Terkait Gas Air Mata Kadaluarsa di Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri Berikan Jawaban

Suara Cianjur

Senin, 10 Oktober 2022 | 15:43 WIB
Terkait Gas Air Mata Kadaluarsa di Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri Berikan Jawaban
Tangkapan layar momen aparat bentak hingga pukul Aremania (Foto Istimewa / Tangkapan Layar Twitter - adilah_iqbal)

SuaraCianjur.id- Soal kabar adanya dugaan penggunaan gas air mata yang kadaluarsa, dijawab oleh Polri.

Polri mengaku adanya anggota yang melepaskan gas air mata di Stadion Kanjuruhan Malang yang kadaluwarsa.

Dari catatan yang ditilik oleh Polri terdapat beberapa gas air mata yang ditemukan tercatat sudah melampaui batas waktu sejak tahun 2021.

"Ya ada beberapa yang ditemukan ya, yang tahun 2021, ada beberapa," terang Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada wartawan, Senin (10/10/2022) dikutip dari Suara.com.

Menurut Irjen Pol Dedi, adanya gas air mata yang dilontarkan ke penonton dalam kondisi sudah kadaluwarsa, kini sedang didalami oleh pihaknya.

"Saya belum tahu jumlahnya, tapi masih didalami oleh labfor," terang Dedi.

Sementara itu Komnas HAM menyebutkan ada temuan mengejutkan dalam Tragedi Kanjuruhan Malang.

Komnas HAM menemukan adanya unsur gas air mata yang disebut-sebut sudah kadaluarsa.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengatakan dugaan temuan tersebut masih terus didalami lebih jauh.

baca juga

"Soal kadaluwarsa itu informasinya memang kita dapatkan tapi memang perlu pendalaman," terang Anam.

Anam menjelasakan, ada hal yang penting dalam temuan insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang.  Soal dinamika yang terjadi dalam situasi tersebut, disebutkan kalau gas air mata menjadi indikasi atau pemicu dalam peristiwa maut yang terjadi pada hari Sabtu (1/10) kemarin.

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh Komnas HAM, penggunaan gas air mata menjadi indikasi utama, yang menyebabkan penonton panik hingga berebut pintu keluar. Hal itu menjadi pemicu ratusan orang meninggal dunia dalam Tragedi Kanjuruhan Malang.

"Pemicu utama adalah memang gas air mata yang menimbulkan kepanikan. Sehingga banyak suporter atau Aremania yang turun berebut untuk masuk (ke) pintu keluar. Berdesak-desakan dengan mata yang sakit, dada yang sesak, susah nafas dan sebagainya," terang Anam.

Sumber: Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Kanjuruhan Renggut Dua Anaknya dan Mantan Istri, Athok Hanya Bisa Pasrah: Semoga Allah Menempatkannya di Surga

Tragedi Kanjuruhan Renggut Dua Anaknya dan Mantan Istri, Athok Hanya Bisa Pasrah: Semoga Allah Menempatkannya di Surga

Malang | Senin, 10 Oktober 2022 | 15:38 WIB

Mengejutkan! Temuan Komnas HAM di Tragedi Kanjuruhan Kondisi Jasad Korban dan Kabar Ada Gas Air Mata Kadaluarsa

Mengejutkan! Temuan Komnas HAM di Tragedi Kanjuruhan Kondisi Jasad Korban dan Kabar Ada Gas Air Mata Kadaluarsa

Cianjur | Senin, 10 Oktober 2022 | 15:31 WIB

Siapa Pihak yang Diperiksa Polri Soal Dugaan Gratifikasi Pemakaian Jet Pribadi oleh Brigjen Hendra Kurniawan?

Siapa Pihak yang Diperiksa Polri Soal Dugaan Gratifikasi Pemakaian Jet Pribadi oleh Brigjen Hendra Kurniawan?

Cianjur | Senin, 10 Oktober 2022 | 12:43 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×