India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuat Bertahan Rapuh Diserang

Galih Prasetyo

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:49 WIB
India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuat Bertahan Rapuh Diserang
India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuat Bertahan Rapuh Diserang [Instagram]
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia menghadapi India yang berada di ranking 138 dunia pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
  • India mengandalkan pertahanan rapat formasi 4-2-3-1 dan serangan balik namun memiliki kelemahan pada kecepatan lini belakang.
  • Skuad Garuda memiliki peluang besar mendominasi pertandingan berkat keunggulan kecepatan dan kualitas pemain yang merata.

Suara.com - India menjadi salah satu lawan yang patut diperhitungkan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Meski secara ranking dan kualitas masih berada di bawah Garuda, tim berjuluk Blue Tigers itu memiliki karakter permainan yang bisa merepotkan jika tidak diantisipasi dengan tepat.

Berdasarkan ranking FIFA per Juli 2026, India hanya berada di posisi 138 dunia.

Catatan ini jauh dari masa terbaik mereka yang pernah menembus peringkat 94 dunia.

Lebih parah lagi, performa India terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.

India gagal lolos ke berbagai ajang besar dan bahkan mengalami penurunan ranking setelah hasil buruk di sejumlah turnamen internasional.

Tak hanya itu, secara historis, India juga menunjukkan inkonsistensi.

Dari total lebih dari 500 pertandingan internasional, mereka hanya mencatat sekitar 36 persen kemenangan.

Meski demikian, India tetap punya senjata yang bisa menyulitkan Indonesia.

baca juga

Tim ini dikenal mengandalkan pertahanan rapat dengan formasi 4-2-3-1.

India cenderung bermain pasif, menunggu lawan menyerang, lalu melancarkan serangan balik cepat.

Nama-nama seperti Sandesh Jhingan di lini belakang dan Gurpreet Singh Sandhu di bawah mistar menjadi tulang punggung pertahanan.

Kombinasi ini membuat India cukup solid saat menghadapi tekanan.

Namun, di balik itu semua, kelemahan India juga sangat jelas.

Masalah utama mereka ada di kecepatan. Lini belakang India kerap kesulitan menghadapi pemain cepat.

Bek tengah mereka tidak cukup lincah untuk mengantisipasi pergerakan dinamis lawan.

Selain itu, sektor sayap menjadi titik rawan.

Fullback India sering naik membantu serangan, tetapi lambat kembali ke posisi.

Celah ini bisa dimanfaatkan pemain cepat Indonesia untuk melakukan penetrasi.

Di lini tengah, India juga tidak terlalu kreatif.

Duet gelandang bertahan mereka, Jeakson Singh dan Lalengmawia lebih fokus memutus serangan daripada membangun permainan.

Akibatnya, aliran bola sering terhenti di tengah.

Ketergantungan pada satu pemain kreatif juga menjadi masalah.

Jika playmaker mereka dimatikan, permainan India cenderung kehilangan arah.

Bahkan, laporan media lokal menyebut sepak bola India masih dilanda masalah struktural, mulai dari pengembangan pemain muda hingga kompetisi domestik yang belum stabil.

Namun secara keseluruhan, data dan performa menunjukkan Timnas Indonesia punya peluang besar untuk mendominasi pertandingan.

Dengan kecepatan, kreativitas, dan kualitas pemain yang lebih merata, skuad Garuda memiliki semua modal untuk membongkar pertahanan India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prapanca Murka Pemain Persija Dituding Biang Kerok Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Prapanca Murka Pemain Persija Dituding Biang Kerok Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:26 WIB

Lupakan AFF 2026! Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup atau Herdman Mundur

Lupakan AFF 2026! Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup atau Herdman Mundur

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Bukan Erick Thohir Wakili PSSI, Yunus Nusi Maju Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF

Bukan Erick Thohir Wakili PSSI, Yunus Nusi Maju Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Tak Masuk Skuat Oxford, Marselino Ferdinan Berada di Sevilla, Gabung Klub Apa?

Tak Masuk Skuat Oxford, Marselino Ferdinan Berada di Sevilla, Gabung Klub Apa?

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Gagal Total di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik FIFA ASEAN Cup 2026

Gagal Total di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:00 WIB

PSSI Pasang Badan, Minta Fans Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026

PSSI Pasang Badan, Minta Fans Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Terkini

Cara Klaim Promo PayDay Celebration BRI, Dapatkan Diskon Hingga Rp300 Ribu!

Cara Klaim Promo PayDay Celebration BRI, Dapatkan Diskon Hingga Rp300 Ribu!

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Review Hanasui Power Peeling Serum, Cuma Rp30 Ribuan Wajah Auto Glowing Bebas Komedo?

Review Hanasui Power Peeling Serum, Cuma Rp30 Ribuan Wajah Auto Glowing Bebas Komedo?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Eksploitasi Rasa Iba: Kenali Sadfishing sebagai Modus Baru Penipuan Digital

Eksploitasi Rasa Iba: Kenali Sadfishing sebagai Modus Baru Penipuan Digital

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:50 WIB

India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuat Bertahan Rapuh Diserang

India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Kuat Bertahan Rapuh Diserang

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:49 WIB

Karhutla Bromo Capai 720 Hektare, DPR Soroti SOP: Harus Jelas Siapa Komandannya

Karhutla Bromo Capai 720 Hektare, DPR Soroti SOP: Harus Jelas Siapa Komandannya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Persija di Bawah Persib Saat Piala Presiden 2026, STY Siapkan 3 Pemain Baru Hingga TC di Thailand

Persija di Bawah Persib Saat Piala Presiden 2026, STY Siapkan 3 Pemain Baru Hingga TC di Thailand

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Ganti Buku Pelajaran Tak Cukup, Pengamat Soroti Persoalan Pendidikan yang Lebih Kompleks

Ganti Buku Pelajaran Tak Cukup, Pengamat Soroti Persoalan Pendidikan yang Lebih Kompleks

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:45 WIB

Dugaan Pemerasan di Pemkab Pemalang, KPK Sita Dokumen hingga Rekaman CCTV Hotel

Dugaan Pemerasan di Pemkab Pemalang, KPK Sita Dokumen hingga Rekaman CCTV Hotel

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Teropong Pendidikan Kita: Membaca Wajah Pendidikan Indonesia 2006-2007

Teropong Pendidikan Kita: Membaca Wajah Pendidikan Indonesia 2006-2007

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Purbaya Beberkan Fakta-fakta di Balik Pertumbuhan Ekonomi RI 5,29% Q2 2026

Purbaya Beberkan Fakta-fakta di Balik Pertumbuhan Ekonomi RI 5,29% Q2 2026

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:29 WIB

×