- Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi meninggalkan FC Twente dan bergabung dengan SC Heerenveen.
- SC Heerenveen mendatangkan pemain berusia 25 tahun tersebut dengan biaya transfer sekitar 500 ribu euro.
- Kepindahan ini terjadi setelah hubungan Hilgers dan FC Twente memanas akibat klausul perpanjangan kontrak otomatis.
Karena itu, Hilgers tidak ingin persoalan tersebut kembali menjadi konsumsi publik. Baginya, apa yang terjadi antara dirinya dan FC Twente sebaiknya tetap berada di antara kedua pihak.
Tak Mau Ungkap Siapa yang Salah
Hilgers juga mendapat pertanyaan apakah konflik tersebut terjadi karena kesalahan kedua belah pihak.
Namun, pemain yang memiliki darah Indonesia itu memilih memberikan jawaban singkat.
“Saya tidak berpikir begitu. Tetapi saya tidak akan menceritakan kisahnya,” kata Hilgers.
Ia mengaku ingin segera meninggalkan persoalan tersebut dan memulai kehidupan baru bersama klubnya.
Menurut Hilgers, orang-orang yang berada paling dekat dengannya sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
“Orang-orang yang dekat dengan saya dan para pemain tahu cerita sebenarnya. Mungkin suatu saat Anda harus bertanya kepada mereka,” ujarnya.
Kecewa Harus Tinggalkan Enschede
Di balik konflik tersebut, Hilgers mengaku tetap menyimpan perasaan kuat terhadap Enschede.
Kota tersebut telah menjadi bagian besar dari kehidupannya sejak masih remaja.
Hilgers pindah dan hidup mandiri di Enschede ketika baru berusia 16 tahun.
Ia bersekolah di kota tersebut dan membangun lingkaran pertemanan yang membuatnya memiliki ikatan emosional dengan Enschede.
“Ini benar-benar disayangkan. Sayang untuk semua tahun dan perasaan yang kamu miliki,” ungkapnya.
Namun, Hilgers mengungkapkan bahwa kondisi yang terjadi membuatnya kini merasa tidak lagi leluasa berada di kota tersebut.
Ia mengaku situasi itu menjadi salah satu hal yang paling disayangkannya.
“Saya tidak bisa lagi berjalan-jalan di sana. Itu tidak menyenangkan,” ujarnya.
Meski demikian, Hilgers memilih tidak terus larut dalam persoalan tersebut.
Ia menilai waktunya bersama FC Twente sudah berakhir dan kini saatnya menatap masa depan.
“Itu sudah terjadi. Sekarang babak baru dimulai,” kata Hilgers.