikmatinya."
Spanyol Bidik Gelar Dunia Kedua
Final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, mempertemukan juara Eropa, Spanyol, dengan juara bertahan dunia, Argentina.
Laga ini juga menjadi kesempatan bagi Luis de la Fuente untuk menyamai pencapaian Vicente del Bosque yang sukses membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010.
Antusiasme publik pun sangat tinggi karena untuk pertama kalinya Spanyol dan Argentina bertemu di partai final Piala Dunia. Pertandingan tersebut diprediksi akan disaksikan miliaran penonton di seluruh dunia.
