- Mitchell Baker mencetak hattrick saat debut membawa Indonesia menang 5-1 atas Kamboja pada Piala AFF 2026 di Bogor, Senin.
- Penaturalisasi baru asal Australia tersebut sukses membobol gawang lawan masing-masing pada menit kelima, 14, dan 55.
- Kemenangan telak skuad Garuda turut disumbangkan oleh gol Sandy Walsh dan Jens Raven menjelang akhir pertandingan.
Suara.com - Mitchell Baker menikmati malam yang tak akan mudah dilupakannya saat debut bersama Timnas Indonesia.
Penyerang 19 tahun itu mencetak tiga gol alias hattrick dalam kemenangan 5-1 atas Kamboja pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7/2026) malam WIB.
Kepercayaan yang diberikan pelatih John Herdman langsung dibayar lunas oleh Baker.
Tampil sebagai starter, striker bertinggi 196 sentimeter itu sukses membobol gawang Kamboja pada menit kelima, 14, dan 55.
Dua golnya bahkan tercipta melalui sundulan yang memanfaatkan keunggulan postur tubuhnya.
![Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchell Lee Baker (kedua kanan) berebut bola dengan pesepak bola Kamboja Sovan Ouk (kanan) pada laga Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7/2026). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/28/81711-piala-aff-2026-timnas-indonesia-vs-kamboja-mitchell-lee-baker.jpg)
Dua gol Timnas Indonesia lainnya dicetak Sandy Walsh pada menit ke-23 dan Jens Raven menjelang pertandingan usai di menit ke-85.
Sementara Kamboja hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol bunuh diri Nadeo Argawinata pada menit ke-47.
Debut tersebut terasa semakin spesial karena Baker belum lama resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Penyerang kelahiran Melbourne, Australia, itu baru menyelesaikan proses naturalisasinya pada 13 Juli 2026, namun langsung menunjukkan kualitasnya di laga perdana bersama skuad Garuda.
Meski tampil sebagai pahlawan kemenangan sekaligus dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan, Baker memilih merendah.
Ia menegaskan keberhasilannya tidak lepas dari peran banyak orang yang telah membantunya hingga bisa mengenakan seragam Timnas Indonesia.
"Ya, pertama-tama saya hanya ingin menekankan kembali apa yang dikatakan pelatih. Menurutku ada banyak orang di balik layar yang membantuku sampai di sini," kata Mitchell seusai laga.
"Saya tidak akan berada di sini tanpa mereka, jadi terima kasih banyak untuk mereka. Dan tentu saja, ya, ini benar-benar mimpi yang menjadi kenyataan," sambungnya.
Baker mengaku sulit menggambarkan kebahagiaannya.
Baginya, tampil untuk pertama kali bersama Timnas Indonesia sudah menjadi momen istimewa, apalagi bisa mengawalinya dengan tiga gol dan membantu tim meraih kemenangan telak.
"Perasaan yang luar biasa, tidak bisa lebih baik dari ini. Dan ya, ini tidak mungkin tercapai tanpa tim, tanpa staf pelatih dan semua orang," jelasnya.
Meski puas dengan hasil yang diraih, Baker memastikan Timnas Indonesia tidak akan larut dalam euforia.
Menurutnya, skuad Garuda harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya demi menjaga peluang melangkah jauh di Piala AFF 2026.
"Jadi, ya, sungguh luar biasa. Kami akan menikmatinya, tapi kami punya pertandingan dalam beberapa hari lagi, jadi kami harus terus maju," pungkas Mitchell Baker.