Bukan Tahun Kelinci, Tahun Baru Imlek 2023 Seharusnya Dinamai 'Tahun Kucing' Kalau

Suara Cianjur | Suara.com

Rabu, 18 Januari 2023 | 16:03 WIB
Bukan Tahun Kelinci, Tahun Baru Imlek 2023 Seharusnya Dinamai 'Tahun Kucing' Kalau
Tahun Kucing (Tahun Baru Imlek 2023) (Suara Network Jabar/Freepik/Wikimedia Commons)

SuaraCianjur.id - Seperti diketahui, Tahun Baru Imlek 2023 yang jatuh pada 23 Januari mendatang akan dinamakan sebagai “Tahun Kelinci”. 

Penamaan tersebut sesuai dengan urutan penanggalan kalender Tiongkok yang didasari pada urutan shio menurut astrologi Tionghoa.

Tetapi, ada fakta menarik. Seharusnya, Tahun Baru Imlek kali ini bukanlah giliran shio Kelinci.

Alih-alih ‘Tahun Kelinci’, Tahun Baru Imlek 2023 merupakan gilirannya ‘Tahun Kucing’. Loh, kok bisa? Mari kita simak legenda shio yang merupakan asal usul dari penanggalan Tionghoa.

Kucing, Shio ke-13 yang Gagal Masuk Penanggalan Imlek

Tahun Baru Imlek [Pixabay @PublicDomainPictures]
Tahun Baru Imlek (sumber: Pixabay @PublicDomainPictures)

Berdasarkan salah satu legenda Tiongkok yang ditulis dalam The Handbook of Chinese Horoscopes tulisan astrolog Theodora Lau, awalnya kucing merupakan salah satu hewan yang akan dimasukan dalam penanggalan Tionghoa oleh Kaisar Giok.

Alkisah, Kaisar Giok mengumumkan kepada 13 hewan bahwa nama-nama mereka akan dijadikan nama-nama tahun berdasarkan urutan mereka sampai ke kediamannya. 

Agar dapat sampai di kediaman Kaisar Giok, hewan-hewan tersebut harus menyeberang sebuah sungai. 

Ceritanya, Kucing dan Tikus tidak bisa berenang, tetapi dengan kecerdikan keduanya, mereka berhasil meminta tumpangan pada Kerbau yang baik hati dan naif.

Kerbau mempersilakan Kucing dan Tikus naik di punggungnya lalu menyeberangi sungai bersama-sama. 

Kerbau sudah hampir sampai ke tepi, namun tikus mendorong kucing hingga jatuh ke sungai, kemudian segera turun dari punggung kerbau dan mendahuluinya menemui Kaisar Giok. 

Sementara itu, Kucing yang sudah tenggelam seharusnya bisa menemui Kaisar sebelum Kelinci yang menyeberangi sungai dengan melompati bebatuan sungai.

Tapi pada akhirnya, kucing gagal sampai di kediaman Kaisar hingga namanya tidak dimasukkan menjadi anggota 12 shio.

Inilah alasannya kucing disebut sebagai "shio ke-13". Disebutkan juga, ini juga alasannya kucing selalu memburu tikus. 

Sumber:  Theodora Lau, The Handbook of Chinese Horoscopes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Akibat Baca Buku Tentang Sejarah Ini Bikin Hati Gita Sinaga Goyah Jadi Ateis, Sempat Jadi Pasien RSJ?

Akibat Baca Buku Tentang Sejarah Ini Bikin Hati Gita Sinaga Goyah Jadi Ateis, Sempat Jadi Pasien RSJ?

| Rabu, 30 November 2022 | 11:45 WIB

Gempa Cianjur Bangunkan Gunung Gede yang Tertidur Lelap, Ini Catatan Sejarah Letusannya.

Gempa Cianjur Bangunkan Gunung Gede yang Tertidur Lelap, Ini Catatan Sejarah Letusannya.

| Sabtu, 26 November 2022 | 18:52 WIB

Sejarah Gempa Bumi di Cianjur

Sejarah Gempa Bumi di Cianjur

| Selasa, 22 November 2022 | 07:30 WIB

Sejarah Cianjur, Saksi Penyebaran Agama Islam di Indonesia Lengkap dengan Cerita Rakyatnya

Sejarah Cianjur, Saksi Penyebaran Agama Islam di Indonesia Lengkap dengan Cerita Rakyatnya

| Senin, 21 November 2022 | 19:30 WIB

Terkini

Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2026 | 15:08 WIB

Lebaran Jangan Sampai Bikin Kulit Kusam! 6 Cara Kembalikan Wajah Glow Up Setelah Keriuhan Hari Raya

Lebaran Jangan Sampai Bikin Kulit Kusam! 6 Cara Kembalikan Wajah Glow Up Setelah Keriuhan Hari Raya

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 15:07 WIB

Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman

Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 15:02 WIB

Motif Cucu Mpok Nori Diduga Dibunuh Mantan Suami yang WNA Irak, Ada Faktor Cemburu

Motif Cucu Mpok Nori Diduga Dibunuh Mantan Suami yang WNA Irak, Ada Faktor Cemburu

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 15:02 WIB

5 Rekomendasi Smartwatch Tahan Air Terbaik, Teman Setia Aktivitas Air

5 Rekomendasi Smartwatch Tahan Air Terbaik, Teman Setia Aktivitas Air

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 15:00 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Pertaruhan 2029: Sanggupkah Makan Gratis Prabowo Menahan Laju Korupsi?

Pertaruhan 2029: Sanggupkah Makan Gratis Prabowo Menahan Laju Korupsi?

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 14:55 WIB

Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil

Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 14:55 WIB

Pujian Selangit Mantan Pembalap MotoGP untuk Veda Ega Pratama: Bakatnya Sangat Besar!

Pujian Selangit Mantan Pembalap MotoGP untuk Veda Ega Pratama: Bakatnya Sangat Besar!

Otomotif | Senin, 23 Maret 2026 | 14:53 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB