Poin Ini Kuat Maruf Dinilai Bohong saat Dilakukan Tes Poligraf, Pembelaan Diri Bikin Tertawa

Suara Cianjur

Kamis, 15 Desember 2022 | 16:30 WIB
Poin Ini Kuat Maruf Dinilai Bohong saat Dilakukan Tes Poligraf, Pembelaan Diri Bikin Tertawa
Terdakwa Kuat Maruf disebutkan dari hasil tes poligraf dinilai ada yang jujur dan bohong. Kuat Maruf memberikan pembelaan diri. (Foto: Dok Suara.com)

SuaraCianjur.id- Terdakawa Kuat Maruf memberikan tanggap dari hasil tes poligraf yang menyebut dirinya terindikasi bohong.

Dalam hal ini asisten Ferdy Sambo dan Putri Candrawarthi ini memberikan pembelaan diri.

Awalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) mempertanyakan hasil poligraf dari Kuat Maruf, perihal melihat Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat atau tidak.

Ahli poligraf yang turut dihadirkan dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, mengatakan pada poin itu Kuat Maruf berbohong.

Ketua Majelis Hakim, Wahyu Imam Santoso meminta tanggapan dari Kuat Maruf yang sedang berada di dalam ruang sidang.

"Terima Kasih yang mulia, bahwa saya sudah jujur kalau saya tidak melihat. Tapi di poligraf kok masih berbohong," kata Kuat Maruf, dilansir dari Suara.com, Kamis (15/12/2022).

Jawabn yang dikemukakan oleh Kuat Maruf turut mengundang tawa bagi hakim dan pengunjung di sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.

"Gitu saja? Hahaha," kata Hakim tertawa.

Ahli poligraf atau uji kebohongan yang dilakukan oleh Polri bernama Aji Febrianto Ar-Rosyid mengatakan kalau terdakwa dari kasus pembunuhan Brigadir J bagi terdakwa Kuat Maruf hasilnya jujur dan bohong.

baca juga

"Kalau Kuat Maruf, jujur dan terindikasi berbohong," kata Aji di sidang Rabu (14/12) kemarin.

Pihaknya sudah melakuka pemeriksaan di tanggal 9 September 2022 lalu dengan dua poin pertanyaan kepada Kuat Maruf.

"Untuk pertanyaan relevansi adalah apakah kamu memergoki persetubuhan ibu (Putri Candrawathi) dan Yosua. Jawabannya tidak hasilnya jujur," terang Aji.

Sementara bagin poin yang berbohong dari Kuat Maruf dikemukakan oleh Aji.

"Untuk indikasi kedua pemeriksaan apakah kamu melihat Pak Sambo menembak Yosua? Jawabannya tidak, hasilnya berbohong," ungkapnya di depan hakim dan jaksa. (*)

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bharada E Sebut Putri Candrawathi Berani Bohong di Pengadilan Sampai Dibuat Mati Kutu

Bharada E Sebut Putri Candrawathi Berani Bohong di Pengadilan Sampai Dibuat Mati Kutu

Cianjur | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:10 WIB

Sebut Polisi Mengabdi ke Mafia, Pengacara Keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak Ditantang Ini

Sebut Polisi Mengabdi ke Mafia, Pengacara Keluarga Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak Ditantang Ini

Cianjur | Rabu, 14 Desember 2022 | 12:00 WIB

Ferdy Sambo Tak Terima Bharada E, Seret Istrinya Putri Candrawathi Jadi Tersangka Hingga Terdakwa Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Ferdy Sambo Tak Terima Bharada E, Seret Istrinya Putri Candrawathi Jadi Tersangka Hingga Terdakwa Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J

Cianjur | Rabu, 14 Desember 2022 | 11:00 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×