Mengejutkan! Temuan Komnas HAM di Tragedi Kanjuruhan Kondisi Jasad Korban dan Kabar Ada Gas Air Mata Kadaluarsa

Suara Cianjur

Senin, 10 Oktober 2022 | 15:31 WIB
Mengejutkan! Temuan Komnas HAM di Tragedi Kanjuruhan Kondisi Jasad Korban dan Kabar Ada Gas Air Mata Kadaluarsa
Komnas HAM (Foto Ilustrasi / Suara.com - Alfian Winanto)

SuaraCianjur.id- Ada temuan yang cukup mengejutkan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Mereka mendapatkan sebuah temuan dari Tragedi Kanjuruhan Malang. Komnas HAM menemukan adanya unsur gas air mata yang disebut-sebut sudah kadaluarsa. Dan itu dilepaskan di dalam Stadion Kanjuruhan Malang.

Menurut Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, dugaan temua tersebut masih harus didalami lebih jauh. Apakah informasi temua gas air mata itu benar atau tidak.

"Soal kadaluwarsa itu informasinya memang kita dapatkan tapi memang perlu pendalaman," terang Anam kepada wartawan, Senin (10/10/2022) seperti dikutip dari Suara.com.

Anam juga menjelasakan ada hal yang penting dalam temuan insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang.

Soal dinamika yang terjadi dalam situasi tersebut, disebutkan kalau gas air mata menjadi indikasi atau pemicu dalam peristiwa maut yang terjadi pada hari Sabtu (1/10) kemarin.

"Pemicu utama adalah memang gas air mata yang menimbulkan kepanikan. Sehingga banyak suporter atau Aremania yang turun berebut pintu keluar. Berdesak-desakan dengan mata yang sakit, dada yang sesak, susah nafas dan sebagainya," terang Anam.

Ruang yang kecil di akses keluar stadion itu membuat penonton yang panik akibat pelepasan gas air mata dari pihak aparat, membuat para penonton bertumpuk.

"Sedangkan pintu yang terbuka juga pintu kecil, sehingga berhimpit-himpitan kayak gitu lah, yang sepanjang hari ini yang menyebabkan kematian," jelasnya.

baca juga

Selain iut, dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Komnas HAM dalam Tragedi Kanjuruhan Malang, ditemukan soal kondisi jenazah kroban yang cukup memprihatinkan, tentang wajah yang membiru.

"Kondisi jenazahnya banyak yang mukanya biru, jadi muka biru ini banyak. Ini yang menunjukkan kemungkinan besar karena kekurangan oksigen, juga karena gas air mata," terang Anam.

Bahkan tak hanya itu saja, para korban yang mencapai ratusan ini ditemukan juga beberapa diantaranya dengan kondisi mata yang merah dan mulut mengeluarkan busa.

"Jadi teman-teman khusunya keluarga, Aremania maupun relawan yang menangani jenazah memberikan informasi terkait hal teresbut. Banyak yang wajahnya biru, mata merah, keluar busa dan sebagainya," jelas Anam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komisari Persib Umuh Muchtar Ungkap Kekesalan, Kenapa Hanya Dirut PT LIB yang Dijadikan Tersangka

Komisari Persib Umuh Muchtar Ungkap Kekesalan, Kenapa Hanya Dirut PT LIB yang Dijadikan Tersangka

Cianjur | Senin, 10 Oktober 2022 | 12:27 WIB

Dicopot Kapolri Eks Kapolres Malang Didukung Suporter

Dicopot Kapolri Eks Kapolres Malang Didukung Suporter

Cianjur | Minggu, 09 Oktober 2022 | 14:59 WIB

FIFA Minta Jadwal Liga 1 Jadi Sabtu dan Minggu, Jangan Malam Hari Pikirkan Keselamatan dan Keamanan

FIFA Minta Jadwal Liga 1 Jadi Sabtu dan Minggu, Jangan Malam Hari Pikirkan Keselamatan dan Keamanan

Cianjur | Minggu, 09 Oktober 2022 | 09:00 WIB

Polisi Imbau Massa Ricuh yang Lakukan Pembakaran dan Perusakan di Luar Stadion Kanjuruhan Serahkan Diri

Polisi Imbau Massa Ricuh yang Lakukan Pembakaran dan Perusakan di Luar Stadion Kanjuruhan Serahkan Diri

Cianjur | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 20:35 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'

Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 08:04 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik

Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 08:00 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat

Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat

News | Senin, 22 Juni 2026 | 07:46 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru

Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB