SuaraCianjur.id- Dokter Zaidul Akbar mebeberkan makanan yang sehat dan cocok untuk para balita.
Terkadang orang tua suak bingung memberikan asupan makan, yang penuh dengan gizi dan sehat untuk anaknya yang masih balit.
Asupan nutri yang cukup serta lengkap untuk mendukung pertumbuhan anak sangat dibutuhkan.
Memberi makanan untuk balita jangan sampai salah, agar sang balita bisa bertumbuh dengan sehat.
Dalam YouTube dr.Zaidul Akbar Official, dilihat Kamis (17/11/2022) ada beberapa jenis makanan yang sangat cocok untuk dikonsumsi balita.
Jangan sampai makanan yang diberikan kepada buah hati yang tidak baik, atau makana jenis olahan yang sudah dicampur dengan kandungan yang tidak sehat.
Ada empat jenis makanan kata dr.Zaidul Akbar yang bisa diberikan kepada balita.
Pertama adalah sayuran dan buah-buahan.
Dijelaskan dr.Zaidul Akbar soal makanan yang sehat untuk para balita ada baiknya dibiasakan sejak kecil untuk mengkonsumsi makanan yang sehat, seperti sayur dan buah-buahan.
Baca Juga: Terbaru! RD Ceritakan Perselingkuhannya dengan Denise Chariesta, Uya Kuya: Gue kaget!
Kemudian ada juga daging. Kalau ingin memberikan daging kata dr.Zaidul Akbar, maka beriknalah daging yang diolah secara sendiri, tanpa campuran pengawet.
“Jangan berikan daging yang sudah diolah seperti nugget atau sosis dan produk olahan lainnya,” terang dr.Zaidul Akbar.
Meskipun makanan siap saji itu enak dan banyak disukai anak-anak, api perlu diingat kalau jenis makanan olah itu, kurang baik dan tidak tepat untuk dikonsumis kepada balita.
Berikan juga asupan madu dan habbatussauda, sebagai ciptaan Allah yang sangat baik dan memiliki khasiat tinggi untuk kesehatan tubuh. Termasuk makanan yang mengandung probiotik.
“Biasakan juga balita dan anak-anak diberi asupan asupan dari produk yang ada dalam Al-Qur'an dan disebutkan Rasulullah SAW seperti madu asli, habbatussauda dan produk-produk kesehatan lainnya,” jelas .dr.Zaidul Akbar.
Saran dari dr.Zaidul Akbar berikutnya berikan makanan balita dengan beras merah dan hindari untuk mengkonsumsi nasi putih. Termasuk kurangi makanan yang mengandung minyak.