- Sekjen PSSI Yunus Nusi meminta publik di Jakarta pada 9 Agustus 2026 agar tidak menghujat pemain serta pelatih John Herdman.
- Timnas Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar pada 7 Agustus 2026.
- PSSI memohon maaf kepada masyarakat atas hasil buruk tersebut dan berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh bersama jajaran terkait.
Suara.com - Kegagalan Timnas Indonesia menembus semifinal Piala AFF 2026 memicu kekecewaan publik. PSSI pun turun tangan untuk meredam reaksi terhadap pemain dan pelatih John Herdman.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi meminta suporter tidak menjadikan pemain maupun Herdman sebagai sasaran hujatan.
PSSI menyatakan siap menerima kritik, tetapi berharap mentalitas dan psikologis pemain tetap terjaga untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya.
PSSI Pasang Badan untuk Pemain
![Sekjen PSSI Yunus Nusi saat hadir dalam konferensi pers di Gedung Danareksa, Jakarta, Senin (6/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/01/06/16566-pssi-resmi-pecat-sty-preskon-pssi-yunus-nusi.jpg)
"Timnas kita yang telah berjuang, harus tetap kita apresiasi," ujar Yunus dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta pada Minggu (9/8/2026).
"Silakan mengkritisi PSSI atau Ketua Umum, kami menerima," lanjutnya.
"Namun, yang terpenting adalah jangan menghujat pemain dan pelatih," tegas Yunus.
"Mereka adalah aset kita pada masa depan," tambahnya.
Yunus memahami besarnya ekspektasi dan kekecewaan masyarakat setelah langkah Timnas Indonesia terhenti di Piala AFF 2026.
PSSI Minta Maaf dan Bicara Masa Depan
"Terkait hasil di Piala AFF, PSSI memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat sepak bola Indonesia karena tidak memberikan hasil yang memuaskan secara sempurna," ungkapnya.
Yunus menegaskan pemain yang telah berjuang di lapangan tetap layak mendapatkan apresiasi atas dedikasi mereka.
Menurutnya, para pemain Timnas Indonesia masih memiliki perjalanan karier panjang untuk memperbaiki kegagalan tersebut.
Karena itu, dukungan positif publik dinilai penting bagi perkembangan mental pemain tim nasional.
"Masih ada harapan besar bagi anak-anak itu untuk membawa prestasi sepak bola kita menjadi lebih bagus," katanya.
PSSI Siapkan Evaluasi Total Skuad Garuda
Menindaklanjuti hasil tersebut, PSSI memastikan kegagalan di Piala AFF 2026 akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh.
Evaluasi merupakan proses rutin yang dilakukan federasi, baik ketika tim nasional meraih hasil positif maupun saat mengalami kegagalan.
Rapat evaluasi akan melibatkan Ketua Umum PSSI, Badan Tim Nasional (BTN), Komite Eksekutif (Exco), dan jajaran pelatih.
Timnas Indonesia dipastikan tersingkir setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga pamungkas Grup A, Jumat (7/8/2026).
Hasil di Stadion Jalan Besar tersebut membuat anak asuh John Herdman finis di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dan gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026, demikian Antara.