Kamaruddin Simanjuntak Jawab Bantahan BIN Seputar Informasi Kasus Brigadir J: Tidak Ada Mengabdi ke Saya

Suara Cianjur

Jum'at, 18 November 2022 | 20:45 WIB
Kamaruddin Simanjuntak Jawab Bantahan BIN Seputar Informasi Kasus Brigadir J: Tidak Ada Mengabdi ke Saya
Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak ketika menjadi saksi dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J untuk terdakwa Bharada E (Foto Tangkapan Layar Youtube Polri TV)

SuaraCianjur.id- Kamaruddin Simanjuntak memberikan tanggapan atas bantahan dari Badan Intelijen Negara (BIN) seputar pemberian informasi terkait dengan kasus pembunuhan berencana Brigadir j yang diotaki oleh Ferdy Sambo.

Kamaruddin mengatakan, BIN sama sekali tidak bisa menahan jika ada anak buahnya yang ingin menjalin komunikasi dengan dirinya.

Urusan komunikasi antara dirinya dengan anggota BIN adalah urusan pribadi.

"BIN tidak bisa menghalangi anak buahnya atau anggotanya buat berbicara dengan saya. Itu pribadi, saya katakan bukan secara lembaga tapi pribadi," ungkap Kamaruddin di kantor Komisi Kejaksaan (Komjak) seperti dikutip dari Suara.com Jumat (18/11/2022).

Kendati demikian, Kamaruddin menyatakan kalau BIN adalah lembaga negara yang memiliki tugas buat memberikan informasi kepada kepala negara atau Presiden Indonesia.

"Tidak ada kepentingan BIN mengabdi kepada saya, kepentingan BIN hanya mengabdi kepada presiden," tegas Kamaruddin.

Seperti diketahui sebelumnya, kalau BIN memberikan bantahan terkait dengan klaim dari kuasa hukum keluarga Brigadir J, soal pemberian informasi kepada Kamaruddin Simanjuntak.

Diungkapkan oleh juru bicara BIN, Wawan H Purwanto, memastikan kalau pihaknya hanya akan melaporkan terkait dengan informasi intelijen hanya kepada single client, dalam hal ini Presiden RI.

Dikatakan oleh Wawan, apa yang diklaim oleh Kamaruddin Simanjuntak adalah tidak benar adanya.

baca juga

"Tidak benar adanya berita yang menyatakan bahwa BIN, memberikan info kepada Kamaruddin sebagaimana dilansir di persidangan oleh pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak," ungkap Wawan, Sabtu (5/11) lalu.

BIN tidak pernah kut campur dalam kasus pembunuhan Brigadir J, yang diotaki oleh Ferdy Sambo.

"BIN tidak intervensi dalam masalah judikatif, apa yang terjadi di persidangan adalah mutlak wilayah yudikatif. Itu menjadi kewenangan hakim untuk memutus, jaksa untuk menuntut dan pengacara untuk membela kliennya. BIN sama sekali tidak ikut campur," bebernya. (*)

Sumber:Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hakim Diminta Lakukan Tes Narkoba ke Ferdy Sambo

Hakim Diminta Lakukan Tes Narkoba ke Ferdy Sambo

Cianjur | Jum'at, 18 November 2022 | 20:18 WIB

Irma Hutabarat heran Barbuk Senjata Pembunuhan Brigadir J Belum Tampak, Kalau Dibuang Siapa Pelakunya?

Irma Hutabarat heran Barbuk Senjata Pembunuhan Brigadir J Belum Tampak, Kalau Dibuang Siapa Pelakunya?

Cianjur | Selasa, 15 November 2022 | 14:35 WIB

Ayah Brigadir J Khawatirkan Sesuatu Sidang Ferdy Sambo cs Ditunda, Mungkin Bisa Membangun Strategi Alibi

Ayah Brigadir J Khawatirkan Sesuatu Sidang Ferdy Sambo cs Ditunda, Mungkin Bisa Membangun Strategi Alibi

Cianjur | Selasa, 15 November 2022 | 12:10 WIB

Terkini

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:46 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Gagal Total! Aksi Nekat Pengunjung Lapas Porong Sembunyikan Ekstasi di Dalam Mulut

Gagal Total! Aksi Nekat Pengunjung Lapas Porong Sembunyikan Ekstasi di Dalam Mulut

Jatim | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:40 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Miliaran Rupiah KUR Justru Mengalir Deras ke Desa-Desa di Lampung

Miliaran Rupiah KUR Justru Mengalir Deras ke Desa-Desa di Lampung

Lampung | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:31 WIB

Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik

Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:30 WIB

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik pada 15 Juli 2026, Apakah Kamu Termasuk?

5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik pada 15 Juli 2026, Apakah Kamu Termasuk?

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:25 WIB

Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara

Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:25 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

×