Laporan Komnas HAM Lebih Keras Mungkin Saja Jumlah Tersangka Bisa Tambah, Mahfud MD: Bisa 8 Bisa 10

Suara Cianjur | Suara.com

Kamis, 03 November 2022 | 16:11 WIB
Laporan Komnas HAM Lebih Keras Mungkin Saja Jumlah Tersangka Bisa Tambah, Mahfud MD: Bisa 8 Bisa 10
Menko Polhukam Mahfud MD memberikan keterangan usai menerima laporan soal Tragedi Kanjuruhan dari Komnas HAM (Foto: Dok Suara.com - Yaumal)

SuaraCianjur.id- Menko Polhukam Mahfud MD sudah menerima laporan dari Komnas HAM terkait dengan investigasi yang dilakukan dalam Tragedi Kanjuruhan Malang.

135 orang meninggal dunia dalam peristiwa yang meletus pada hari Sabtu (1/10) lalu.

Mahfud MD mengungkapkan kalau kesimpulan dan rekomendasi dari Komnas HAM lebih keras, dibandingkan dengan temuan dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).

"Hampir sama ya tetapi ini lebih keras biasanya kan Komnas HAM," jelas Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (3/11/2022) dikutip dari Suara.com.

Dalam laporan yang diterima Komnas HAM terdapat rekomendasi yang terjerat pidana, tidak hanya dari aktor lapangan saja, tapi bagi mereka yang bertanggung jawab secara struktural.

"Artinya, sekarang semua misalnya tindakan hukum pemerintah sudah ada enam tersangka, sudah ada yang ditahan dan seterusnya.  Komnas HAM bilang, ya betul itu memang harus ada yang bertanggung jawab, secara berjenjang. Karena yang di atasnya masih banyak lagi," jelas Mahfud MD.

Dirinya mengatakan melalui laporan dari Komnas HAM, bisa saja menambah jumlah tersangka dalam insiden maut di Stadion Kanjuruhan Malang. Saat ini jumlah yang sudah ditetapkan menjadi tersangka sebanyak enam orang.

"Kalau ditambah dengan Komnas HAM tadi bisa delapan bisa 10. Nanti kita kawal juga," jelas Mahfud MD.

Laporan tersebut kata Mahfud MD akan segera diberikan kepada Presiden Joko Widodo.

"Pokoknya kalau sudah masuk ke saya berarti sudah di pemerintah. Berarti tinggal disampaikan ke Presiden," jelasnya.

Komnas HAM memberikan hasil laporan investigasi pterkait Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang ke Menko Polhukam Mahfud MD [Foto: Suara.com - Alfian Winanto]
Komnas HAM memberikan hasil laporan investigasi pterkait Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang ke Menko Polhukam Mahfud MD (sumber: Foto: Suara.com - Alfian Winanto)

Selain itu Mahfud MD juga turut menyampaikan berkaitan dengan sejumlah rekomendasi dari TGIPF Kanjuruhan, yang sudah dijalankan, seperti Kongres Luar Biasa PSSI yang akan digelar.

Pemerintah memang tidak boleh ikut campur dalam urusan PSSI kata Mahfud MD. Namun TGIPF memberkan rekomendasi seruan moral, supaya para pengurus PSSI bisa mundur dari jabatannya.

"Kita tidak boleh memecah dan ikut campur organisasinya. Tapi itu tanggung jawab hukum dan organisasi, tanggung jawab moral kan juga harus punya. Oleh sebab itu Anda mundur melalui KLB," terang Mahfud MD.

Rekomendasi lainnya juga menurut Mahfud MD berkaitan dengan renovasi Stadion Kanjuruhan yang sudah dimulai dari sekarang.

"Mulai dari Kanjuruhan sampai nanti itu 18 stadion," ungkap Mahfud. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Temuan Serius Komnas HAM di Tragedi Kanjuruhan PSSI Langgar Aturan Sendiri, Rekomendasi Bisa Dibekukan

Temuan Serius Komnas HAM di Tragedi Kanjuruhan PSSI Langgar Aturan Sendiri, Rekomendasi Bisa Dibekukan

| Kamis, 03 November 2022 | 15:47 WIB

Mahfud MD Isyaratkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Iwan Bule Kah?

Mahfud MD Isyaratkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Iwan Bule Kah?

Jatim | Kamis, 03 November 2022 | 16:00 WIB

Terungkap Presiden FIFA Sempat Marah, Iwan Bule Ngaku ke Deddy Corbuzier Serba Salah Gelar Fun Football

Terungkap Presiden FIFA Sempat Marah, Iwan Bule Ngaku ke Deddy Corbuzier Serba Salah Gelar Fun Football

| Rabu, 02 November 2022 | 16:33 WIB

Terkini

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

Menangkap Matahari Mengubahnya Jadi Listrik, Kisah Masjid Mujahidin Menuju Energi Bersih

News | Senin, 20 April 2026 | 23:45 WIB

Film Monster Pabrik Rambut: Teror Horor Tanpa Setan, Ancam Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan

Film Monster Pabrik Rambut: Teror Horor Tanpa Setan, Ancam Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan

Video | Senin, 20 April 2026 | 23:00 WIB

Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas

Ditahan Dewa United, Persib Terancam! Borneo FC Tempel Ketat, Perebutan Juara Semakin Panas

Bola | Senin, 20 April 2026 | 22:51 WIB

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat

News | Senin, 20 April 2026 | 22:24 WIB

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi

News | Senin, 20 April 2026 | 22:15 WIB

Janin Dikubur di Rumah Pelaku: Sisi Gelap Guru Silat di Waringinkurung dan Istrinya Terungkap

Janin Dikubur di Rumah Pelaku: Sisi Gelap Guru Silat di Waringinkurung dan Istrinya Terungkap

Banten | Senin, 20 April 2026 | 22:06 WIB

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni

News | Senin, 20 April 2026 | 22:05 WIB

Dari Penjaga Fast Food, Kisah Syahriyadi Sosok di Balik Viral 'P P Apa' yang Mendunia

Dari Penjaga Fast Food, Kisah Syahriyadi Sosok di Balik Viral 'P P Apa' yang Mendunia

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 22:00 WIB

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

News | Senin, 20 April 2026 | 21:57 WIB

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'

News | Senin, 20 April 2026 | 21:52 WIB