Siswa SMP di Bandung Jadi Korban Perundungan, Dilaporkan Sempat Pingsan Dilarikan ke Rumah Sakit

Suara Cianjur

Sabtu, 19 November 2022 | 11:05 WIB
Siswa SMP di Bandung Jadi Korban Perundungan, Dilaporkan Sempat Pingsan Dilarikan ke Rumah Sakit
Aksi perundungan siswa SMP di Kota Bandung. (Twitter)

SuaraCianjur.id - Beredar sebuah video seorang siswa SMP tengah menjadi korban perundungan oleh teman-temannya. 

video tersebut tersebar di media sosial Twitter dan WhatsApp grup. Dilihat dari akun Twitter @salmandoang, yan gunggha video perundungan tersebut, beberapa siswa SMP berseragam batik, melakukan perundungan terhadap salah seorang siswa.

Siswa yang menjadi korban perundungan pun hanya diam tak melawan aksi perundungan yang dilakukan teman-temannya.

Dari video tersebut, sang pengunggah menyebut kejadian tersebut terjadi di SMP Plus Baiturrahman, Bandung. 

Bullying di SMP Plus Baiturrahman, Bandung,” tulis pengunggah, yang dilihat pada Sabtu (19/11/2022).

Pada rekaman tersebut, telihat aksi perundungan dilakukan di dalam kelas. 

Saat aksi perundungan terjadi, para siswa yang melkukan perundungan terhadap korban dilakukan pada waktu jam belajar mengajar.

“Kejadian siang ini pada jam sekolah,” ungkapnya.

Pengunggah mengakui jika dirinya merupakan teman dari keluarga korban. 

baca juga

Adapun korban pelaku perundungan, harus dilarikan ke rumah sakit, karena pingsan usai menjadi korban perundungan. 

“Korban adalah keluarga kawan saya, dilarikan ke RS setelah pingsan,” tulisnya. 

Postingan tersebut pun menjadi viral. Banyak warga net yang memberikan tanggapan. 

Terdapat juga tanggapan dari akun Twitter Dinas Pendidikan Kota Bandung

“Sudah dalam penanganan. Kamis kemarin kejadiannya. Jumat sudah dipertemukan dengan para orangtua, dan senin akan ada pertemuan lagi untuk tindaklanjutnya bersama  @pandawa.bdg,” tulis akun Twitter Disdik Kota Bandung

Melalui akun resmi Twitte Polrestabes Bandung @RESTABES_BDG, disebutkan jika pihak kepolisian akan melakukan pengecekan ke sekolah yang terjadi perundungan tersebut.

“Terima kasih,, informasinya sudah kami terima kemarin malam dan hari ini akan dilakukan pengecekan ke lokasi yg diberikan,” tulis akun Twitter resmi @RESTABESBDG.

Warga net lainnya pun berujar. Para pelaku perundungan harus mendapatkan diberikan hukuman.

“Jangan selesai dengan kekeluargaan, pelaku harus dihukum. Dikeluarkan dari sekolah.,” tulis akun @jekan****.

Pada video tersebut, korban dipukuli oleh beberapa orangnnya. Kepala Korban dipasangkan helm dan kembali dipukuli. 

Berdurasi 21 detik, pada video itupun terlihat korban tak hanya dipukuli. Ia juga ditendang oleh salah satu siswa yang ada dalam video. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Bullying Anak SMP di Bandung, Teman Sekelas Korban Bungkam, Pihak Sekolah Berdalih Tidak Tahu

Kasus Bullying Anak SMP di Bandung, Teman Sekelas Korban Bungkam, Pihak Sekolah Berdalih Tidak Tahu

Jabar | Sabtu, 19 November 2022 | 10:11 WIB

Cegah Bullying, SMK N 1 Pundong Laksanakan Deklarasi Sekolah Aman

Cegah Bullying, SMK N 1 Pundong Laksanakan Deklarasi Sekolah Aman

Jogja | Jum'at, 18 November 2022 | 08:01 WIB

Bahasanya Puitis Banget, Surat Izin Sakit Siswa SMP Bikin 'Melayang'

Bahasanya Puitis Banget, Surat Izin Sakit Siswa SMP Bikin 'Melayang'

Riau | Kamis, 17 November 2022 | 14:35 WIB

Terkini

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:20 WIB

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

×